• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 6 Gejala Kemunculan Jamur Kuku
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 6 Gejala Kemunculan Jamur Kuku

Ketahui 6 Gejala Kemunculan Jamur Kuku

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 30 Maret 2022

“Keberadaan jamur kuku bisa menyebabkan perubahan pada warna kuku. Kuku yang sehat umumnya berwarna cerah atau setidaknya sewarna dengan kulitmu.”

Ketahui 6 Gejala Kemunculan Jamur Kuku

Halodoc, Jakarta – Jamur kuku atau juga dikenal dalam istilah kesehatan disebut onikomikosis, adalah suatu kelainan yang bisa terjadi pada kuku jari tangan maupun kaki. Jamur kuku ditandai dengan timbulnya titik putih atau warna kuning di ujung kuku yang lama kelamaan menyebabkan perubahan warna, penebalan, retak di bagian ujungnya, atau pengelupasan saat infeksi jamur kuku sudah menyebar semakin dalam. 

Kondisi ini bisa terjadi bukan hanya pada satu jari, melainkan bisa terjadi pada lebih dari satu jari. Pada umumnya jamur berkembang pada lingkungan lembap dan hangat yang bisa masuk ke dalam kulit melalui luka sayatan yang sangat kecil. Informasi selengkapnya mengenai gejala jamur kuku bisa dibaca di sini!

Gejala Jamur Kuku

Jamur kuku bisa muncul saat seseorang mengalami tanda-tanda yang terjadi pada kukunya seperti berikut:

1. Berubah Bentuk

Pada dasarnya semua orang memiliki bentuk kuku yang berbeda-beda. Kalau penampakan kukumu menjadi tidak biasa dibanding sebelumnya, hal ini mungkin menjadi salah satu gejala jamur kuku.

2. Berwarna Kehitaman

Keberadaan jamur kuku bisa menyebabkan perubahan pada warna kuku. Kuku yang sehat umumnya berwarna cerah atau setidaknya sewarna dengan kulitmu. Apabila warna kukumu mendadak menghitam, berarti ada masalah pada kuku yang bisa jadi dipicu jamur kuku.

3. Kuku Mengeluarkan Bau Tidak Sedap

Kuku yang tidak dirawat biasanya akan memicu bau tidak sedap. Ini adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, jika kuku mengeluarkan bau yang tidak sedap dibanding biasanya dan meski dibersihkan tetap mengeluarkan sensasi bau, bisa jadi kamu terserang jamur kuku.

4. Kusam dan Tidak Cerah

Tadi sudah disinggung kalau perubahan warna menghitam menjadi tanda atau gejala jamur pada kuku. Namun, tidak melulu menghitam, terkadang juga perubahan warna menguning bisa menjadi gejala jamur kuku. 

5. Rapuh atau Retak

Keberadaan jamur pada kuku bisa membuat kuku menjadi rapuh dan retak. Ini dikarenakan jamur sudah menginvasi kuku yang membuat kuku kehilangan ketahanan dan kekuatannya. Ketika jamur semakin menjadi menginfeksi kuku, kuku akan retak, rapuh dan bukan tak mungkin juga masuk ke kulit jari-jari tangan ataupun kaki.

6. Rasa Nyeri pada Area yang Terkena Jamur 

Jamur kuku juga bisa menyebabkan terpisahnya kuku dari alas kuku, sehingga pengidap akan merasakan nyeri pada ujung kuku kaki atau tangan. Perlu diketahui juga jika jamur kuku bisa menular dari satu orang ke orang lainnya. Oleh karena itu lebih baik hindari sumber penularan seperti pemakaian sepatu yang sudah lama atau kaos kaki dalam jangka waktu lama, karena akan mengandung spora jamur.

Penanganan Kondisi Jamur pada Kuku

Seiring bertambahnya usia seseorang, kuku menjadi lebih rapuh dan juga kering. Selain itu penyebab lainnya adalah daya tahan tubuh menurun, berkurangnya sirkulasi darah menuju area kaki atau tangan, adanya riwayat infeksi jamur pada kaki, peningkatan produksi keringat, pertumbuhan kuku yang semakin lambat karena terdapat cedera pada kulit atau kuku, mengidap kurap kaki (tinea pedis), mengidap  penyakit seperti diabetes, dan gangguan sirkulasi juga berperan menumbuhkan jamur kuku. 

Untuk mengobati jamur kuku, terdapat beberapa obat yang bisa kamu gunakan dalam beberapa bentuk, yakni: 

1. Obat antijamur oral seperti terbinafine dan itraconazole yang biasanya diresepkan oleh dokter, yang dipercaya bisa membantu lapisan kuku baru tumbuh perlahan dan menggantikan kuku lama yang sudah terinfeksi jamur. 

2. Obat krim kuku antijamur ini juga sering disarankan oleh dokter untuk dioleskan pada kuku yang terinfeksi setelah direndam. 

3. Obat poles kuku seperti Ciclopirox yang merupakan obat poles kuku antijamur juga direkomendasikan oleh dokter dengan dosis satu kali sehari. Perlu diketahui jika jangka waktu penggunaan obat ini tergolong cukup lama yakni bisa mencapai satu tahun.

Jika kamu mengalami gejala-gejala jamur kuku seperti yang dijelaskan sebelumnya dan butuh informasi lebih lanjut mengenai penanganannya, hubungi saja dokter di Halodoc.  Segera download Halodoc untuk mendapatkan update seputar tips kesehatan lainnya!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Nail Fungus.
East on Dermatology. Diakses pada 2022. Why You Should Never Let Toenail Fungus Go Untreated.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Fungal Nail Infections.