Kenali Lebih Dekat Profesi Spesialis Radiologi

Kenali Lebih Dekat Profesi Spesialis Radiologi

Halodoc, Jakarta – Ada berbagai macam ilmu kedokteran yang perlu kamu ketahui. Tentu informasi ini membantu kamu untuk menemukan dokter yang tepat ketika membutuhkan pertolongan untuk mengatasi penyakit yang dialami.

Baca juga: Kenali 5 Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Parafimosis

Salah satu ilmu spesialis di bidang kedokteran adalah spesialis radiologi. Apa sebenarnya profesi spesialis radiologi? Radiologi adalah ilmu kedokteran yang menggunakan radiasi untuk memeriksa tubuh untuk mendeteksi penyakit pada tubuh seseorang. 

Dokter radiologi atau dikenal dengan radiologis adalah salah satu jenis spesialisasi yang berfokus untuk melakukan pemeriksaan radiologi dalam rangka mendeteksi, membantu diagnosis, dan mengobati penyakit menggunakan prosedur pencitraan seperti foto rontgen, CT Scan, dan USG.

Apakah Dokter Radiologi dapat Bekerja dengan Spesialis Lain?

Dokter radiologi memiliki peranan yang penting terhadap bidang spesialis kedokteran yang lainnya. Dokter radiologi melakukan pemeriksaan dan diagnosis berbagai kelainan dari seluruh bidang kedokteran yang ada.

Mulai dari ortopedi, bedah, penyakit dalam, spesialis paru atau pulmonology, spesialis saraf atau neurologi, spesialis THT, mata, kandungan hingga forensik.

Ketahui Tugas Dokter Radiologi

Tidak ada salahnya mengetahui apa saja tugas pokok dari dokter radiologi, yaitu: 

  1. Dokter radiologi berhak menentukan tes pencitraan yang paling efektif serta aman untuk dilakukan oleh pasien.

  2. Dokter radiologi juga melakukan pemeriksaan radiologi bersama teknisi radiologi.

  3. Biasanya, setelah ada hasil pemeriksaan melalui prosedur pencitraan, dokter radiologi perlu untuk menganalisis, mengevaluasi dan membacakan hasil evaluasi.

  4. Dokter radiologi juga dapat menentukan jenis kelainan dan tingkat keparahan dari penyakit yang dialami oleh pasien.

Baca juga: Ketahui Jenis Bakteri yang Bisa Diidentifikasi Bakteriologi

Persiapan Sebelum Pemeriksaan Radiologi

Pemeriksaan radiologi ada berbagai macam jenisnya. Namun, sebaiknya lakukan persiapan ini sebelum melakukan pemeriksaan radiologi:

  1. Jangan datang terlalu mendekati waktu pemeriksaan. Sebaiknya datang 30 menit sebelum waktu yang dijanjikan. Jika kamu datang ke lokasi pemeriksaan dengan terburu-buru dapat memengaruhi hasil pemeriksaan radiologi.

  2. Jangan lupa untuk menyiapkan riwayat kesehatan kamu serta data-data lainnya yang dapat melengkapi informasi mengenai kesehatan kamu.

  3. Sebaiknya berikan informasi yang sebenar-benarnya mengenai kesehatan kamu pada dokter. Biasanya, pemeriksaan radiologi tidak dilakukan jika kamu mengalami beberapa kondisi tertentu misalnya kondisi hamil.

  4. Tidak ada salahnya bertanya pada tim medis yang menangani pemeriksaan radiologi mengenai anjuran berpuasa. Beberapa pemeriksaan radiologi menyarankan kamu untuk melakukan puasa beberapa jam sebelum proses pemeriksaan. Sebaiknya ikuti aturan ini agar hasil pemeriksaan radiologi bisa optimal.

  5. Jangan lupa untuk memeriksakan diri pada dokter radiologi atau dokter yang menangani kondisi kesehatan kamu.

Penyakit yang Dapat Terdeteksi dengan Pemeriksaan Radiologi

Berikut adalah penyakit yang terdeteksi melalui pemeriksaan radiologi pada dokter radiologi. Pemeriksaan radiologi mendeteksi gangguan pada paru-paru, seperti penyakit pneumonia, tuberkulosis serta bronkitis. Tidak hanya pada paru, adanya gangguan saluran cerna juga dideteksi melalui pemeriksaan radiologi. Penyakit asam lambung, kolesistitis, hernia hingga adanya luka pada bagian dinding saluran cerna akibat infeksi dapat diperiksa melalui pemeriksaan radiologi.

Infeksi saluran kemih hingga adanya gangguan pada jantung juga menjadi penyakit yang dideteksi dengan melalui pemeriksaan radiologi. Jangan ragu untuk bertanya informasi mengenai pemeriksaan radiologi. Kamu bisa memilih dokter dan rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: Kapan Pemeriksaan X-Ray Seharusnya Dilakukan?