• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Adenovirus yang Diduga Penyebab Hepatitis Misterius
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Adenovirus yang Diduga Penyebab Hepatitis Misterius

Ketahui Adenovirus yang Diduga Penyebab Hepatitis Misterius

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 10 Mei 2022

“Penyebab pasti hepatitis misterius masih belum diketahui hingga kini. Sejauh ini, adenovirus berada di posisi paling atas yang diduga menjadi penyebab hepatitis misterius.”

Ketahui Adenovirus yang Diduga Penyebab Hepatitis Misterius

Halodoc, Jakarta – Dalam waktu beberapa pekan terakhir Kemenkes RI melaporkan ada tiga anak yang meninggal dunia karena diduga terpapar hepatitis misterius. Kasusnya terjadi secara beruntun selama beberapa pekan terakhir. Sampai saat ini belum ditemukan penyebab pastinya. 

Adenovirus Diduga Jadi Penyebabnya

Adenovirus ditemukan menjadi penyebab 72 dari 84 kasus hepatitis misterius di Inggris. Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih menyelidiki penyebab pasti kasus tersebut. Melalui studi komprehensif yang dilakukan, WHO menilai penyebab tersebut bukan kebetulan semata.

Namun, Ketua Unit Kerja Koordinasi Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr. Muzal Kadim, SpA(K), memiliki pendapat lain. Ia mengungkapkan bahwa adenovirus tidak pernah menjadi penyebab berbagai jenis hepatitis. Dengan kata lain, penyebab hepatitis misterius yang kini merebak belum diketahui etiologinya.

“Tidak pernah ada adenovirus yang selama ini ditemukan sebagai penyebab hepatitis. Jadi ini memang masih dicari ya”. Jelasnya dalam diskusi daring yang digelar Sabtu (7/5). Ia menambahkan jika biasanya adenovirus menyerang organ pencernaan anak dalam intensitas ringan.

Pahami Gejalanya dan Atasi dengan Tepat

Infeksi adenovirus dapat memicu munculnya sejumlah gejala, seperti:

  • Gejala pilek atau flu biasa.
  • Demam ringan.
  • Sakit tenggorokan.
  • Bronkitis akut (radang saluran udara paru-paru).
  • Pneumonia (infeksi paru-paru).
  • Mata merah (konjungtivitis).
  • Gastroenteritis akut, yang menyebabkan diare, muntah, mual dan sakit perut.

Beberapa pengidap juga mengalami gejala infeksi yang kurang umum, seperti:

  • Peradangan atau infeksi kandung kemih.
  • Penyakit neurologis, yang mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang.

Adenovirus dapat menyebabkan penyakit dalam intensitas ringan hingga berat, meskipun kasus yang mengancam nyawa jarang terjadi. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah dan pengidap penyakit pernapasan atau jantung,  berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat infeksi adenovirus.

Tips Mencegah Paparan Langsung Adenovirus

Adenovirus dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi. Vaksin ini diberikan pada seseorang yang berisiko dan berpotensi menularkan penyakit pada orang lain. Sejauh ini keamanan dan efektivitas vaksin belum digunakan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebaran juga dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, seperti:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dicuci.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.

Jika kamu adalah pengidap, lakukan beberapa langkah berikut ini untuk memutus rantai penularan:

  • Tetap di rumah saat sedang sakit.
  • Tutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin.
  • Hindari berbagi cangkir dan peralatan makan dengan orang lain.
  • Jangan mencium orang lain.
  • Sering mencuci tangan.

Tidak ada pengobatan khusus untuk orang dengan infeksi adenovirus. Sebagian besar infeksi adenovirus bersifat ringan dan hanya memerlukan perawatan untuk membantu meredakan gejala. Selain beberapa langkah tersebut, kamu juga bisa menunjang sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi suplemen atau vitamin.

Ketika sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik, kamu akan terhindar dari berbagai penyakit. Untuk mendapatkannya, download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya! 

Referensi:
CNBC Indonesia. Diakses pada 2022. Waduh, Kasus Hepatitis Misterius Mulai Masuk RI.
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. Menkes: 15 kasus Hepatitis Akut Misterius Terdeteksi di Indonesia.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Adenoviruses.
Tempo. Diakses pada 2022. Ikatan Dokter Anak: Adenovirus Sebelumnya Tak Pernah Jadi Penyebab Hepatitis.
Detik. Diakses pada 2022. WHO Masih Pastikan Adenovirus yang Sebabkan Hepatitis Akut Misterius.