• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Komplikasi yang Disebabkan oleh Multiple Myeloma
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Komplikasi yang Disebabkan oleh Multiple Myeloma

Ketahui 4 Komplikasi yang Disebabkan oleh Multiple Myeloma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 14 Agustus 2020
Ketahui 4 Komplikasi yang Disebabkan oleh Multiple Myeloma

Halodoc, Jakarta - Multiple myeloma adalah kanker yang terbentuk dalam jenis sel darah putih yang disebut sel plasma. Sel plasma ini seharusnya membantu melawan infeksi dengan membuat antibodi yang mengenali dan menyerang kuman. Multiple myeloma menyebabkan sel kanker menumpuk di sumsum tulang, di mana mereka mengeluarkan sel darah yang sehat. Alih-alih menghasilkan antibodi yang bermanfaat, sel kanker malah menghasilkan protein abnormal yang dapat menyebabkan komplikasi.

Tanda dan gejala multiple myeloma dapat bervariasi dan, pada awal penyakit, mungkin tidak ditemukan gejala sama sekali. Namun, beberapa gejala yang mungkin terjadi bisa meliputi nyeri tulang, terutama di tulang belakang atau dada, rasa mual, sembelit, kehilangan selera makan, kebingungan, kelelahan. Mereka yang mengidap multiple myeloma juga bisa alami infeksi yang sering terjadi, penurunan berat badan, kelemahan atau mati rasa di kaki, dan rasa haus yang berlebihan.

Baca juga: Kenali 5 Metode Pengobatan untuk Multiple Myeloma


Komplikasi Akibat Multiple Myeloma

Ada beberapa jenis komplikasi multiple myeloma yang bisa terjadi jika pengidapnya tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Komplikasi tersebut meliputi:

  • Infeksi yang Lebih Sering Terjadi. Sel myeloma dapat menghambat kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.
  • Gangguan Tulang. Multiple myeloma juga dapat memengaruhi tulang, menyebabkan nyeri tulang, tulang menipis, dan patah tulang.
  • Melemahnya Fungsi Ginjal. Multiple myeloma dapat menyebabkan masalah pada fungsi ginjal, termasuk gagal ginjal. Kadar kalsium yang lebih tinggi dalam darah yang terkait dengan pengikisan tulang dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring limbah dalam darah. Protein yang diproduksi oleh sel myeloma juga dapat menyebabkan masalah serupa.
  • Anemia. Saat sel myeloma mengeluarkan sel darah normal, multiple myeloma juga dapat menyebabkan anemia dan masalah darah lainnya.

Ingat, perawatan yang dilakukan sesegera mungkin setelah kamu mengenali gejalanya adalah hal yang penting untuk mencegah komplikasi ini. Kamu pun bisa mendikusikan dengan dokter di Halodoc apakah gejala yang kamu alami terkait dengan multiple myeloma atau bukan. Dokter di Halodoc akan selalu siaga memberikan semua saran kesehatan yang kamu butuhkan.

Baca juga: Pengidap Multiple Myeloma Bisakah Sembuh Total?


Apa Penyebab Multiple Myeloma? 

Sayangnya, hingga kini tidak jelas apa yang menyebabkan multiple myeloma. Para ahli menduga myeloma dimulai dengan satu sel plasma abnormal di sumsum tulang, yakni jaringan lunak penghasil darah yang mengisi di tengah sebagian besar tulang. Sel abnormal ini pun kemudian berkembang biak dengan cepat.

Karena sel kanker tidak matang dan kemudian mati seperti sel normal, mereka menumpuk, yang pada akhirnya membanjiri produksi sel sehat. Di sumsum tulang, sel myeloma mengeluarkan sel darah putih dan sel darah merah yang sehat, menyebabkan kelelahan dan ketidakmampuan untuk melawan infeksi.

Sel myeloma terus berusaha memproduksi antibodi, seperti yang dilakukan sel plasma yang sehat, tetapi sel myeloma menghasilkan antibodi abnormal yang tidak dapat digunakan tubuh. Sebaliknya, antibodi abnormal (protein monoklonal, atau protein M) menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan masalah seperti kerusakan ginjal. Sel kanker juga dapat menyebabkan kerusakan pada tulang sehingga meningkatkan risiko patah tulang.

Multiple myeloma juga hampir selalu dimulai sebagai kondisi yang relatif jinak yang disebut monoclonal gammopathy of undetermined significance (MGUS). MGUS, seperti multiple myeloma, ditandai dengan adanya protein M (yang diproduksi oleh sel plasma abnormal) dalam darah. Namun, pada MGUS, kadar protein M lebih rendah dan tidak terjadi kerusakan pada tubuh.

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang alami multiple myeloma, antara lain: 

  • Berusia lebih dari 65 tahun.
  • Berjenis kelamin laki-laki.
  • Keturunan Afrika-Amerika.
  • Memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa. 
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Telah terpapar radiasi
  • Pernah berkontak dengan bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan karet, pertukangan kayu, atau pemadam kebakaran; atau dalam herbisida.

Baca juga: Pengidap Multiple Myeloma Hindari Makanan Ini

Itulah informasi mengenai multiple myeloma. Jika kamu masih memiliki pertanyaan akan hal ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di Halodoc, ya!


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Multiple Myeloma.
National University Cancer Institute Singapore. Diakses pada 2020. Multiple Myeloma.
WebMD. Diakses pada 2020. Multiple Myeloma.