• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Penyebab dan Pengobatan Vertigo
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Penyebab dan Pengobatan Vertigo

Kenali Penyebab dan Pengobatan Vertigo

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 19 April 2022

“Vertigo bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari penyakit, cedera, keracunan, dehidrasi sampai penggunaan obat-obatan. Oleh karena itu, pengobatannya disesuaikan dengan penyebab vertigo itu sendiri.”

Kenali Penyebab dan Pengobatan Vertigo

Halodoc, Jakarta – Vertigo adalah kondisi medis di mana pengidapnya mengalami pusing seakan berputar. Kondisi ini tentu tidak bisa disamakan dengan pusing biasa. Sebab, sensasi berputar bisa membuat pengidapnya kehilangan keseimbangan dan jatuh. Kondisi vertigo bisa ringan, tidak terlalu terasa dan tidak mengganggu aktivitas, tetapi ada juga yang mengalami kondisi vertigo yang parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ada banyak faktor pemicu vertigo, mulai dari masalah di telinga, kondisi medis, usia, keracunan, dehidrasi, sampai pemakaian obat-obatan. Alhasil, pengobatan vertigo pun tidak bisa sembarangan dan perlu disesuaikan dengan akar penyebabnya. Nah, berikut berbagai penyebab dan pengobatan vertigo yang perlu kamu ketahui.

Kondisi yang Menyebabkan Vertigo

Vertigo pada umumnya berawal dari gangguan telinga bagian dalam. Gangguan pada telinga ini akan menimbulkan masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Tidak hanya itu, penyebab vertigo lainnya dapat berupa:

  • Migrain yang ditandai dengan sakit kepala yang tak tertahankan.
  • Adanya gangguan di bagian kepala seperti tumor.
  • Obat-obatan tertentu yang bisa mengakibatkan tidak berfungsinya bagian telinga.
  • Adanya trauma atau luka di kepala atau leher.
  • Mengidap penyakit Meniere, yaitu gangguan pada telinga bagian dalam.
  • Mengidap vestibular neuronitis yang merupakan inflamasi saraf vestibular di telinga bagian dalam.

Oleh karena vertigo bisa disebabkan oleh berbagai faktor, penting untuk bisa mengidentifikasi apa penyebabnya. Pasalnya, pengobatan vertigo tidak bisa disamaratakan dan perlu diobati sesuai dengan akar penyebabnya.

Berbeda dengan Pusing Biasa, Kenali Gejala Vertigo

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, vertigo tidak sama dengan pusing biasa ataupun migrain. Biasanya, seseorang menggambarkan vertigo, seperti rasa berputar-putar, miring, ditarik ke satu arah, bergoyang, atau tidak seimbang. Tak hanya itu, seringkali rasa berputar tersebut juga disertai dengan gejala berikut ini:

  • Merasa mual.
  • Muntah.
  • Gerakan mata yang tidak normal atau menyentak (nystagmus).
  • Sakit kepala.
  • berkeringat.
  • Telinga berdenging atau gangguan pendengaran.

Gejala-gejala di atas dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam atau lebih dan dapat datang dan pergi.

Cara Mengobati Vertigo

Bagi sebagian orang, kondisi ini bisa sembuh tanpa pengobatan. Kemungkinannya, hal ini disebabkan karena otak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi pada telinga bagian dalam. Sebenarnya, vertigo bukan sebuah penyakit, tetapi sering disebut sebagai gejala. Oleh karena itu, cara mengobati vertigo tidak bisa sembarangan dan perlu diidentifikasi akar penyebabnya terlebih dahulu.

Sementara untuk penyebab vertigo yang serius dan memerlukan langkah pengobatan khusus, pilihan pengobatannya, yaitu:

  • Konsumsi obat-obatan, seperti prochlorperazine dan antihistamin. Namun, obat-obatan ini biasanya hanya efektif untuk tahap awal dan tidak disarankan untuk dikonsumsi jangka panjang.
  • Terapi rehabilitasi vestibular untuk mengurangi frekuensi vertigo. Terapi ini berguna untuk membantu otak agar bisa menyesuaikan diri dengan sinyal yang tidak dikenal dari telinga yang menjadi penyebab vertigo.

Itulah sejumlah informasi seputar vertigo yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami vertigo yang tak kunjung hilang, jangan sepelekan dan segera periksakan diri ke dokter. Supaya lebih mudah dan praktis, kamu bisa membuat janji rumah sakit di aplikasi Halodoc terlebih dahulu. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
National Health Services. Diakses pada 2022. Vertigo.
WebMD. Diakses pada 2022. Vertigo.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Dizziness.