• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Tanda-Tanda Seseorang yang Ambivert

Kenali Tanda-Tanda Seseorang yang Ambivert

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kenali Tanda-Tanda Seseorang yang Ambivert

Kalau kamu senang bersosialisasi tapi di waktu tertentu juga senang menyendiri, ini bisa menjadi tanda bahwa kamu adalah seorang ambivert. Kamu menyukai kedua situasi yang bertolak belakang ini secara setara tergantung pada apa yang terjadi. Sederhananya, ambivert adalah keseimbangan antara introvert dan ekstrovert.”

Halodoc, Jakarta –  Seseorang disebut ambivert ketika dia memiliki keseimbangan antara introvert dan ekstrovert. Misalnya, orang introvert mungkin lebih suka mendengarkan sementara ekstrovert lebih suka mengobrol. 

Nah, seorang ambivert kemungkinan tidak akan mengalami masalah dengan keduanya. Orang yang ambivert dapat berubah tergantung pada kebutuhannya atau sedang berada pada situasi seperti apa. Yuk, kenali tanda-tanda orang ambivert di sini!

Baca juga: Introvert Rentan Terkena Demensia, Kok Bisa?

1. Senang bersosialisasi tapi senang juga menyendiri

Kalau kamu senang bersosialisasi tapi di waktu tertentu juga senang menyendiri, ini menandakan kalau kamu adalah seorang ambivert. 

Seorang ambivert menyukai kedua situasi yang bertolak belakang ini secara setara tergantung pada apa yang terjadi.

2. Keseimbangan kerja sendiri dan berkelompok

Ambivert adalah tentang keseimbangan. Orang ambivert akan cenderung melihat nilai dari melakukan sesuatu sendiri atau melakukannya secara kolektif. Terkadang, tergantung pada situasi dan kondisi, ambivert akan mengombinasikan keduanya.

3. Percakapan yang seru dan keheningan yang nyaman

Seorang ambivert akan menghargai percakapan yang seru sekaligus keheningan yang nyaman. Ekstrovert cenderung menjadi pembicara. Introvert cenderung menjadi pendengar. Ambivert dapat memainkan kedua peran dengan mudah.

Selain itu, ambivert menyukai percakapan yang seru dan kehidupan pesta, tetapi dia tidak akan terganggu ketika percakapan mereda dan pusat perhatian tidak lagi dirinya.

Baca juga: 4 Tes Psikologi untuk Mengetahui Kepribadian Diri

4. Punya banyak teman dan beberapa teman dekat

Ekstrovert cenderung memiliki banyak teman, sedangkan introvert cenderung hanya memiliki sedikit teman dekat dimana dia menghabiskan waktu-waktunya bersama kelompok kecilnya. Ambivert memiliki keduanya; jaringan pertemanan yang luas dan sekelompok kecil teman dekat yang benar-benar akrab.

5. Penuh dengan empati

Jika seorang teman mengalami masalah, seorang ekstrovert mungkin mencoba menawarkan solusi segera, dan seorang introvert mungkin akan lebih berperan sebagai pendengar. Seorang ambivert mungkin mendengarkan dan mengajukan pertanyaan yang bijaksana untuk mencoba dan membantu.

6. Penyeimbang di segala situasi

Dalam hal pengaturan kelompok, ambivert mampu memberikan keseimbangan yang sangat dibutuhkan untuk dinamika sosial. Seorang ambivert adalah orang yang membantu memecah keheningan yang canggung serta membuat orang lain yang lebih introvert merasa nyaman untuk memulai percakapan.

Baca juga: 5 Tanda Kondisi Psikologis Sedang Terganggu

7. Sering merasa ragu-ragu

Ambivert bisa menjadi introvert dan ekstrovert, seorang ambivert tidak selalu yakin apa yang terbaik untuknya. Apakah akan lebih baik bagi untuk duduk di rumah dan membaca buku atau berkumpul dengan teman-temannya. 

Terkadang hanya berada di salah satu dari dua situasi ekstrem dapat mendorong ambivert untuk beradaptasi dan bersantai di salah satu situasi, tetapi di lain waktu bisa menjadi masalah.

Ketika seorang ambivert menemukan diri berada dalam situasi sosial yang tidak disukainya, dia mungkin menjadi mudah tersinggung atau sangat pendiam. 

8. Memiliki bakat menjadi seorang wirausahawan

Kebanyakan ambivert memiliki bakat menjadi seorang wirausahawan. Dia bisa menjadi menjadi pemain tim ataupun pemimpin karena dapat berhubungan dengan rekan kerja yang introvert dan ekstrovert. 

Salah satu studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science menemukan fakta kalau ambivert dapat menjalankan tugas sebagai sales jauh lebih baik ketimbang ekstrovert atau introvert. 

Hal ini disebabkan kombinasi unik dari menunjukkan tingkat ketegasan dan antusiasme yang terukur. Seorang ambivert mampu menggunakan bahasa tubuhnya untuk membangun dan menciptakan relasi dengan lebih baik. Itulah tanda-tanda seseorang yang ambivert. Informasi selengkapnya mengenai ambivert bisa kamu tanyakan lewat aplikasi Halodoc!

Banner buat janji rumah sakit
Referensi:
Mindbodygreen. Diakses pada 2021. 7 Signs That You May Be An Ambivert & How To Thrive
Healthline. Diakses pada 2021. 5 Signs That You May Be an Ambivert