• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Lebih Dalam Tes Buta Warna Anomaloscope

Kenali Lebih Dalam Tes Buta Warna Anomaloscope

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kenali Lebih Dalam Tes Buta Warna Anomaloscope

Halodoc, Jakarta – Buta warna nyatanya menjadi salah satu kondisi yang jarang disadari oleh pengidapnya. Buta warna merupakan kondisi di mana seseorang memiliki kualitas penglihatan yang buruk terhadap warna. Meskipun buta warna menjadi kondisi seumur hidup pengidapnya, tetapi dengan melakukan adaptasi terhadap beberapa hal kondisi ini dapat membuat pengidap buta warna bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal.

Baca juga: Apa Penyebab Seseorang Alami Buta Warna Parsial

Buta warna terdiri dari beberapa jenis yang berbeda, untuk mengetahui jenis yang dialami tentunya pengidap buta warna perlu melakukan beberapa tes untuk mendiagnosis jenis buta warna yang dimiliki. Salah satu jenis tes buta warna yang bisa dilakukan dengan tes anomaloscope. Tidak ada salahnya kenali lebih dalam mengenai tes anomaloscope, di sini.

Apa Itu Tes Anomaloscope?

Melansir National Academies Press dalam jurnal yang berjudul “Procedures for Testing Color Vision: Report for Working Group 41” tes anomaloscope atau yang dikenal juga dengan anomaloskop merupakan salah satu tes buta warna yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan penglihatan terhadap warna. Biasanya, tes anomaloskop akan dilakukan untuk menunjang tes buta warna lainnya yang telah dilakukan oleh seseorang. Dengan hasil dari tes buta warna yang lainnya, maka hasil yang ditunjukkan tes anomaloskop dinilai akan lebih akurat.

Tes anomaloskop sendiri merupakan tes buta warna yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi buta warna merah dan hijau. Lalu, bagaimana cara kerja tes anomaloskop? Nyatanya, ada jenis anomaloskop klasik yang dikenal dengan Nagel Model 1 Anomaloscope dan jenis yang lebih modern, yaitu Modern Electronic Anomaloscope.

Pada modern electronic anomaloscope, tes anomaloskop akan dibantu dengan penggunaan layar monitor saat prosedur tes berlangsung. Melansir dari Color Blindness, pengidap akan diminta untuk mencocokan dua warna yang ada pada layar. Jika menurut pasien warna yang tampil pada layar dianggap cocok, maka pasien boleh menekan tombol cocok pada layar.

Baca juga: Bagaimanakah Cara Tes Buta Warna Dilakukan?

Ketahui Pemeriksaan Lain untuk Buta Warna

Tidak hanya tes anomaloskop, nyatanya ada beberapa tes buta warna lainnya yang dapat kamu gunakan sebagai penunjang tes anomaloskop. Pemeriksaan buta warna nyatanya perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan mata. Tidak hanya itu, terkadang pemeriksaan buta warna pun digunakan untuk beberapa kondisi, seperti syarat tes pekerjaan.

Ada beberapa tes buta warna yang bisa digunakan. Melansir dari American Academy of Ophthalmology, tes ishihara merupakan salah satu cara mendeteksi kondisi buta warna. Biasanya, dokter akan meminta pengidap buta warna untuk mengenali angka serta huruf yang berada dalam titik-titik warna secara tersembunyi. Tes ini merupakan tes yang paling umum digunakan untuk mendeteksi buta warna.

Selain tes Ishihara, biasanya dokter juga akan meminta pasien untuk menyusun warna sesuai dengan gradasi warna untuk memastikan kondisi kesehatan penglihatan. Tidak hanya pada orang dewasa, nyatanya buta warna pun dapat dialami oleh anak-anak. 

Ada beberapa tanda yang dapat menunjukkan gejala buta warna pada anak-anak, seperti sulit mengikuti pelajaran di sekolah yang berhubungan dengan warna. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan buta warna sejak dini agar kondisi ini dapat ditangani dengan baik. 

Lakukan Perawatan pada Kondisi Buta Warna

Melansir dari National Eye Institute, kondisi buta warna nyatanya tidak dapat diobati, tetapi biasanya pengidap buta warna telah beradaptasi dengan kondisi buta warna yang mereka alami. Meskipun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi kondisi buta warna tidak akan menyebabkan gangguan berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga: Apakah Akurat Hasil Tes Buta Warna Secara Online?

Jika kondisi buta warna muncul akibat adanya gangguan kesehatan, tentunya dokter akan mengatasi penyakit yang menjadi penyebab buta warna. Setelah penyakit diatasi dengan tepat, biasanya buta warna akan menghilang dan penglihatan kembali normal. Gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mata mengenai cara yang tepat untuk beradaptasi dengan kondisi buta warna yang dialami. 

Referensi:
National Eye Institute. Diakses pada 2020. Color Blindness.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2020. How Color Blindness Is Tested.
Color Blindness. Diakses pada 2020. RGB Anomaloscope Color Blindness Test.
National Academies Press. Diakses pada 2020. Procedures for Testing Color Vision: Report for Working Group 41.
Research Gate. Diakses pada 2020. The Nagel Anomaloscope: Its Calibration and Recommendations for Diagnosis and Research.