• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 3 Alasan Kucing Sering Tidur

Ketahui 3 Alasan Kucing Sering Tidur

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui 3 Alasan Kucing Sering Tidur

Halodoc, Jakarta - Kucing adalah salah satu hewan yang sering tidur dalam waktu lama. Namun, saat terjaga hewan yang satu ini bisa benar-benar sangat aktif. Misalnya, membangunkan dirimu untuk mengajak bermain, makan, atau sekadar menikmati kebersamaan. 

Meski begitu ada kalanya kucing peliharaan tak mau diajak bermain, justru memilih untuk tidur atau terlihat bermalas-malasan. Bila diperhatikan secara seksama, kucing cenderung menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur. Rata-rata kucing menghabiskan waktu sebanyak 15 jam untuk tidur dalam satu hari. Bahkan, ada pula yang mencapai 20 jam dalam sehari.

Lantas, sebenarnya apa alasan kucing sering tidur? Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Alergi Lingkungan Bisa Picu Bulu Anjing Peliharaan Rontok

1. Menghemat Energi sebelum Berburu

Salah satu alasan kucing sering tidur untuk menghemat energi sebelum berburu. Kucing memiliki fisiologi predator, yang artinya mereka terbiasa mengejar dan berburu terutama pada malam hari. Kucing dewasa seperti singa memiliki pola tidur yang sama di siang hari dan berburu di malam hari.

Meskipun mereka sebagian besar telah dijinakkan, kucing rumahan masih mempertahankan garis atau sifat liar tersebut. Bahkan, kucing yang sedang bermain akan menunjukkan naluri utama kucing. Contohnya merayap di dalam bayang-bayang, dan tanpa bisikan peringatan akan menerkam mangsa atau target mereka.

Nah, karena berburu atau bermain membutuhkan energi yang banyak, itulah sebabnya kucing butuh mengisi tenaga mereka dengan tidur dalam waktu yang lama. 

2. Faktor Cuaca

Faktor cuaca juga menjadi alasan kucing sering tidur. Perilaku kucing bervariasi tergantung pada ras, usia, temperamen, dan kesehatan mereka secara keseluruhan. Namun, apa pun watak yang dimiliki seekor kucing, pada dasarnya kucing lebih banyak tidur ketika cuaca mengharuskannya. Contohnya, ketika hari sedang turun hujan.

Meskipun kucing kesayanganmu adalah penghuni dalam ruangan eksklusif, hari hujan atau dingin akan membuatnya menguap dan cenderung mengantuk. Sama seperti manusia, bukan?

Baca juga: Ragam Makanan Kesukaan Kucing yang Perlu Diketahui

3. Bersifat krepuskular

Sifat krepuskular yang dimilikinya menjadikan alasan kucing sering tidur sepanjang hari. Krepuskular, artinya mereka paling aktif selama jam-jam fajar dan senja. Itulah sebabnya mereka cenderung tertidur di malam dan siang hari, ketika predator lainnya mungkin berkeliaran. Beberapa kucing mungkin juga aktif di malam hari, terutama saat mereka masih kecil. 

Tapi, kucing juga mudah ‘bergaul’ dan mudah beradaptasi. Artinya, kucing cenderung menyesuaikan kebiasaan tidurnya sehingga ia dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang yang dicintainya, yaitu pemiliknya. Kucing juga akan menyesuaikan pola tidurnya dengan jadwal makannya, itulah sebabnya kucing dalam ruangan lebih banyak tidur daripada kucing yang berkeliaran di luar ruangan.

Meskipun kucing sering menghabiskan waktu untuk tertidur, tapi ketika mereka bangun, mereka pasti akan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Baca juga: Ketahui Porsi Makan yang Tepat untuk Diberikan pada Kucing

Mau tahu lebih jauh mengenai alasan kucing sering tidur? Atau hewan peliharaanmu memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter hewan melalui aplikasi Halodoc.

Selain itu, bagi kamu yang memiliki masalah kesehatan, bisa memeriksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit. Praktis, bukan? 



Referensi:
Rover.com. Diakses pada 2021. Why Do Cats Sleep So Much?
Pet MD. Diakses pada 2021. Why Do Cats Sleep So Much?
FETCH by Web MD. Diakses pada 2021. Nighttime Activity in Cats