Kesehatan Mulut dan Gigi Pengaruhi Saraf Mata?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kesehatan Mulut dan Gigi Pengaruhi Saraf Mata?

Halodoc, Jakarta – Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Glaucoma Society 2016 Annual Meeting, penyakit gusi dan gigi yang tanggal memiliki kaitan erat dengan risiko glaukoma. 

Penyakit periodontal adalah penyakit radang yang mempengaruhi struktur lunak dan keras yang menopang gigi. Glaukoma dapat memicu kehilangan penglihatan, bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Ingin tahu lebih lengkap mengenai hubungan kesehatan mulut gigi bisa pengaruhi saraf mata, baca selengkapnya di sini. 

Kesehatan Mulut Memiliki Koneksi dengan Saraf Mata

Seperti yang disinggung di atas, orang-orang yang mengalami masalah gigi biasanya juga punya risiko mengalami glaukoma. Beberapa faktor juga dapat menjadi pemicu seperti diabetes dan hipertensi. Penelitian ini juga menemukan bahwa bakteri Streptococcus lebih sering ditemukan di mulut pasien glaukoma daripada orang dengan mata sehat.

Baca juga: Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Mencegah Abses Gigi

Menyadari ada hubungan timbal-balik antara kesehatan mulut gigi terhadap saraf mata, ada baiknya kamu memerhatikan tanda ataupun gejala infeksi gigi yang bisa memburuk, berikut ini  tandanya:

  1. Sakit gigi yang mengganggu.

  2. Tiba-tiba terjadi kepekaan ekstrem terhadap panas atau dingin.

  3. Sensitivitas saat mengunyah dan menggigit.

  4. Pembengkakan wajah.

  5. Nanah pada gusi.

  6. Pembengkakan kelenjar getah bening di bawah rahang kamu.

Bagaimana kamu bisa tahu kalau kondisi ini sudah sangat mengganggu dan memberikan risiko komplikasi yang signifikan? 

  1. Ketika rasa sakit menjalar ke tulang rahang dan telinga.

  2. Demam adalah pertahanan alami tubuh terhadap infeksi. Suhu tubuh yang terlalu tinggi adalah lingkungan yang tidak bersahabat bagi banyak bakteri yang menyebabkan infeksi. 

  3. Ketika sakit gigi sampai mengganggu pernapasan.

  4. Mengalami dehidrasi yang ditandai dengan sedikitnya air sendi dan sensasi sakit. Kamu juga sangat mungkin mengalami sakit perut, bahkan diare lalu muntah. 

Menjaga kesehatan gigi bisa dimulai dari yang sederhana, seperti sikat selama 2 menit dua kali sehari serta mengadakan kunjungan rutin ke dokter gigi. Untuk menjaga kesehatan mata kamu bisa memulainya dengan melakukan rekomendasi berikut, misalnya memakai pelindung mata, mengetahui riwayat kesehatan keluarga,  dan ada baiknya bila kamu memiliki kondisi penyakit tertentu bicarakan dengan dokter. 

Untuk mendapatkan informasi kesehatan mengenai kesehatan mulut gigi dan saraf mata, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat

Untuk beberapa orang masalah mata adalah tanda pertama kalau mereka mereka memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh. Beberapa masalah umum pada mata meliputi:

  1. Uveitis - radang uvea.

  2. Episcleritis - radang lapisan luar putih mata.

  3. Scleritis - radang putih mata.

  4. Keratopati - kelainan kornea (umumnya hanya penyakit Crohn saja).

  5. Mata kering - ini adalah masalah sekunder yang dapat terjadi akibat kekurangan vitamin A.

Sejatinya, gigi terhubung dengan organ-organ lain dalam tubuh melalui saraf yang membantu penerimaan sensorik dan proprioception. Secara khusus, gigi memiliki korelasi dengan bagian otak. 

Gigi juga dikaitkan dengan perubahan fungsi emosi, fisik dan dampak kognitif. Menurut Journal of Oral Medicine, kehilangan gigi dapat meningkatkan atau mengurangi materi abu-abu pada di otak yang mengontrol berbagai aspek fungsi otak. 

Referensi:
Delta Dental. Diakses pada 2019. Gum Disease and Glaucoma.
Optometry Today. Diakses pada 2019. The Eye-Tooth Connection.
SmilesNY. Diakses pada 2019. 5 Symptoms of a Tooth Infection Spreading to The Rest of The Body.