• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Kesalahan dalam Pola Asuh Anak Usia 5-10 Tahun

8 Kesalahan dalam Pola Asuh Anak Usia 5-10 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kebebasan menentukan pola asuh untuk Si Kecil memang sepenuhnya berada di tangan dirimu dan pasangan. Namun, sebelum menentukan pola asuh ini, ada baiknya untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan suatu pola asuh. Tujuannya, agar si kecil bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dengan pola asuh yang tepat.

Hal yang perlu diingat, meski suatu pola asuh dinilai sudah tepat, ada ada kalanya orangtua keliru dalam menerapkannya. Nah, berikut beberapa kesalahan dalam pola asuh yang umumnya dilakukan orangtua ketika anak berusia 5 hingga 10 tahun. 

Baca juga: Kenal Lebih Dalam dengan Helicopter Parenting

1. Terlalu Banyak Memuji

Memberikan pujian atau apresiasi pada Si Kecil yang telah melakukan tindakan terpuji, membanggakan, atau hal baik lainnya, memang tak ada salahnya. Akan tetapi, pujian yang terlalu sering dan berlebihan juga tak baik. Kondisi ini bisa saja membuat anak menjadi “kecanduan” pujian. Nah, kalau hal ini terjadi, mereka biasanya malas melakukan sesuatu kecuali ada imbalannya.

2. Tak Memiliki Aturan atau Batas

Ibu mungkin mengira membiarkan anak melakukan apapun yang mereka inginkan bisa membuat Si Kecil senang, tetapi sebenarnya hal ini keliru. Oleh sebab itu, buatlah aturan atau tetapkan batasan, rutinitas yang konsisten, dan tawarkan pilihan terbatas pada anak. Hal ini akan membantu anak mengetahui dan mengharapkan apa yang akan terjadi sepanjang hari.

Baca juga: Ini Pola Asuh Sehat untuk Tumbuh Kembang Anak

3. Terlalu Dimanjakan

Klasik memang, tak sedikit orangtua yang super memanjakan anaknya. Salah? Tentu tidak, sebab hal tersebut merupakan hak ibu ketika mendidik anaknya. Namun, ingat, terlalu memanjakan anak dan selalu berusaha memenuhi permintaan atau memanjakan anak, bisa membuat mereka untuk sulit merasa puas. Bahkan, dalam beberapa kasus bisa membuat anak suka memaksa. 

4. Over Protekti

Melindungi anak tentu telah menjadi naluri setiap orang tua, tetapi bukan artinya anak harus selalu “dipagari” dari kesusahan. Pola asuh seperti ini malah bisa membuat anak kurang bersyukur dan menghargai sesuatu. Ingat, terkadang anak juga perlu belajar untuk menghadapi masalah yang sedang dihadapinya. 

5. Terlalu Banyak Pilihan

Selain empat hal di atas, terlalu banyak memberikan pilihan merupakan kesalahan dalam pola asuh yang sebaiknya dihindari. Sebagian orangtua mungkin menganggap anak-anak seharusnya punya pilihan tak terbatas. Padahal, kondisi ini justru bisa membuat Si Kecil kewalahan dengan begitu banyaknya pilihan.

Baca juga: Inilah 6 Jenis Pola Asuh Anak yang Bisa Diterapkan Orangtua

6. Kepintaran yang Terpenting

Membangga-banggakan prestasi akademik anak ternyata bisa memicu perilaku arogan pada anak. Bahkan, tindakan ini juga bisa membuat mereka merasa paling pintar dan menganggap orang lain lebih bodoh. Kondisi ini bisa membuat anak justru dijauhi oleh teman-temannya. 

7. Bebas dengan Gadget

Membesarkan anak dalam menggunakan gadget atau menonton televisi merupakan kesalahan pola asuh yang sangat umum terjadi. Ingat, banyak ahli mengatakan, terlalu banyak menonton TV dan bermain gadget, bisa menimbulkan berbagai masalah pada fisik dan psikis anak. 

8. Sering Mengkritik Anak

Selain sering memuji anak, ada pula orangtua yang sering mengkritik anaknya. Nah, tindakan inilah yang bisa membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang kurang percaya diri atau menuntut kesempurnaan dalam segala hal. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada psikolog atau dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Fatherly. Diakses pada 2020. The 20 Most Common Parenting Mistakes I See.
Verywell Family. Diakses pada 2020. 7 Most Common Parenting Mistakes.