• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Mitos Makanan untuk Pengidap Diabetes
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 4 Mitos Makanan untuk Pengidap Diabetes

Ketahui 4 Mitos Makanan untuk Pengidap Diabetes

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 April 2022

“Agar bisa mengendalikan kadar gula darah dengan baik, pengidap diabetes perlu memperhatikan pola makannya sehari-hari. Namun, ada banyak mitos makanan diabetes yang perlu dicari tahu dulu kebenarannya agar pengidap bisa menikmati makanan dengan aman.”

Ketahui 4 Mitos Makanan untuk Pengidap Diabetes

Halodoc, Jakarta – Di Indonesia, diabetes termasuk penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi. Data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi sebanyak 10,3 juta jiwa. 

Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada umur 15 tahun sebesar 2 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan prevalensi diabetes melitus pada penduduk 15 tahun pada hasil Riskesdas 2013 sebesar 1,5 persen.

Diabetes adalah penyakit yang ditandai oleh ketidakmampuan tubuh dalam menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah). Alhasil, kondisi ini membuat insulin tidak dapat bekerja optimal, menyebabkan gula darah meningkat di atas normal. Tingginya gula darah ini membuat banyak orang menduga bahwa penyebab diabetes adalah makanan manis. Namun, apakah hal itu benar? Agar lebih jelas, simak mitos makanan pengidap diabetes di sini, yuk. 

Berbagai Mitos Makanan untuk Pengidap Diabetes

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula darahnya adalah dengan memperhatikan pola makannya sehari-hari. Makanan dan diabetes memang tidak dipungkiri saling berkaitan. 

Namun, ada begitu banyak mitos makanan untuk pengidap diabetes yang beredar di luar sana, sehingga sering kali membuat pengidap bingung menentukan jenis makanan yang tepat bagi kondisinya. 

Nah, berikut beberapa mitos makanan untuk diabetes dan faktanya:

Mitos 1: “Jangan Konsumsi Gula, Nanti Diabetes”

Terlalu banyak konsumsi gula memang membuat kamu rentan mengalami diabetes. Namun, bukan berarti kamu enggak boleh mengonsumsi gula. Kamu hanya perlu membatasi konsumsi gula harian, setidaknya 50 gram per hari (setara 4 sendok) sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI. 

Bagi pengidap diabetes, kamu perlu mengontrol dan menjaga asupan gula sesuai anjuran dokter. Jadi, kamu tetap bisa mengonsumsi gula sambil tetap menjaga dan mempertahankan kadar gula darah di level normal. Jika kamu ragu, berikut adalah aturan makanan manis untuk pengidap diabetes:

  • Makan makanan manis dalam porsi kecil.
  • Ganti dengan camilan manis yang sehat seperti buah-buahan.
  • Kombinasikan makanan manis dengan makanan lain seperti sayur, protein, dan kacang-kacangan.
  • Periksa label makanan manis yang kamu makan untuk mengetahui kadar gula dan karbohidrat di dalamnya.
  • Buat momen khusus untuk mengonsumsi makanan tertentu. Misalnya, makan makanan manis di hari ulang tahun atau hari spesial lainnya.

Mitos 2: “Pengidap Diabetes Pantang Konsumsi Karbohidrat”

Bukannya tidak boleh, melainkan pengidap diabetes perlu memperhatikan tipe dan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Karbohidrat yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pengidap diabetes adalah karbohidrat dengan indeks glikemik (IG) rendah. 

Contohnya seperti beras merah, roti gandum, buah (seperti: apel, pisang, jeruk, dan salak), sayur (seperti: kol, wortel, sawi), dan kacang-kacangan (seperti: kacang tanah, kacang mede, dan kacang merah). Sebisa mungkin, usahakan agar jumlah karbohidrat yang dikonsumsi tidak lebih dari seperempat piring makananmu, ya.

Mitos 3: “Pengidap Diabetes Boleh Konsumsi Makanan Berlemak”

Justru pengidap diabetes tidak dianjurkan untuk banyak mengonsumsi lemak. Itu mengapa sebisa mungkin pengidap diabetes harus menghindari makanan yang banyak mengandung lemak. Misalnya seperti daging berlemak, produk susu tinggi lemak, makanan yang digoreng, dan kulit ayam. Sebab menurut American Heart Association menyebutkan bahwa pengidap diabetes tipe 2 berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

Meski mengidap diabetes, kamu tetap bisa menikmati makanan yang kamu suka. Sebab menahan diri untuk mengonsumsi makanan tertentu (misalkan makanan manis) bisa membuat kamu mengalami binge eating atau makan secara berlebihan. 

Mitos 4: “Buah Tidak Baik untuk Pengidap Diabetes”

Tidak ada buah yang dilarang dalam pola makan bagi pengidap diabetes. Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah utuh sebenarnya bisa dikaitkan dengan peningkatan kadar insulin dan kontrol gula darah yang lebih baik. Hal itu karena kebanyakan buah utuh kaya akan nutrisi, termasuk serat, yang bisa meningkatkan kadar gula darah yang sehat.

Bagi pengidap diabetes, sebaiknya pilihlah buah-buahan yang rendah gula. Contohnya seperti apel, berbagai jenis buah beri (stroberi, bluberi, dan lain-lain), dan jeruk bali. Namun, memang benar bahwa beberapa buah mengandung lebih banyak gula alami daripada yang lain. Oleh karena itu, konsumsilah buah dalam porsi yang tepat.

Selain dengan mengatur pola makan sehat yang ramah diabetes, penting juga bagi pengidap diabetes untuk memeriksakan diri secara berkala ke dokter. 

Nah, periksa kesehatan ke dokter sekarang sudah lebih praktis dengan adanya aplikasi Halodoc. Kamu cukup download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play, lalu buat janji di rumah sakit pilihan kamu melalui fitur Doctor Appointment. Jadi, yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga. 

Referensi:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2022. Lindungi Keluarga Dari Diabetes.
Healthline. Diakses pada 2022. 9 Diabetes Diet Myths
Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2022. Diabetes Melitus.