• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Migrain

Migrain

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Migrain

Migrain adalah suatu gangguan neurovascular yang disebabkan oleh inflamasi neurogenik. Kondisi ini dimanifestasi klinis nyeri kepala yang lebih dominan di satu sisi (unilateral) dan umumnya berdenyut (pulsating) yang berlangsung selama 4-72 jam.

 

Faktor Risiko Migrain

Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang lebih mudah alami migrain, yaitu jenis kelamin, umur, dan mengalami stres.

 

Penyebab Migrain

Terdapat berbagai macam hipotesis mengenai migrain. Hipotesis neurovaskular menyatakan bahwa migrain adalah kepekaan sistem trigeminal vaskular yang diturunkan. Mekanisme utama yang mendasari seseorang mengalami migrain bisa meliputi teori biologis, psikologis, dan psikofisiologis. 

 

Gejala Migrain

Terdapat empat tahapan pada gejala migrain yang harus diketahui yaitu:

  • Fase prodromal: Lelah, nyeri otot leher, gangguan kognitif, anxietas, serta iritabilitas (48 jam sebelum migrain).

  • Fase aura: gejala neurologis fokal dapat berupa visual, bicara tidak jelas, pusing berputar, dan sebagainya.

  • Fase nyeri kepala: dapat dirasakan unilateral di frontal sampai temporal.

  • Fase resolusi: setelah 6-24 jam.

 

Diagnosis Migrain

Migrain dapat ditegakkan melalui anamesis yang lengkap, gejala nyeri kepala unilateral, kualitas nyeri kepala, ada atau tidaknya fase aura, serta lamanya nyeri kepala.

Kriteria diagnosis yaitu sebagai berikut:

1. Migrain Tanpa Aura

  • Setidaknya lima serangan memenuhi kriteria B hingga D.

  • Serangan sakit kepala bisa terjadi 4 hingga 72 jam (tidak dirawat atau telah dirawat, tetapi belum sukses).

  • Sakit kepala memiliki setidaknya dua dari karakteristik berikut: 1. Lokasinya satu sisi (unilateral) 2. Kualitas berdenyut (pulsating) 3. Intensitas nyeri sedang atau berat 4. Diperberat oleh atau menyebabkan terganggunya aktivitas fisik rutin/harian (misalnya berjalan atau naik tangga)

  • Selama sakit kepala berlangsung setidaknya disertai satu hal berikut ini: 1. Mual dan/atau muntah 2. Photophobia dan phonophobia 3. Tidak berhubungan dengan gangguan lainnya.

2. Migrain dengan Aura

  • Setidaknya dua serangan memenuhi kriteria B.

  • Migrain dengan aura memenuhi kriteria B dan C untuk satu dari subklasifikasi. Jenisnya antara lain typical aura with migraine headache, typical aura with non-migraine headache, typical aura without headache, familial hemiplegic migraine, sporadic hemiplegic migraine, dan basilar-type migraine.

  • Tidak berhubungan dengan gangguan lainnya.

 

Pengobatan Migrain

Pengobatan migrain dilakukan berdasarkan penyebab dari masing-masing orang. Sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kepada dokter untuk penanganan yang tepat, umumnya terapi serangan akut untuk migrain juga bisa diberikan.

 

Pencegahan Migrain

Hindari faktor-faktor pemicu yang bersifat multifaktorial, antara lain:

  • Faktor hormonal.

  • Diet (alkohol, daging yang mengandung nitrat, monosodium glutamat, aspartam, cokelat, keju yang sudah lama/basi, tidak makan, puasa, dan minuman mengandung kafein).

  • Psikologis (stres, kondisi setelah stres/liburan akhir minggu, cemas, takut, depresi).

  • Lingkungan fisik (cahaya menyilaukan, cahaya terang, stimulasi visual, dan sinar berpendar).

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami migrain selama berhari-hari dan mengganggu aktivitas, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. 

Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada 2019. Migraine.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Migraine.
Healthline. Diakses pada 2019. What is Migraine?

 

Pertanyaan Seputar Migrain

Dok saya sering migrain, apa benar kalau sering migrain bisa menyebabkan kanker otak?

Ditanyakan oleh: shofasr14

Dijawab oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Migrain merupakan salah satu jenis nyeri kepala yang sering diidap oleh banyak orang. Migrain sendiri biasanya ditandai dengan adanya nyeri kepala berdenyut pada satu sisi kepala saja. Sampai saat ini, penyebab pasti migrain masih sangat beragam, beberapa ahli menyatakan migrain merupakan hasil dari gangguan aliran darah di otak, migrain biasanya dipicu oleh kelelahan, kurang istirahat, atau stres psikis.

Migrain bisa saja menjadi tanda dari suatu penyakit berat lainnya. Anggapan migrain berulang dapat menyebabkan kanker tentu tidak benar. Namun, apabila migrain terjadi berulang dan sangat mengganggu, perlu dicari kemungkinan penyebabnya agar mendapatkan penyelesaian yang komprehensif.