
DAFTAR ISI
- Apa Itu Hufarizine?
- Merek Dagang Hufarizine
- Studi tentang Hufarizine
- Peringatan sebelum Menggunakan Hufarizine
- Dosis Hufarizine
- Cara Menggunakan Hufarizine
- Efek Samping Hufarizine
- Interaksi Hufarizine
- Kontraindikasi Hufarizine
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Hufarizine?
Hufarizine adalah obat antihistamin yang mengandung zat aktif Cetirizine Hydrochloride.
Obat ini termasuk dalam golongan antihistamin generasi kedua yang bekerja dengan cara menghambat kerja histamin secara kompetitif dan selektif pada reseptor H1 di dalam tubuh.
Berbeda dengan antihistamin generasi pertama, Cetirizine memiliki efek sedasi (mengantuk) yang jauh lebih rendah karena sulit menembus sawar darah otak, sehingga efektif untuk meredakan gejala alergi tanpa terlalu mengganggu aktivitas harian.
- Golongan: Antihistamin.
- Kategori: Obat merah.
- Manfaat: Mengobati perennial rhinitis, alergi rhinitis, dan urtikaria idiopatik kronis.
- Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak.
- Hufarizine untuk ibu hamil: Kategori B, penelitian pada hewan tidak menunjukkan risiko, namun penggunaan pada manusia harus dikonsultasikan dengan dokter.
- Hufarizine untuk ibu menyusui: Tidak dianjurkan karena Cetirizine dapat terserap ke dalam ASI.
- Bentuk obat: Kapsul dan sirup.
Merek Dagang Hufarizine
Berikut adalah beberapa merek dagang obat Hufarizine dengan kandungan Cetirizine:
- Hufarizine 5 mg/ 5 ml Sirup 60 ml: Sirup ini mengandung Cetirizine HCl yang berfungsi efektif untuk meredakan gejala alergi seperti bersin, hidung gatal, dan biduran pada anak-anak maupun dewasa dengan risiko kantuk yang minimal.
- Hufallerzine Sirup 60 ml: Obat ini merupakan kombinasi antihistamin dan dekongestan yang diformulasikan untuk meringankan gejala flu seperti hidung tersumbat, bersin, dan gatal-gatal akibat reaksi alergi.
Studi Tentang Hufarizine
Studi yang dipublikasikan dalam Multidisciplinary Respiratory Medicine tahun 2019, cetirizine telah menjadi standar terapi selama tiga dekade dalam menangani berbagai kondisi alergi, termasuk urtikaria kronis dan rinitis alergi.
Sebagai antihistamin generasi kedua, obat ini secara selektif memblokir reseptor H1 perifer, yang memungkinkannya meredakan gejala alergi secara efektif tanpa memicu rasa kantuk yang berlebihan (sedasi).
Selain itu, cetirizine juga menunjukkan aktivitas anti-inflamasi dan anti-alergi tambahan, serta memiliki profil keamanan yang baik sehingga umumnya dapat diterima dengan baik oleh tubuh pasien.
Cari tahu lebih jauh mengenai Penyakit Alergi – Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan.
Peringatan sebelum Menggunakan Hufarizine
Perhatikan beberapa hal berikut ini sebelum menggunakan Hufarizine:
- Beritahu dokter jika pasien memiliki riwayat gangguan ginjal atau penyakit hati.
- Meskipun efek kantuknya rendah, sebaiknya tetap berhati-hati saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.
- Hindari konsumsi bersama alkohol karena dapat meningkatkan penekanan sistem saraf pusat.
Dosis Hufarizine
Dosis disesuaikan dengan usia dan kondisi klinis pasien:
Hufarizine Kapsul
- Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun: 1 kali sehari, 1 kapsul.
Hufarizine Sirup
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 sendok takar, sekali sehari
- Anak usia 6 – 12 tahun: 2 sendok takar, sekali sehari
- Anak usia 2 – 6 tahun: 1 sendok takar, sekali sehari
- Anak usia 1 – 2 tahun: 1/2 sendok takar, sekali sehari
- Anak usia 6 bulan – 1 tahun: 1/2 sendok takar, sekali sehari
Cara Menggunakan Hufarizine
Berikut ini cara menggunakan Hufarizine:
- Obat ini dapat diminum sebelum atau sesudah makan.
- Gunakan sendok takar khusus atau pipet yang tersedia dalam kemasan (untuk bentuk sirup) guna memastikan dosis yang akurat.
- Konsumsi obat pada waktu yang sama setiap hari untuk hasil yang optimal.
- Hindari menambah atau mengurangi dosis tanpa pengawasan medis.
Kamu bisa simak selengkapnya, Ini Dokter yang Bisa Bantu Atasi Gejala Alergi Kulit.
Efek Samping Hufarizine
Efek samping hufarizine berupa sakit kepala, pusing, mengantuk, agitasi, mulut kering, reaksi kulit, hingga angioedema.
Interaksi Hufarizine
Kandungan Cetirizine dalam Hufarizine dapat memicu interaksi jika dikonsumsi bersama dengan obat lain seperti:
- Obat antihistamin jenis lain.
- Antidepresan.
- Obat diazepam.
Kontraindikasi Hufarizine
Hufarizine dikontraindikasikan untuk kondisi berikut:
- Pasien dengan hipersensitivitas terhadap Cetirizine.
- Ibu hamil dan menyusui tanpa rekomendasi medis.
Pemilihan sediaan Hufarizine (kapsul atau sirop) harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan menelan pasien untuk efektivitas maksimal.
Segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc, jika kamu memiliki keluhan atau pertanyaan lain seputar masalah kesehatan.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!


