• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Mother Wound, Dampak Anak Kurang Kasih Sayang Ibu

Kenali Mother Wound, Dampak Anak Kurang Kasih Sayang Ibu

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Ibu dan anak memiliki hubungan yang spesial dan kuat secara emosional. Bagaimana tidak, anak terbentuk dalam kandungan ibu dan membangun interaksi pertamanya dengan sang ibu. 

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat interaksi ibu dan anak tidak seperti yang diharapkan. Misalnya saat anak tidak mendapatkan kasih sayang dari ibunya. Ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut dengan mother wound. Bagaimana itu bisa terjadi? Informasi selengkapnya baca di sini!

Baca juga: 6 Tips Mengasuh Anak Agar Tidak Sering Berbohong

Apa Itu Mother Wound dan Kenapa Bisa Terjadi?

Bagaimana mother wound bisa terjadi? Kondisi ini terjadi saat seorang anak kehilangan atau pun tidak mendapatkan kasih sayang ibu. Biasanya, mother wound ini terkait juga dengan pola asuh dan bagaimana orang dewasa menjadi orangtua dan memperlakukan anaknya. 

Anak-anak yang dibesarkan oleh pecandu alkohol, ibu yang kecanduan narkoba, atau ibu yang memiliki kondisi kesehatan mental, baik yang tidak terdiagnosis atau tidak diobati, cenderung akan mengalami kesulitan dalam hal penerimaan konsep diri dan bersosial. Namun, ada juga anak-anak yang dibesarkan oleh ibu yang memenuhi kebutuhan fisik anaknya serta berinteraksi secara positif tapi tidak memberikan perhatian emosional, anak-anak ini juga bisa mengalami kondisi yang sama. 

Orang dewasa yang mengalami mother wound kerap mengingat masa-masa kecil mereka dengan pengalaman: 

1. Tidak pernah merasa mendapat persetujuan atau penerimaan ibu. 

2. Kekhawatiran tentang tidak dicintai oleh ibunya atau tidak dicintai seperti saudara atau anggota keluarga lainnya.

3. Kesulitan berhubungan dengan ibu secara emosional.

4. Ketidakpastian tentang hubungan dengan ibu.

5. Selalu berusaha menjadi lebih baik atau menjadi sempurna demi mendapatkan perhatian dan penerimaan ibu.

6. Perasaan harus melindungi, merawat, atau melindungi ketimbang ibu yang semestinya melindungi dirinya.

Perasaan-perasaan seperti ini yang dialami pada masa kanak-kanan dapat mengurangi penghargaan pada diri sendiri dan perasaan layak untuk memiliki hubungan yang positif dengan orang lain.

Baca juga: Ibu Mudah Marah Bisa Berdampak pada Karakter Anak, Benarkah?

Bagaimana Cara Mengatasi Mother Wound?

Mother wound adalah kondisi psikologis. Tidak ada cara lain penyembuhan dari kondisi ini selain mengakui perasaan negatif, seperti kemarahan, kebencian, dan menyadari bahwa kamu perlu memaafkan ibu. Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Ekspresikan Rasa Sakit

Langkah pertama proses penyembuhan adalah dengan mengekspresikan rasa sakit. Membuat jurnal bisa membantumu menuangkan apa yang kamu rasakan dan inginkan.

2. Cintai Diri Sendiri

Konsep diri dibangun melalui cara ibu berinteraksi dengan anaknya. Perlu disadari fakta ibu tidak mampu membangun citra diri anaknya secara positif bukanlah kesalahan si anak. Dengan melepaskan citra yang kurang ideal tersebut, kamu dapat menciptakan kembali citra diri positif sesuai dengan yang kamu harapkan.

3. Kembangkan Kesadaran Diri

Kamu perlu belajar bagaimana berhubungan dengan emosi. Luangkan waktu untuk berhenti dan rasakan apa yang kamu rasakan. Memberi nama pada perasaan adalah langkah pertama untuk mengatasi perasaan tersebut.

4. Memaafkan

Mengakui perasaan diri sendiri dan berduka atas apa yang tidak pernah didapatkan sebagai seorang anak akan menciptakan ruang emosional yang dibutuhkan untuk memaafkan. Menjadi ibu adalah kerja keras. Jika kamu adalah seorang ibu, kamu pasti tahu itu. 

Terkadang para ibu melakukan kesalahan. Jika kamu dapat memahami hal tersebut dan menerimanya sebagai bagian dari masa lalu, kamu akan terlepas dari belenggu mother wound.

Baca juga: Orangtua Terlalu Perfeksionis, Apa Dampaknya pada Anak?

Kalau saat ini kamu merasa luka emosionalmu mengganggu aktivitas dan kamu butuh profesional medis untuk membantu mengatasinya, kontak saja Halodoc. Di Halodoc kamu juga bisa buat janji bertemu dokter tanpa harus antre. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2021. The Mother Wound.
Healthline. Diakses pada 2021. What Is the Mother Wound and How Do You Heal?