• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Komplikasi Penyakit Flu yang Perlu Diwaspadai

Ketahui 4 Komplikasi Penyakit Flu yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Sebaiknya jangan anggap remeh penyakit flu atau influenza. Penyakit ini sering dianggap ringan, padahal dalam beberapa kasus, jenis-jenis penyakit flu dapat menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Terutama perlu kamu ketahui bahwa flu dan pilek adalah dua penyakit yang berbeda.

Flu dapat menimbulkan gejala yang lebih parah dibanding pilek. Gejalanya bisa menyebabkan demam tinggi, sakit kepala yang tak kunjung hilang, serta nyeri otot. Pada beberapa orang dapat menunjukkan gejala yang lebih parah. Terutama pada bayi, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Orang dengan kondisi ini berisiko mengalami komplikasi jika mengalami flu. Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi?

Baca juga: Sakit Flu Tak Kunjung Sembuh, Perlukah ke Dokter Spesialis?

Pneumonia

Kondisi ini merupakan radang paru-paru yang dapat menyebabkan kantung udara berisi nanah dan lending. Keadaan ini dapat menghalangi oksigen mencapai aliran darah. Apabila darah mengandung terlalu sedikit oksigen, maka organ, jaringan, dan sel tubuh tidak mampu bekerja dengan optimal sehingga dapat menyebabkan kematian. 

Jika kondisi ini tidak segera dirawat, pneumonia akibat virus flu akan menyebabkan penumpukan cairan dalam paru-paru. Kemudian, virus dan bakteri menyebar ke aliran darah dan mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). 

Agar lebih waspada dan mengetahui apakah flu yang kamu alami bertambah parah dan berubah menjadi pneumonia, maka kamu perlu memperhatikan apa saja gejalanya. Perlu kamu ketahui bahwa flu dalam menimbulkan gejala yang ringan hingga berat, seperti demam, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, sakit kepala, mual dan muntah, diare, dan terasa pegal-pegal. 

Sinusitis

Gangguan ini terjadi akibat peradangan pada rongga saluran hidung. Gejala yang terjadi ketika flu dapat menyebabkan sinusitis, di antaranya:

  • Penyumbatan hidung semakin parah;
  • Sakit tenggorokan;
  • Sakit di pipi, rahang atas, dan gigi;
  • Muncul bengkak di dekat mata. 

Infeksi Telinga

Kondisi yang juga dikenal sebagai otitis media ini terjadi akibat peradangan dan pembengkakan yang ada di telinga bagian tengah. Komplikasi ini sering terjadi sebab telinga tengah terhubung dengan saluran pernapasan atas. 

Saat virus flu berkembang biak di saluran pernapasan, ada kemungkinan virus masuk menuju telinga. Gejala yang dapat dirasakan berupa: berkurangnya kemampuan mendengar, keluar cairan dari telinga, demam dan menggigil, dan terasa nyeri di telinga. 

Baca juga: Sering Tertular Flu, Perlukah Lakukan Tes Imun?

Bronkitis

Penyakit ini adalah bentuk dari komplikasi lain yang diakibatkan flu. Kondisi ini disebabkan oleh iritasi pada selaput lendir yang ada di bronkus paru-paru. Gejala yang mungkin terasa meliputi batuk berdahak, rasa sesak di dada, dan demam serta menggigil.

Pengobatan Berbeda dengan Pengobatan Flu Biasa

Jika kamu mengalami komplikasi penyakit flu, maka penanganan untuk mengobati influenza tidak akan berpengaruh. Dokter perlu melihat kembali apa saja gejala yang kamu rasakan. Kemungkinan kamu perlu menjalani beberapa pemeriksaan kesehatan agar dapat memastikan komplikasi seperti apa yang terjadi pada tubuh. 

Agar tidak mengalami komplikasi, maka penyakit flu harus diobati dengan cara yang cepat. Maka itulah kamu perlu memperhatikan gejala flu yang muncul. Ini agar dokter dapat mempertimbangkan apakah kamu perlu ke dokter atau tidak. 

Jika gejala menyerang saluran napas atas, seperti hidung tersumbat, berair, dan gatal, maka kemungkinan kamu sedang mengalami pilek. Gangguan ini biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam kurun 3-5 hari dengan konsumsi obat tanpa resep. 

Baca juga: Sering Tertukar, Inilah Bedanya Pilek dan Flu

Beda halnya jika gejala diiringi dengan sakit kepala parah, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan demam tinggi. Maka ini menandakan terjadinya flu. Segera bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai kondisi yang kamu alami. Yuk, segera download aplikasi Halodoc agar interaksi dengan dokter lebih praktis dan nyaman.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Flu Symptoms and Complications
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Influenza