• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Faktor Risiko Seseorang Mengidap Aerophobia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Faktor Risiko Seseorang Mengidap Aerophobia

Ketahui 4 Faktor Risiko Seseorang Mengidap Aerophobia

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 08 Desember 2022

“Aerophobia menyebabkan seseorang takut untuk melakukan penerbangan. Kondisi ini bisa dipicu oleh faktor risiko seperti pengalaman traumatis hingga penyakit tertentu.”

Ketahui 4 Faktor Risiko Seseorang Mengidap AerophobiaKetahui 4 Faktor Risiko Seseorang Mengidap Aerophobia

Halodoc, Jakarta – Pesawat menjadi salah satu moda transportasi yang bisa kamu gunakan untuk bepergian ke beberapa daerah dengan waktu yang singkat. Namun, bagi pengidap aerophobia, bepergian menggunakan pesawat adalah hal yang tidak bisa dilakukan karena mereka sangat takut untuk melakukan penerbangan.

Orang yang mengidap kondisi ini selalu menghindari penerbangan dengan cara papun untuk menghilangkan rasa takut atau cemas yang ia rasakan. Selain akibat pengalaman traumatis, aerophobia juga berkaitan dengan beberapa jenis fobia lainnya yang bisa memicu kondisi ini. 

Inilah Faktor Risiko Aerophobia

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, aerophobia adalah salah satu jenis fobia yang menyebabkan seseorang merasakan ketakutan saat akan melakukan penerbangan, khususnya menggunakan pesawat. Seseorang dengan kondisi ini bisa mengalami perasaan ketakutan yang berbeda tergantung situasi. Seperti misalnya, ada yang merasa sangat takut saat pesawat akan take-off atau landing hingga ketakutan berada di dalam pesawat dalam waktu yang cukup lama.

Tidak ada penyebab pasti yang membuat seseorang mengalami fobia ini. Namun, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami aerophobia, seperti:

1. Pengalaman Traumatis

Seseorang yang pernah mengalami pengalaman traumatis saat menaiki pesawat bisa mengalami kondisi ini. Seperti misalnya pernah mengalami turbulensi yang cukup parah sehingga menyebabkan kepanikan.

Selain itu, memiliki riwayat keluarga atau orang terdekat yang pernah mengalami kecelakaan pesawat juga bisa menyebabkan seseorang menjadi takut untuk melakukan penerbangan dengan pesawat.

2. Terpapar Informasi yang Kurang Tepat

Seringnya terpapar informasi mengenai pesawat yang hilang, kecelakaan pesawat, hingga tindakan terorisme di dalam pesawat bisa membuat sebagian orang merasa takut dan cemas saat harus bepergian menggunakan pesawat.

3. Mengidap Beberapa Fobia Lainnya

Jika kamu memiliki riwayat terhadap jenis fobia lainnya, maka ini bisa menyebabkan acrophobia semakin memburuk. Beberapa di antarnya adalah fobia ketinggian, fobia tempat kecil, fobia terhadap penyakit, hingga fobia sosial.

4. Memiliki Penyakit Tertentu

Beberapa penyakit fisik tertentu juga dapat membuat seseorang takut melakukan penerbangan karena dapat menyebabkan perburukan gejala kesehatan, seperti:

  • Sinus. Penyakit ini dapat menyebabkan pusing atau sakit telinga yang cukup parah selama penerbangan.
  • Pilek. Melakukan penerbangan saat kondisi pilek berisiko meningkatkan vertigo di dalam pesawat.
  • Penyakit Kardiovaskular. Penyakit ini berisiko meningkatkan gumpalan darah yang dapat mengembangkan trombosis vena selama penerbangan.

Pastikan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit pilihan menggunakan Halodoc sebelum kamu melakukan penerbangan atau perjalanan jauh. Kamu pun bisa bertanya langsung dengan psikolog atau psikiater untuk meminta saran agar gejala fobia tidak kambuh sebelum bepergian.

Dengan begitu kamu bisa melakukan pencegahan agar gejala tidak makin memburuk saat perjalanan. Tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Pengobatan Aerophobia

Aerophobia menjadi salah satu jenis fobia yang dapat diatasi dengan berbagai perawatan. Berikut perawatan yang bisa kamu lakukan:

1. Psikoterapi

Terapi perilaku kognitif menjadi salah satu pilihan perawatan yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi kondisi ini. Terapi ini dilakukan agar pengidap mampu mengubah pikiran negatif yang menyebabkan perilaku ketakutan.

2. Penggunaan Obat-Obatan

Penggunaan obat-obatan juga digunakan untuk meringankan gejala yang terkait dengan gangguan kecemasan.

Tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk mencegah fobia jenis ini. Namun, untuk meringankan gejala yang muncul sebaiknya hindari mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein atau alkohol sebelum melakukan penerbangan.

Kamu juga bisa mencari tahu informasi mengenai jenis pesawat atau cuaca yang akan kamu hadapi saat penerbangan nanti. Hal ini dilakukan untuk membuat rasa takut atau cemas bisa berkurang.

Selain itu, coba buat distraksi saat berada di dalam pesawat dengan membawa buku, mendengarkan lagu, atau menyaksikan tayangan yang menyenangkan. Jangan lupa untuk lakukan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam agar kamu bisa mengontrol rasa cemas atau takut yang kamu rasakan.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Aerophobia (Fear of Flying).
Very Well Mind. Diakses pada 2022. Aerophobia: The Fear of Flying.