• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 3 Penyebab Stroke yang Paling Sering Terjadi

Ketahui 3 Penyebab Stroke yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui 3 Penyebab Stroke yang Paling Sering Terjadi

“Stroke adalah salah satu penyakit berbahaya yang kerap menjadi momok tersendiri. Maka dari itu, penting untuk menghindari penyakit ini sebelum terjadi. Salah satu caranya adalah dengan mengetahui segala penyebab stroke guna menghindarinya.”

Halodoc, Jakarta – Siapa sih yang ingin terserang stroke? Tentu tidak ada pastinya. Penyakit berbahaya ini terjadi akibat adanya sumbatan di otak. Agar tidak terserang penyakit ini, setiap orang perlu menghindari berbagai macam penyebab stroke yang terbilang paling sering untuk terjadi. Untuk lebih lengkapnya, kamu dapat membaca ulasan berikut ini!

Segala Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Stroke

Stroke adalah gangguan yang terjadi saat aliran darah ke bagian otak terputus akibat adanya sumbatan atau hal lainnya. Tanpa adanya oksigen yang cukup di dalam darah, sel-sel otak mulai mati dalam beberapa menit. Kehilangan suplai darah ini bisa disebabkan oleh iskemik, yaitu kekurangan aliran darah, atau hemoragik karena pendarahan ke jaringan otak.

Baca juga: Apa Saja Penyebab Stroke? Ini Jawabannya

Stroke merupakan keadaan darurat medis karena jika tidak mendapatkan penanganan segera dapat menyebabkan kematian atau cacat permanen. Untuk membantu mencegah terjadinya penyakit stroke, pastikan untuk mengetahui beberapa hal yang dapat menjadi penyebab stroke, terutama yang paling sering terjadi.

Nah, berikut adalah beberapa penyebab stroke yang paling sering terjadi:

1. Tekanan Darah Tinggi

Penyebab stroke pertama yang paling sering terjadi adalah gangguan tekanan darah tinggi. Masalah ini terjadi saat tekanan darah di arteri dan pembuluh darah lainnya terlalu tinggi. Tekanan darah yang terlampau tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika terjadi di otak, maka seseorang dapat mengidap stroke hemoragik.

Selain itu, pembuluh darah yang pecah dapat membuat darah masuk ke bagian lainnya dan merusak jaringan di otak. Jika tekanan darah kamu di angka 140/90 atau bahkan lebih tinggi, ada baiknya untuk memeriksakan diri. Apabila kamu telah terdiagnosis tekanan darah tinggi, perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin.

Kamu juga dapat melakukan pemesanan terhadap pemeriksaan fisik secara rutin di beberapa rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Halodoc. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih tempat pemeriksaan yang sesuai dengan keinginan dan jam yang diinginkan. Maka dari itu, unduh aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Hati-Hati, 7 Keluhan Ini Bisa Menandai Stroke Ringan

2. Kolesterol Tinggi

Seseorang yang mengidap masalah kolesterol tinggi juga dapat menjadi salah satu penyebab dari stroke. Kolesterol tinggi terjadi saat tubuh mengonsumsi lebih banyak kolesterol daripada yang digunakan. Jika zat ini menumpuk di arteri, terutama di otak, dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah, sehingga terjadi stroke.

Untuk menurunkan risiko terjadinya stroke, penting untuk melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin. Tes darah adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memastikan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi di dalam darah. Dengan begitu, berbagai cara dapat dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi tersebut.

3. Penyakit Jantung

Gangguan pada jantung juga dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Contohnya, penyakit arteri koroner dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke akibat plak yang menumpuk di arteri dan menghalangi aliran darah yang kaya oksigen ke otak. Kondisi jantung lainnya, seperti cacat katup jantung dan ruang jantung yang membesar, dapat menimbulkan pembekuan darah yang akhirnya menjadi penyebab terjadinya stroke.

Baca juga: 7 Penyebab Stroke Menyerang Usia Muda

Itulah beberapa penyebab stroke yang paling sering terjadi, sehingga patut untuk dihindari. Pastikan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan melakukan pemeriksaan rutin, terlebih lagi jika kamu telah didiagnosis oleh beberapa penyakit yang telah disebutkan sebelumnya.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2021. Conditions That Increase Risk for Stroke.
Medicine Net. Diakses pada 2021. Stroke.