• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kepribadian Introvert Juga Bisa Punya Sahabat, Ini Tipsnya

Kepribadian Introvert Juga Bisa Punya Sahabat, Ini Tipsnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Seorang pemilik kepribadian introvert biasanya akan tetap merasa nyaman meski selalu sendirian. Namun, mungkin akan tiba saatnya kelak saat kamu menyadari bahwa kamu sudah cukup lama tidak berhubungan dengan orang lain. Mungkin kamu tidak pernah merasa kesepian, tetapi biasanya anggota keluarga yang bermaksud baik akan terus menyarankanmu agar menjalin hubungan dengan satu atau dua teman baru. 

Memiliki sahabat dekat memang sangat bermanfaat untuk kesehatan mental. Namun, bagi para pemilik kepribadian introvert, akan sangat sulit bagi mereka untuk memperluas lingkaran sosialnya. Terkadang ia juga merasa tidak yakin harus mulai dari mana, karena memang menjalin persahabatan di usia dewasa bukan hal yang mudah dilakukan. 

Baca juga: Introvert Bukan Berarti Antisosial, Ini Perbedaannya

Tips Menjalin Persahabatan untuk Para Introvert

Bila para pemilik kepribadian introvert sudah tidak ingin terus-menerus sendirian, maka ada beberapa tips agar bisa menjalin persahabatan yang bermakna: 

Kenali Alasan Mencari Teman

Seperti yang mungkin kamu ketahui, introversi merujuk pada cara seseorang mendapatkan energi. Sifat ini tidak berarti introvert adalah pemalu atau tidak menyukai orang, keduanya merupakan kesalahpahaman umum tentang introversi.

Faktanya, para introvert cenderung membentuk relasi yang kuat. Jika kamu benar-benar ingin mencari lebih banyak teman, maka kamu tetap bisa melakukannya. Namun, penting untuk membuat hubungan ini untuk alasan yang benar. Tanyakan pada diri sendiri apakah kamu benar-benar menginginkan lebih banyak teman atau hanya percaya bahwa kamu harus memiliki teman yang banyak untuk bahagia.

Jika kamu tidak benar-benar merasa perlu untuk menghabiskan waktu di antara yang lain, tidak apa-apa. Sendirian tidak selalu berarti kesepian. Ingatlah bahwa kamu memiliki definisi kebahagiaan sendiri. Jika kamu merasa puas dengan hidup saat ini, melawan sifat dengan memaksakan diri untuk mencari teman yang sebenarnya tidak kamu inginkan bisa membuat kamu tidak bahagia. 

Utamakan Kualitas daripada Kuantitas 

Hubungan berkualitas tinggi nyatanya menawarkan manfaat paling banyak. Para ekstrovert dan beberapa orang ambivert mungkin bisa menjalin hubungan lebih cepat dengan orang yang baru mereka temui dan melakukan basa basi. Namun, kamu tak perlu merasa iri akan hal ini, ingat mereka bisa 'mendapatkan energi' dari berbincang-bincang dengan banyak orang. Sementara, para introvert bisa 'kehabisan energi' jika terus berbicara dengan orang lain. Jadi, memiliki satu teman baik sering kali lebih berguna bagi para introvert daripada membangun sekumpulan kenalan yang tidak akrab. 

Baca juga: Orang Pemalu dan Introvert Tidak Sama, Ini Bedanya

Fokus untuk Mendalami Hobi dan Minat

Meskipun beberapa orang mungkin mendorongmu untuk keluar dari zona nyaman yang dimaksudkan untuk memperluas wawasan, namun kamu tidak selalu perlu mencari minat baru untuk menemukan teman baru. Mencari orang dengan minat yang sama dalam hobi, aktivitas, atau aliran pemikiran dapat menjadi kunci untuk menciptakan ikatan yang langgeng.

Orang introvert sering kali merasa paling tertarik pada aktivitas yang biasanya dilakukan sendiri, termasuk:

  • Membaca. 
  • Menciptakan seni.
  • Menonton film.
  • Mendaki.

Meskipun aktivitas ini sering dianggap sebagai hobi solo, kamu tetap dapat menemukan komunitas yang memiliki minat yang sama. Jadi, kamu mungkin bisa bergabung pada grup tertentu atau datang ke kelas kesenian tertentu untuk menemukan calon teman barumu yang berkualitas.

Namun, Jangan Takut untuk Mencoba Hal Baru

Memiliki banyak minat juga bisa bermanfaat. Jadi, jika hobi yang saat ini kamu tekuni tidak memberikan banyak peluang untuk menjalin persahabatan, maka kamu bisa mempertimbangkan pendekatan baru.

Faktanya, banyak orang juga menemukan kesempatan untuk bertemu sahabat saat menjadi sukarelawan atau berpartisipasi dalam acara komunitas lainnya. Kamu juga tidak perlu berbicara dengan siapa pun saat pertama kali pergi. Namun, jika kamu menikmati kesendirian saat melakukan aktivitas ini, coba ajak seseorang yang kamu kenal untuk ikut bergabung. 

Kamu pun kini juga bisa mencari teman atau bahkan pasangan potensial dari internet. Kamu juga bisa bergabung (atau bahkan membuat) forum untuk sesuatu yang kamu sukai atau terhubung dengan orang-orang melalui media sosial. Fitur pencarian teman di aplikasi kencan juga menawarkan cara yang nyaman untuk menemukan teman potensial sebelum kalian memutuskan untuk bertemu langsung. 

Baca juga: Ini 5 Hal yang perlu Diketahui tentang Introvert

Itulah beberapa tips menjalin pertemanan bagi para introvert. Namun, jika suatu hari kamu merasa kesepian dan merasa stres namun bingung harus bercerita ke siapa, coba gunakan fitur chat di Halodoc untuk bicara dengan psikolog profesional. Kamu bisa mengandalkan psikolog di Halodoc untuk menjadi teman ceritamu dan meminta saran darinya untuk terhindar dari kesepian atau stres. Mudah bukan? Yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Introverted, Seeking Friends? 10 Tips for Success.
Journal of Research in Personality. Diakses pada 2021. Channeling Identity: A Study of Storytelling in Conversations Between Introverted and Extraverted Friends.