Terapi Wicara

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Apa Itu Terapi Wicara?

Terapi wicara adalah metode yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bicara, memahami, dan mengekspresikan bahasa. Selain bahasa yang bersifat verbal, terapi ini juga melatih bentuk bahasa nonverbal. Jika ingin mendapatkan hasil yang optimal, terapi wicara mengembangkan dua hal.

Hal yang pertama adalah mengoptimalkan koordinasi mulut agar dapat menghasilkan suara untuk membentuk kata-kata. Olah mulut ini juga penting agar pasien dapat membuat kalimat dengan artikulasi yang jelas, lancar, dan dengan volume suara yang cukup. Hal yang kedua adalah mengembangkan pemahaman berbahasa dan upaya mengekspresikan bahasa.

 

Kenapa Melakukan Terapi Wicara?

Kebanyakan yang melakukan terapi wicara adalah anak-anak. Hal ini karena banyak anak-anak yang terlambat bicara. Namun, terapi wicara tidak hanya ditujukan bagi orang atau anak-anak yang mengalami gangguan bicara ataupun memahami bahasa. Sebab, sekarang terapi wicara juga bisa dilakukan untuk membantu menangani kondisi lain, seperti gangguan menelan.

Gangguan bicara yang biasanya dialami anak-anak, sehingga membutuhkan terapi wicara, antara lain:

  • Ketidaklancaran Berbicara

Anak bisa dikatakan tidak lancar berbicara bila dia mengulangi suku kata atau ucapannya terhenti di huruf-huruf tertentu. Kondisi ini sering disebut juga sebagai gagap.

  • Gangguan dalam Artikulasi

Terapi wicara diperlukan bila anak kesulitan dalam menghasilkan suara atau mengucapkan suku kata tertentu secara jelas, sehingga orang lain seringkali tidak mengerti apa yang dikatakannya.

  • Ketidakjelasan Suara atau Resonansi

Anak yang mengalami gangguan ini biasanya akan merasa tidak nyaman atau kesakitan saat dia berbicara. Anak yang memiliki suara atau resonansi yang tidak jelas juga berbicara dengan volume yang cenderung kecil dan suara yang dikeluarkan tidak jelas.

Selain gangguan didalam pengucapan, anak-anak yang mengalami gangguan dalam menerima perkataan orang lain maupun mengekspresikan bahasa juga perlu melakukan terapi wicara:

  • Gangguan Kosa Kata

Anak sulit menempatkan kata secara bersamaan untuk membentuk kalimat. Hal ini bisa disebabkan karena kurangnya jumlah kosa kata yang diketahui anak atau ketidakmampuan anak menempatkan kata-kata secara tepat dalam suatu pembicaraan.

  • Gangguan Kognitif

Gangguan kognitif memengaruhi kemampuan anak dalam membedakan, mengatur, dan memecahkan masalah yang dia hadapi. Anak dengan gangguan ini juga sulit berkomunikasi karena adanya gangguan memori, perhatian, dan persepsi.

  • Autisme

Anak yang mengalami gangguan autisme mungkin juga perlu menjalani terapi wicara. Pasalnya, autisme dapat membuat pengidapnya mengalami gangguan bicara dan berkomunikasi nonverbal.

  • Mutisme

Anak dengan kondisi mutisme dapat berbicara dengan normal di rumah, tapi ketika di sekolah atau tempat umum,d ia tidak mau berbicara dengan orang lain sama sekali.

  • Kesulitan Memahami atau Mengolah Bahasa

Terapi wicara diperlukan bila anak sulit memahami apa yang dikatakan orang lain, perintah sederhana, dan menanggapi pembicaraan orang lain.

 

Kapan Harus Melakukan Terapi Wicara?

Sebaiknya, terapi wicara diterapkan kepada anak-anak dengan kondisi di atas sedini mungkin. Misalnya, bila anak sudah berusia enam bulan, tapi masih belum bisa mengucapkan suara vokal, sebaiknya segera bicarakan kepada dokter anak. Periksakan juga pada dokter bila Si Kecil belum bisa mengucapkan satu kata sederhana pun di usia 12 bulan.

 

Bagaimana Melakukan Terapi Wicara?

Terapi wicara sebenarnya bisa dilakukan oleh orangtua sendiri dengan cara yang menyenangkan. Contohnya, ibu dapat menggunakan gambar atau tulisan yang dapat mewakili konsonan tertentu. Kemudian, anak diminta untuk menyebutkan dan mengulangi kembali apa yang dilihatnya.

Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah mengajari anak bahasa isyarat. Gunakan bahasa isyarat sambil mengucapkan kata-kata dengan jelas, perlahan, dan konsisten. Hal yang dimaksud dengan konsisten adalah menggunakan kata yang sama untuk sebuah benda. Misalnya, bila ibu ingin mengajarkan kata “baju”, sebutlah kata “baju” setiap kali ibu memegang benda tersebut. Jangan menggunakan kata “pakaian”, walaupun artinya sama.

 

Di Mana Melakukan Terapi Wicara?

Terapi wicara bisa dilakukan oleh terapis profesional di klinik terapi wicara maupun di rumah sakit. Namun, sebaiknya periksakan diri dulu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini.