• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 2 Cara Penularan Hepatitis Misterius
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 2 Cara Penularan Hepatitis Misterius

Ketahui 2 Cara Penularan Hepatitis Misterius

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Mei 2022

“Hepatitis misterius yang sedang merebak diduga terkait dengan adenovirus. Cara penularan hepatitis misterius ini disebut terjadi salah satunya melalui droplet. “

Ketahui 2 Cara Penularan Hepatitis Misterius

Halodoc, Jakarta – Masih belum diketahui apa penyebab pasti hepatitis misterius yang menyerang anak-anak di dunia. Namun, sejumlah ahli kesehatan, melalui sejumlah penelitian menduga penyakit ini terkait dengan adenovirus, yaitu virus yang selama ini dikenal sebagai penyebab diare. Di tengah ketidakpastian, kekhawatiran semakin meningkat karena penyakit ini mulai banyak ditemukan di Indonesia. 

Melansir CNBC Indonesia, Kementerian Kesehatan melaporkan hingga Senin (9/5/2022), ada 15 laporan kasus yang diduga hepatitis misterius di Indonesia. Jika memang penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus, utamanya adenovirus, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara penyebarannya. Lantas, bagaimana sebenarnya cara penularan hepatitis misterius? 

Dugaan Cara Penularan Hepatitis Misterius pada Anak 

Menurut Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gatro-hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Muzal Kadim, dugaaan adenovirus sebagai penyebab penyakit ini tidak bisa diabaikan. Hingga kini, ada dua dugaan awal sumber penularan virus, yaitu melalui fecal oral dan droplet. Lantas, apa perbedaan dari kedua cara penularan ini? 

  1. Fecal Oral 

Salah satu dugaan cara penularan penyakit adalah fecal oral. Penyebaran jenis ini terjadi melalui saluran pencernaan yang kemudian menyebar dengan berbagai cara hingga akhirnya masuk ke tubuh orang lain melalui mulut. 

  1. Droplet 

Cara penularan hepatitis misterius jenis ini melibatkan saluran pernapasan. Penularan terjadi melalui droplet atau cairan air liur yang keluar melalui bersin atau batuk yang merujuk pada Adenovirus. 

Meski begitu, dr. Muzal kembali menekankan bahwa masih belum diketahui penyebab pasti penyakit ini. Jika memang karena adenovirus, perlu dicari tahu lebih lanjut apakah jenis virus ini merupakan penyebab utama atau sebagai co-insiden saja. Untuk menurunkan risiko penularan penyakit ini pada anak, orangtua diimbau untuk selalu menerapkan beberapa hal sebagai pencegahan. 

Untuk mencegah penularan penyakit melalui fecal oral, bisa dilakukan dengan cara rutin mencuci tangan, terutama sebelum dan sesudah makan. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan makanan dan minuman, serta ajarkan anak untuk tidak berbagi alat makan dengan orang lain. Sementara untuk mencegah penularan melalui droplet, pastikan Si Kecil selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang selama ini sudah dilakukan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Lakukan Pemeriksaan jika Muncul Gejala 

Adenovirus bisa menyerang anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun. Gejala umum yang sering muncul adalah pilek, demam, sakit tenggorokan, dan diare. Orang tua harus selalu waspada dan segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika Si Kecil menunjukkan gejala penyakit, seperti:

  • Tidak enak badan.
  • Penurunan kesadaran.
  • Mual, muntah, dan nyeri perut.
  • Merasa sangat lelah sepanjang waktu.
  • Kehilangan selera makan.
  • Menguningnya bagian putih mata atau kulit. 
  • Urine berwarna gelap.
  • Kotoran pucat, berwarna abu-abu (kotoran).
  • Kulit gatal.
  • Nyeri sendi atau pegal-pegal.
  • Suhu badan meningkat .

Semakin cepat ditangani, kemungkinan penyebab munculnya gejala penyakit pada anak bisa cepat diketahui. Dengan begitu, pengobatan terbaik bisa segera dilakukan sehingga risiko munculnya komplikasi bisa dihindari. 

Jika ragu, ibu bisa segera menghubungi dokter saat Si Kecil mulai menunjukkan gejala penyakit. Biar lebih mudah, pakai aplikasi Halodoc untuk terhubung dengan dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan gejala penyakit yang dialami anak dan dapatkan rekomendasi terbaik dari ahlinya. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi:
CNBC Indonesia. Diakses pada 2022. Wajib Tahu! 2 Cara Penularan Hepatitis Misterius dari IDAI.
IDAI. Diakses pada 2022. Kewaspadaan Dini Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Acute Hepatitis and Adenovirus Infection Among Children — Alabama, October 2021–February 2022