• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 14 Penyebab Terjadinya Kanker Lambung

Ketahui 14 Penyebab Terjadinya Kanker Lambung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui 14 Penyebab Terjadinya Kanker Lambung

Kanker lambung ini disebabkan oleh pertumbuhan sel secara abnormal dan tak terkendali di lambung. Kanker lambung terbilang sulit didiagnosis secara dini. Alasannya, penyakit ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik pada stadium awal. Dalam kebanyakan kasus, kanker lambung baru diketahui ketika pengidapnya memasuki stadium akhir.”


Halodoc, Jakarta – Mau tahu berapa banyaknya pengidap kanker lambung di seluruh dunia? Berdasarkan data medis, kira-kira sekitar satu juta kanker lambung terjadi di seluruh dunia tiap tahunnya. Dari angka tersebut, Amerika Serikat menyumbang dua puluh ribu kasus, dengan angka kematian mencapai sepuluh ribu. 

Sama dengan jenis kanker lainnya, kanker lambung ini disebabkan oleh pertumbuhan sel secara abnormal dan tak terkendali. Kanker lambung terbilang sulit didiagnosis secara dini. Alasannya, penyakit ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik pada stadium awal. Dalam kebanyakan kasus, kanker lambung baru diketahui ketika pengidapnya memasuki stadium akhir. Pertanyaannya, hal apa sih yang bisa menyebabkan kanker lambung?

Banyak Penyebab, Bukan Cuma Mutasi Genetik

Seperti yang dijelaskan di atas, kanker lambung terjadi ketika sel-sel pada bagian tertentu di lambung berkembang secara tidak terkendali. Sayangnya, sampai kini penyebab pertumbuhan sel abnormal ini belum diketahui pasti. Akan tetapi, ada dugaan kuat kalau beberapa faktor di bawah ini bisa memicu kanker lambung. Apa sajakah itu?

Baca juga: Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Mengalami Kanker Lambung

1. Berusia di atas 55 tahun.

2. Jenis kelamin laki-laki.

3. Golongan darah A.

4. Infeksi bakteri H. Pylori.

5. Infeksi virus Epstein-Barr.

6. Radang lambung kronis.

7. Kebiasaan merokok.

8. Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti yang dialami pengidap AIDS.

9. Mengidap tukak lambung, anemia pernisiosa, atau polip lambung.

10. Pola makan tinggi garam, acar, processed food, daging merah, tetapi rendah serat.

11. Anemia akibat kekurangan vitamin B12.

12. Pengidap kanker limfoma, kanker sel darah putih, kanker esofagus, kanker usus, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker paru-paru.

13. Riwayat keluarga yang mengidap kanker lambung.

14. Riwayat pernah menjalani operasi pada lambung.

Gejala Kanker Lambung

Seorang yang mengidap kanker lambung, biasanya tak merasakah gejala yang khusus. Umumnya hanya gangguan pencernaan, seperti maag, perut kembung, hingga bersendawa. Namun, lain ceritanya bila kanker ini telah berkembang. Gejalanya bisa berupa turunnya berat badan secara signifikan, muntah darah, hingga berubahnya feses menjadi hitam. 

Baca juga: 9 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai

Nah, berikut ini beberapa gejala yang biasanya dialami oleh pengidap kanker lambung. 

-Sering bersendawa perut terasa kembung.

-Anemia atau kekurangan sel darah merah.

-Cepat merasa kenyang saat makan.

-Gangguan pencernaan yang sering kumat.

-Hilangnya nafsu makan.

-Merasa kelelahan.

-Mual dan muntah, hingga muntah darah.

-Nyeri pada tulang dada.

-Pembengkakan pada perut karena penumpukan cairan.

-Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

-Perut terasa mulas atau nyeri.

-Kesulitan menelan makanan.

-Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja.

-Kekuningan pada kulit atau bagian putih mata.

Mungkin terdapat gejala lainnya yang tak disebutkan. Oleh sebab itu, bila mengalami gangguan pencernaan, dan disertai gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Mengetahui bahayanya, ada cara dan upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker lambung mulai dari: 

Baca juga: 5 Penyakit Ini Mengintai Perokok Aktif

-Tidak atau berhenti merokok.

-Menerapkan pola makan sehat, dengan mengonsumsi makanan segar yang kaya serat dan vitamin.

-Hindari makanan asin dan olahan.

-Menjaga berat badan ideal.

-Menggunakan aspirin atau obat-obatan antiinflamasi non-steroid dalam pengawasan dokter.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa buat janji ketemu dokter di rumah sakit lewat Halodoc ya!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Stomach Cancer
Cancer.org. Diakses pada 2021. What is Stomach Cancer?