• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kulit

Ketahui 4 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
 Ketahui 4 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kulit

Halodoc, Jakarta - Mendapatkan kulit yang sehat tidak hanya bergantung pada penggunaan produk kecantikan. Puasa dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh, yang selanjutnya dapat berdampak pada kesehatan tubuh kulit. Selain itu, puasa dapat memberikan manfaat anti-penuaan. 

Puasa membuat kamu membatasi konsumsi kalori, sehingga meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh. Ketika berpuasa, tubuh akan kelaparan dalam waktu tertentu yang menyebabkan perubahan metabolisme. Perubahan ini akan mengarahkan ke tingkat purin dan pirimidin yang lebih tinggi dalam tubuh, sehingga memicu pertambahan antioksidan dalam tubuh. Nah, pertambahan antioksidan inilah yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan termasuk kesehatan kulit.

Baca juga: Ini Fakta Seputar Metabolisme Tubuh Manusia

Kunci Kesehatan Kulit Melalui Puasa

Kulit bercahaya, kencang, dan bersih bisa diperoleh dengan menjalankan pola makan yang baik, tidur nyenyak, dan olahraga. Apa pun yang kamu lakukan untuk mengurangi stres, mengurangi peradangan, dan mengatur gula darah dapat memberikan efek menguntungkan tidak hanya pada kesehatan kulit, tetapi juga tubuh secara keseluruhan. Bagaimana puasa secara khusus memberikan manfaat kesehatan pada tubuh?

1. Mengurangi Pertumbuhan Jerawat

Gula juga bisa menjadi penyebab masalah pada pertumbuhan jerawat. Saat insulin tinggi, hormon menerima isyarat untuk memproduksi lebih banyak sebum. Sebum adalah zat berminyak yang menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Puasa dapat mencegah timbulnya jerawat lewat berkurangnya konsumsi makanan manis. 

2. Mengurangi Dampak Penuaan

Puasa dan makan sehat dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan sehat, yang selanjutnya mengarah pada penguatan metabolisme dan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Meningkatnya tingkat antioksidan dapat mengarah pada kulit yang sehat dan mengurangi penuaan kulit.

3. Puasa Mengurangi Peradangan pada Kulit

Puasa dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit, terutama buat kamu yang mengalami gangguan psoriasis. Ternyata ada korelasi nyata antara psoriasis dan diabetes, obesitas, hipertensi, dan dislipidemia. Dislipidemia adalah kondisi jumlah lemak yang tidak normal dalam darah, dan ini terkait dengan pola makan yang buruk atau kurang olahraga. Tidak hanya memicu gangguan kulit, kondisi-kondisi yang disebutkan tadi dapat menempatkan kamu pada risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Baca juga: 5 Pengobatan Alami untuk Menyembuhkan Kudis

Sebuah penelitian mengenai diet dan puasa menyebutkan puasa dapat bermanfaat mengurangi gangguan autoimun seperti psoriasis. Soalnya puasa memiliki efek positif pada peningkatan sel T helper dan sitokin anti-inflamasi, yang mengurangi peradangan dan menenangkan sistem kekebalan yang terlalu aktif.

4. Menurunkan Stres

Tahukah kamu kalau kesehatan kulit juga terkait dengan kondisi pikiran. Jika kamu kerap mengalami gangguan kesehatan kulit itu bisa jadi karena kamu mengalami stres. Saat stres, tubuh akan melepaskan hormon stres kortisol, yang memicu timbulnya jerawat. Stres juga memperburuk kondisi terkait peradangan seperti psoriasis dan dermatitis seboroik. Rosacea, gatal-gatal, dan vitiligo semuanya diperburuk atau dipicu sebagian oleh stres. 

Puasa dapat menjadi semacam terapi meredakan stres, selain meditasi, olahraga, dan yoga. Puasa sedikit banyak membantu menenangkan pikiran. Ini terkait koneksi otak ke kulit yang hasilnya juga terlihat di tubuh. Berpuasa dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis dan menurunkan produksi kortisol.

Baca juga: Jenis-Jenis Obat Herpes Kulit yang Perlu Diketahui

Jika kamu punya masalah dengan kesehatan kulit dan ingin mencari solusinya, tanyakan saja langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc! Butuh membeli obat tanpa harus keluar rumah juga bisa banget dilakukan lewat Halodoc.

Referensi:
Times of India. Diakses pada 2021. Fasting can slow down ageing!
Being Patient. Diakses pada 2021. New Evidence Shows Fasting May Slow Down Aging.