• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung di Usia Muda

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung di Usia Muda

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Jangan main-main dengan penyakit jantung. Sebab menurut data dari Kementerian Kesehatan, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak ke-2 di Indonesia (berdasarkan Sample Registration System).

Tak cuma itu saja, penyakit ini juga menyebabkan kerugian yang besar secara finansial. Sebab, data BPJS menunjukkan adanya peningkatan biaya kesehatan untuk penyakit jantung dari tahun ke tahun.

Nah, hal yang perlu ditegaskan, penyakit jantung bukanlah monopoli lansia saja karena melemah dan menebalnya otot jantung. Sebab, faktanya banyak orang-orang di usia muda atau produktif yang mesti berhadapan dengan penyakit jantung.

Pertanyaannya, apa sih faktor risiko atau penyebab penyakit jantung di usia muda? Berikut pembahasannya.

Baca Juga: Hati-hati, Jantung Koroner Bisa Menurun Pada Anak!

  1. Hipertensi

Kini tak sedikit orang di usia muda yang secara sadar atau tidak menerapan pola hidup yang tidak sehat. Misalnya, sering mengonsumsi makanan asin, kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, dan malas berolahraga. Nah, hal-hal seperti inilah yang bakal memicu hipertensi hingga penyaki jantung.

Lho, apa hubungan hipertensi dan penyakit jantung di usia muda? Tekanan darah tinggi yang dibiarkan begitu saja lama-kelamaan akan merusak pembuluh darah. Seiring waktu hipertensi akan menyebabkan pengerasan dan penebalan arteri dinding pembuluh darah (aterosklerosis).

Nah, aterosklerosis ini ujung-ujungnya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung kroner karena penyempitan darah akibat penumpukan plak. Dalam kasus yang jarang terjadi, kerusakan atau penyempitan arteri koroner ini juga bisa terjadi pada emboli arteri, aneurisma, dan diseksi aorta.

Tak cuma itu saja, menurut National Institutes of Health - MedlinePlus, hipertensi juga bisa memicu kondisi yang lebih serius. Misalnya serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Tuh, seram kan?

  1. Kadar Kolesterol Tinggi

Penyebab penyakit jantung diusia muda juga bisa dikarenakan kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi. Makanan ini bisa meningkatkan kadar lemak jahat (LDL) dalam tubuh. Risikonya akan semakin meningkat bila kebiasaan ini diadopsi dari kecil hingga dewasa.

Menurut ahli di American Heart Association, kolesterol LDL dianggap sebagai kolesterol "jahat", karena berkontribusi terhadap penumpukan lemak di arteri (atherosclerosis). Kondisi ini bisa mempersempit arteri. Mau tahu akibatnya? Kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.

Baca Juga: Ini yang Dimaksud dengan Penyakit Jantung Koroner

3. Gaya Hidup Sedentary

Sedentary lifestyle atau gaya hidup yang tidak aktif secara fisik, juga menjadi biang keladi penyakit jantung di usia muda. Mau bukti? Simaklah riset dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, yang berujdul “Sedentary Behaviors Increase Risk of Cardiovascular Disease Mortality in Men

Hasil studi tersebut mengatakan, laki-laki yang mengendari mobil lebih dari 10 jam/minggu, atau aktivitas serupa (terlalu banyak duduk, atau tidak aktif secara fisik) lebih dari 23 jam/minggu, memiliki risiko 82 persen dan 64 persen lebih besar meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

  1. Obesitas

Sering mengonsumsi junk food, makan dalam porsi berlebihan, dan malas berolahraga? Hmm, bagi kamu yang masih melakukan kebiasaan di atas, rasanya perlu harap-harap cemas. Pasalnya, kebiasaan di atas bisa memicu obestas hingga meningkatkan risiko penyakit jantung di usia muda. Lho, kok bisa?

Menurut ahi di Penn Medicine - University of Pennsylvania, ada tiga hal yang bisa menghubungankan obesitas dengan penyakit jantung. Pertama, kenaikan kolesterol. Obesitas bisa memicu meningkatkan kolesterol jahat dan trigliserida.

Kedua, obesitas bisa memicu tekanan darah tinggi. Seperti penjelasan di atas, hipertensi bisa memicu berbagai penyakit kardiovaskular. Ketiga, obesitas bisa meningkatkan risiko diabetes. Menurut ahli di American Heart Association, setidaknya 68 persen orang yang berusia di atas 65 tahun yang mengidap diabetes juga mengidap penyakit jantung.

  1. Rokok dan Konsumsi Alkohol

Selain empat hal di atas, penyebab penyakit jantung di usia muda juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Menurut banyak penelitian, kedua hal ini bisa meningkatkan penyakit jantung. Rokok bisa merusak lapisan arteri, menebalkan arteri, dan meningkatkan penumpukan lemak serta plak. Kondisi inilah yang nantinya bisa menghambat aliran darah di sepanjang arteri

Baca juga: Stop Merokok, Penyakit Jantung Koroner Mengintai!

Konsumsi alkohol yang berlebihan juga mesti diwaspadai. Kebiasaan keliru ini bisa merusal liver, meningkatkan risiko hipertensi, serangan jantung, dan gagal jantung.

Nah, yakin masih mau melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas? Ingat, kesehatan di usia muda taruhannya!

Mau tahu lebih jauh mengenai penyakit jantung di usia? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2020. Coronary Artery Disease - Coronary Heart Disease.
Kemenkes - Sehat Negeriku. Diakses pada 2020. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Terbanyak ke-2 di Indonesia.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Understanding cardiovascular disease.
Penn Medicine - University of Pennsylvania. Diakses pada 2020.Three Ways Obesity Contributes to Heart Disease.
US National Library of Medicine National Institutes of Health. Diakses pada 2020. Sedentary Behaviors Increase Risk of Cardiovascular Disease Mortality in Men.