• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 2 Komplikasi yang Disebabkan oleh Kutil Kelamin
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 2 Komplikasi yang Disebabkan oleh Kutil Kelamin

Ketahui 2 Komplikasi yang Disebabkan oleh Kutil Kelamin

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 28 Agustus 2020
Ketahui 2 Komplikasi yang Disebabkan oleh Kutil KelaminKetahui 2 Komplikasi yang Disebabkan oleh Kutil Kelamin

Halodoc, Jakarta - Kutil kelamin adalah salah satu jenis infeksi menular seksual yang paling umum. Kondisi ini disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV), dan akan memengaruhi jaringan lembap di area genital. Mereka bisa terlihat seperti benjolan kecil berwarna daging atau memiliki penampilan seperti kembang kol. Dalam banyak kasus, kutil juga bisa terlalu kecil untuk bisa terlihat.

Beberapa strain virus HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, sementara yang lain dapat menyebabkan kanker. Untungnya ada vaksin yang dapat membantu melindungi dari jenis HPV genital tertentu. Virus kutil kelamin juga dapat ditularkan terlepas dari apakah ada kutil yang terlihat atau tidak. Banyak orang yang dihinggapi virus di tubuhnya tidak menunjukkan gejala tetapi masih dapat menularkannya. Jika kamu memiliki kutil kelamin, pasangan seksual kamu harus menjalani tes karena mereka mungkin memiliki kutil dan tidak mengetahuinya. Ini juga dilakukan untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

Baca juga: 5 Mitos Tentang Penyakit Kutil Kelamin yang Perlu Diluruskan

Komplikasi Akibat Kutil Kelamin

Karena disebabkan oleh virus human papillomavirus, ada beberapa komplikasi infeksi HPV yang bisa terjadi, antara lain: 

  • Kanker. Kanker serviks sangat erat kaitannya dengan infeksi HPV. Jenis HPV tertentu juga dikaitkan dengan kanker vulva, anus, penis, serta mulut dan tenggorokan. Infeksi HPV tidak selalu menyebabkan kanker, tetapi penting bagi wanita untuk melakukan tes pap smear secara teratur, terutama mereka yang telah terinfeksi jenis HPV yang berisiko lebih tinggi.
  • Gangguan Kehamilan. Pada masa kehamilan, kutil bisa membesar, sehingga kamu bisa sulit buang air kecil. Kutil di dinding vagina bisa menghambat peregangan jaringan vagina saat melahirkan. Kutil besar di vulva atau di vagina juga bisa berdarah saat meregang ketika proses melahirkan.

Sangat jarang, bayi yang lahir dari ibu dengan kutil kelamin tertular kutil di tenggorokan. Namun jika terjadi, bayi tersebut mungkin membutuhkan pembedahan untuk mencegah penyumbatan jalan napas

Karena cukup berbahaya, maka kamu perlu rutin memeriksakan diri ke dokter jika kamu merupakan tergolong memiliki risiko yang tinggi tertular kutil kelamin. Namun, kamu juga bisa diskusikan dengan dokter di Halodoc terlebih dahulu mengenai hal ini. Dokter akan selalu siaga memberikan informasi yang kamu butuhkan terkait kutil kelamin.

Baca juga: Kapan Waktu Paling Tepat untuk Vaksin HPV untuk Cegah Kutil Kelamin

Cara Penularan Kutil Kelamin 

Penting diketahui beberapa cara seseorang bisa tertular kutil kelamin, yakni:

  • Kontak kulit-ke-kulit, termasuk hubungan seks vaginal dan anal.
  • Berbagi mainan seks.
  • Seks oral, meski cukup jarang.
  • Virus juga dapat ditularkan ke bayi dari ibunya saat lahir, tetapi ini juga jarang terjadi.

Kamu tidak bisa tertular kutil kelamin dari:

  • Berciuman.
  • Hal-hal seperti berbagi handuk, peralatan makan, cangkir atau tempat duduk toilet.

Baca juga: Ketahui Prosedur Operasi untuk Mengatasi Kutil Kelamin

Gejala Kutil Kelamin

Pada wanita, kutil kelamin bisa tumbuh di vulva, dinding vagina, area antara alat kelamin luar dan anus, saluran anus, dan leher rahim. Sementara pada pria, kondisi ini bisa terjadi di ujung atau batang penis, skrotum, atau anus.

Kutil kelamin juga dapat berkembang di mulut atau tenggorokan seseorang yang melakukan kontak seksual oral dengan orang yang terinfeksi. Ada beberapa tanda dan gejala kutil kelamin meliputi:

  • Pembengkakan kecil, berwarna daging, cokelat atau merah muda di area genital.
  • Bentuk seperti kembang kol yang disebabkan oleh beberapa kutil yang berdekatan.
  • Gatal atau ketidaknyamanan di area genital.
  • Perdarahan saat berhubungan intim.

Kutil kelamin bisa sangat kecil dan datar sehingga tidak terlihat. Namun, jarang sekali, kutil kelamin dapat berkembang biak menjadi kelompok besar, pada seseorang dengan sistem kekebalan yang baik.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Genital Warts. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Genital Warts. 
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Genital Warts.