• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Perubahan Kuku Tanda Pernah Terinfeksi COVID-19

Kenali Perubahan Kuku Tanda Pernah Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kenali Perubahan Kuku Tanda Pernah Terinfeksi COVID-19

“Meski angka positif infeksi virus corona mulai mengalami penurunan, kamu tetap harus waspada dan selalu menjalankan protokol kesehatan. Kabar terbaru menunjukkan, ternyata seseorang yang pernah terinfeksi COVID-19 bisa diketahui dari perubahan yang terjadi pada kukunya.”

Halodoc, Jakarta – Virus yang menjadi penyebab COVID-19 ini memang bisa dibilang merupakan virus jenis baru yang belum diketahui bagaimana karakteristiknya. Bahkan, dampak yang ditimbulkan pada setiap orang pun cenderung sangat beragam. Beberapa orang yang terinfeksi bisa mengalami rambut rontok, ruam, atau kabut otak. 

Ternyata, kabar terbaru dari para pakar kesehatan turut menemukan bahwa orang-orang yang pernah terinfeksi virus corona juga dapat dikenali dari perubahan yang terjadi pada bentuk kuku jari. Istilah ini kemudian dikenal dengan nail covid. Bagaimana mengenalinya?

Mengenali Nail Covid, Perubahan pada Kuku Pascainfeksi COVID-19 

Nail covid merupakan istilah yang terjadi pada perubahan kuku seseorang setelah mengidap COVID-19. Perubahan ini bisa terjadi dalam beberapa hari atau minggu setelah virus menginfeksi tubuh. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa paparan infeksi mengakibatkan tubuh mengalami stres, atau bisa juga menjadi gejala yang langka dari infeksi tersebut. Semuanya bergantung pada kondisi tubuh pengidap. 

Baca juga: Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Nail covid sendiri bisa mengakibatkan kuku mengalami perubahan, berupa:

  • Munculnya Garis Beau

Garis beau merupakan garis yang tampak, seperti tonjolan atau lekukan yang melintang pada kuku secara horizontal. Garis ini muncul setelah terjadi kerusakan kuku yang disebabkan karena banyak hal, misalnya jari yang terjepit pintu. Meski begitu, garis ini pun bisa muncul ketika kamu sedang stres atau mengidap suatu masalah kesehatan. 

Secara sederhana, garis beau bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan penyakit sehingga tidak mampu membuat kuku yang baru. Stres yang parah juga bisa mengakibatkan kemunculan garis ini, begitu pula pada seseorang yang pernah terinfeksi COVID-19.

Alok Vij, seorang ahli dermatologi mengatakan hal tersebut terjadi karena tubuh harus menjaga agar semua organ vital tetap mampu berfungsi dengan baik. Dampaknya bisa terlihat pada perubahan kuku. Garis ini akan muncul beberapa minggu setelah tubuh terinfeksi virus corona. 

Baca juga: Ketahui Perbandingan Vaksin Corona Vaksin Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca

  • Munculnya Garis Berbentuk Bulan Sabit Berwarna Merah

Perubahan pada kuku lainnya adalah munculnya garis berbentuk bulan sabit berwarna merah. Garis ini biasanya muncul dua minggu setelah kamu didiagnosis positif COVID-19. Kemunculannya tepat pada bagian atas lunula, bagian putih yang berada di dasar kuku. 

Vij mengatakan, tanda tersebut belum pernah dijumpai pada seseorang yang mengidap masalah kesehatan lainnya. Ia beranggapan bahwa munculnya garis tersebut bisa menjadi tanda seseorang pernah terinfeksi virus corona yang terbilang akurat. 

Munculnya garis bulan sabit merah di kuku juga bisa terjadi karena kerusakan pada pembuluh darah atau peradangan pada tubuh. Ini juga bisa menandakan bahwa kamu punya risiko mengalami pembekuan darah karena paparan COVID-19 yang lebih tinggi. 

Apabila kamu mendapati tanda tersebut pada kuku, tidak perlu panik. Segera tanyakan pada dokter dan buatlah janji untuk melakukan tes swab. Kamu bisa download dan pakai aplikasi Halodoc untuk tanya jawab dengan dokter atau buat janji untuk melakukan tes lanjutan di rumah sakit maupun lab terdekat. 

Baca juga: Vaksin Corona Tetap Dibutuhkan Meski Sudah Pernah Terinfeksi

  • Munculnya Garis Mees

Tanda terakhir ada munculnya garis mees, garis putih yang melintang horizontal sepanjang kuku jari. Berbeda dengan garis beau, garis ini memiliki bentuk yang lebih halus dan tidak menimbulkan perubahan pada tekstur kuku. Garis ini juga menjadi tanda bahwa ada kondisi yang menyebabkan pertumbuhan kuku mengalami gangguan. 

Selain itu, garis mees juga bisa muncul pada pengidap masalah kesehatan kronis dan keracunan, misalnya keracunan arsenik. Lalu, garis yang sama juga muncul pada pengidap gagal ginjal kronis. Apabila garis ini muncul setelah kamu terpapar virus corona, kamu mungkin hanya akan mendapati munculnya sebuah garis berwarna putih pada setiap kuku. 

Sederhananya, perubahan pada kuku jari terjadi karena tubuh sedang mengalami suatu penyakit. Tentu untuk membuktikannya, kamu perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Are ‘COVID Nails’ a Real Symptom? Here’s the Long and Short of It.

Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Are “COVID Nails” Real?

The Conversation. Diakses pada 2021. COVID nails: these changes to your fingernails may show you’ve had coronavirus.