• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 7 Tanda Seseorang Alami Gejala Penyakit Liver

Ketahui 7 Tanda Seseorang Alami Gejala Penyakit Liver

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Hati adalah organ yang terletak di sisi kanan perut, lebih tepatnya di bawah tulang rusuk. Hati penting untuk mencerna makanan dan membersihkan tubuh dari limbah dan zat beracun. Masalah hati atau liver dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti virus, kecanduan alkohol, dan obesitas. Namun, penyakit liver juga kerap diturunkan secara genetik.

Liver adalah organ dalam tubuh yang mampu mengganti sel yang rusak. Jika sel-sel yang dibutuhkan hilang, maka liver mungkin tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh. Seiring waktu, liver yang tidak kunjung diobati bisa berkembang menjadi jaringan parut (sirosis) yang menyebabkan gagal hati dan bisa mengancam jiwa. Untuk itu, penting untuk mengetahui tanda dan gejala liver untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. 

Baca juga: 5 Penyebab Gangguan Liver yang Mesti Dihindari

Perhatikan Tanda dan Gejala Penyakit Liver

Jenis penyakit liver sebenarnya sangat beragam, semua tergantung pada penyebabnya yang berbeda-beda. Namun, melansir dari Mayo Clinic, berikut tanda umum seseorang mengalami penyakit liver, seperti: 

  • Mata yang tampak kekuningan (jaundice);
  • Bengkak di kaki dan pergelangan kaki;
  • Kulit terasa gatal-gatal;
  • Warna urine gelap;
  • Warna tinja pucat;
  • Kehilangan selera makan;
  • Cenderung mudah memar.

Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Sebelum mengunjungi rumah sakit, kini kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu lewat aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Baca juga: SGPT Tinggi Sudah Pasti Terkena Liver?

Cara Mencegah Penyakit Liver

Faktanya, mencegah penyakit memang jauh lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, lakukan gaya hidup berikut ini untuk mencegah berkembangnya penyakit liver, yaitu:

  • Minum alkohol secukupnya. Pastikan minum alkohol tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria. 
  • Hindari perilaku berisiko. Gunakan kondom saat berhubungan intim. Jika kamu berencana memiliki tato atau tindik badan, pastikan kebersihan dan keamanan saat memilih toko. Hindari penggunaan obat intravena tanpa resep dari dokter dan jangan berbagi jarum suntik.
  • Dapatkan vaksinasi. Jika kamu berisiko tinggi tertular hepatitis atau telah terinfeksi virus hepatitis apa pun, periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah kamu perlu mendapat vaksin hepatitis A dan hepatitis B.
  • Gunakan obat dengan bijak. Konsumsi obat resep dan nonresep hanya bila diperlukan dan hanya dalam dosis yang dianjurkan. Jangan mencampur obat dan alkohol. Bicaralah dengan dokter sebelum mencampur suplemen herbal dengan obat-obatan lain tanpa resep.
  • Hindari kontak dengan cairan tubuh orang lain. Virus hepatitis bisa ditularkan melalui jarum suntik yang tidak disengaja atau pembersihan darah atau cairan tubuh yang tidak tepat.
  • Rutin cuci tangan. Cuci tangan dengan benar sebelum makan atau menyiapkan makanan. 
  • Berhati-hatilah dengan semprotan aerosol. Pastikan untuk menggunakan produk ini di area yang berventilasi baik dan kenakan masker saat menyemprotkan insektisida, fungisida, cat, dan bahan kimia beracun lainnya. Selalu ikuti instruksi dari pabriknya.
  • Lindungi kulit. Saat menggunakan insektisida dan bahan kimia beracun lainnya, kenakan sarung tangan, lengan panjang, topi dan masker agar bahan kimia tidak terserap melalui kulit.
  • Pertahankan berat badan yang sehat. Obesitas dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati.

Baca juga: 5 Cara Melakukan Detoks untuk Liver Secara Alami

Itulah informasi mengenai tanda seseorang mengalami penyakit liver yang perlu diketahui. Kalau kamu punya pertanyaan lain mengenai liver, hubungi dokter Halodoc saja. Melalui aplikasi, kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Liver disease. 
Healthline. Diakses pada 2020. Liver Diseases 101.