Kenali Perubahan Cuaca dengan Kondisi Rhinitis Vasomotor

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
kenali-perubahan-cuaca-dengan-kondisi-rhinitis-vasomotor-halodoc

Halodoc, Jakarta – Gejala seperti hidung meler, bersin, dan hidung tersumbat biasanya terjadi saat kita sedang mengalami flu. Namun, bagaimana bila gejala tersebut muncul padahal di saat kamu sedang tidak flu? Itu tandanya kamu mengalami rhinitis vasomotor. Jenis rhinitis ini juga biasanya muncul pada saat perubahan cuaca. Yuk, kenali rhinitis vasomotor lebih jauh di sini.

Rhinitis vasomotor adalah peradangan yang terjadi di dalam hidung yang tidak disebabkan oleh alergi. Itulah mengapa rhinitis vasomotor dikenal juga dengan rhinitis non alergi. Penyebab kondisi ini terjadi adalah karena adanya gangguan pada saraf hidung. Jadi, lapisan dinding di dalam hidung kita kaya akan pembuluh darah. Normalnya, pembuluh darah ini menyempit, sehingga sirkulasi udara di dalam hidung bisa mengalir lancar. Namun, bila terjadi peradangan, pembuluh darah akan melebar sehingga membuat saluran udara pada hidung menjadi terganggu. 

Peradangan pada kasus rhinitis biasanya diakibatkan oleh pembengkakan pembuluh darah dan penumpukan cairan di jaringan dalam hidung. Pembengkakan pembuluh darah inilah yang bisa menimbulkan gejala hidung tersumbat. Hal ini juga bisa membuat lendir mengering di hidung.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Bedanya Rhinitis Alergi dan Rhinitis Non-Alergi

Cuaca Bisa Memicu Terjadinya Rhinitis Vasomotor

Penyebab rhinitis vasomotor masih belum diketahui secara pasti. Namun, perubahan cuaca diduga bisa memicu munculnya gejala rhinitis vasomotor. Jadi, bila kamu mulai mengalami gejala-gejala rhinitis vasomotor, mungkin saja itu berarti bahwa perubahan cuaca sedang terjadi. Cuaca kering, polusi udara, dan asap rokok pun juga bisa menjadi pemicu terjadinya rhinitis vasomotor. Selain itu, beberapa hal lain yang juga bisa menjadi pemicu rhinitis vasomotor, antara lain:

  • Alkohol dan parfum;

  • Penggunaan obat tertentu, seperti obat antihipertensi, beta blockers, antidepresan, aspirin, dan pil KB;

  • Pemakaian obat dekongestan semprot hidung yang terlalu sering;

  • Makanan pedas;

  • Stres berat; dan

  • Perubahan hormon yang terjadi saat hamil atau menstruasi.

Gejala Rhinitis Vasomotor

Rhinitis vasomotor menimbulkan gejala-gejala yang bisa mengurangi fungsi indera penciuman kamu, seperti hidung meler, bersin, berair, serta iritasi ringan atau adanya ketidaknyamanan di dalam atau sekitar hidung. Namun, saat mengalami rhinitis vasomotor, kamu tidak akan mengalami gejala hidung gatal, mata berair atau gatal, atau tenggorokan gatal, karena itu adalah gejala rhinitis alergi.

Baca juga: Lendir pada Tenggorokan, Waspada Tanda Rhinitis Vasomotor

Cara Mengobati Rhinitis Vasomotor

Rhinitis vasomotor bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Namun, penyakit hidung ini lebih sering terjadi pada usia di atas 20 tahun. Bila kamu sering mengalami beberapa gejala rhinitis vasomotor seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter pertama-tama akan melakukan pemeriksaan fisik, kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan penunjang, seperti tes alergi dan pemeriksaan endoskopi untuk melihat kondisi dalam hidung. Bila tidak ditemukan adanya kelainan pada pemeriksaan tersebut, dokter mungkin akan menyatakan bahwa kamu mengidap rhinitis vasomotor.

Cara terbaik untuk mengatasi rhinitis vasomotor adalah dengan menghindari faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya gejala. Selain itu, tidur dengan bantal yang lebih tinggi juga bisa membantu kamu untuk meredakan hidung tersumbat. Sedangkan untuk mengatasi gejala rhinitis vasomotor lainnya yang mengganggu, kamu bisa menggunakan obat-obatan yang sudah dijual bebas, seperti cairan saline semprot hidung untuk irigasi hidung, kortikosteroid semprot hidung, dekongestan (pseudoephedrine atau phenylephrine), dan antihistamina semprot hidung.

Baca juga: Waspada Komplikasi Rhinitis Bila Tak Segera Ditangani

Nah, itulah cara mengenali perubahan cuaca melalui kondisi rhinitis vasomotor. Kalau kamu ingin membeli obat-obatan yang kamu perlukan untuk mengatasi penyakit hidung tersebut, belinya lewat aplikasi Halodoc saja. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:

Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Nonallergic rhinitis - Symptoms and causes
NCBI (Diakses pada 2019). Nonallergic Rhinitis, With a Focus on Vasomotor Rhinitis Clinical Importance, Differential Diagnosis, and Effective Treatment Recommendations