Kenapa Wanita Lebih Rentan Tertular Trikomoniasis?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Kenapa Wanita Lebih Rentan Tertular Trikomoniasis?

Halodoc, Jakarta - Sebagai salah satu jenis penyakit menular seksual, trikomoniasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit bernama Trichomonas Vaginalis (TV). Meski umumnya jarang berakibat fatal, trikomoniasis merupakan salah satu jenis penyakit kelamin yang paling sering terjadi, terutama pada wanita. Mengapa?

Sebenarnya, trikomoniasis dapat menyerang pria juga, hanya saja hingga saat ini kebanyakan pengidap penyakit ini berasal dari golongan wanita dan belum ada penjelasan ilmiah yang menjawab hal ini. Namun, dari segi bentuk anatomi, alat kelamin pria dan wanita berbeda. Jika organ eksternal pria tak terlalu terbuka lebar, wanita sebaliknya. Area vulva yang terdiri atas labia dan klitoris cenderung terbuka lebar, sehingga bakteri dan parasit penyebab infeksi dapat dengan mudah masuk.   

Baca juga: Hubungan Seks yang Bisa Sebabkan Trikomoniasis

Miss V juga memiliki bentuk kulit dan kelenjar yang amat sensitif. Kondisi ini menyebabkan area ini mudah sekali mengalami infeksi kalau ada masalah pada pH, kelembapan, ataupun luka. Selain itu, dengan bentuk anatomi yang cukup terbuka dan sistemnya yang selalu basah, risiko wanita mengalami komplikasi juga cukup besar. Meski ada beberapa PMS yang mudah diatasi, tapi efeknya masih bisa mereka alami hingga akhirnya benar-benar sembuh.

Kenali Gejalanya

Trikomoniasis seringkali tidak memiliki gejala yang dirasakan. Itu sebabnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi parasit ini sehingga tidak melakukan perawatan apa pun dan pada akhirnya mengalami komplikasi serius. Oleh sebab itu, penting untuk bisa mengenali gejala-gejala awal dari trikomoniasis berikut:

1. Keputihan yang Tidak Biasa

Salah satu gejala pertama trikomoniasis pada wanita adalah keputihan yang tidak seperti biasanya, karena cairan Miss V yang muncul bisa berkisar dari tekstur lembut hingga sedikit berbusa. Warnanya biasanya kuning, hijau, atau abu-abu. Gejala ini umumnya muncul dalam waktu seminggu setelah terinfeksi parasit.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Ini 5 Hal yang Dilakukan Agar Tidak Terkena Trikomoniasis

2. Gatal pada Area Miss V

Wanita dengan trikomoniasis mungkin juga mengalami gatal di dalam dan sekitar Miss V. Rasa gatal muncul sesekali dan menyebar luas. Rasa gatal bahkan bisa terjadi di lipatan labia (bibir Miss V).

3. Miss V Bau

Bau pada Miss V yang terinfeksi trikomoniasis biasanya berkembang dari yang ringan sampai kuat. Bau yang timbul dapat berupa bau amis dan busuk, terutama setelah mandi atau mencuci area genital.

4. Muncul Iritasi atau Luka pada Miss V

Jika daerah Miss V terasa gatal berlebihan dan kamu menggaruknya, itu bisa menyebabkan radang atau luka terbuka yang menyakitkan dan mungkin sulit untuk disembuhkan. Pada kondisi yang lebih lanjut, trikomoniasis bisa timbul seperti benjolan merah di bawah kulit. Ini bisa membuat Miss V semakin gatal, tapi kamu harus berusaha menahan diri untuk tidak menggaruk.

5. Nyeri Perut Bawah

Jika trikomoniasis sudah masuk dalam stadium lanjut (biasanya terjadi 20 hari atau lebih setelah terpapar), benjolan merah bisa mulai menyebar di bagian dalam dinding Miss V. Hal ini disebabkan oleh parasit yang semakin berkembang. Benjolan ini bisa menyebabkan hubungan intim yang menyakitkan dan juga sakit perut bagian bawah. Nyeri perut ini umumnya mereda satu atau dua hari setelah perawatan.

Baca juga: Ini Pencegahan agar Tidak Terkena Penyakit Trikomoniasis

Itulah sedikit penjelasan tentang trikomoniasis. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!