• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Aturan Pakai Analtram sebagai Obat Pereda Nyeri
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Aturan Pakai Analtram sebagai Obat Pereda Nyeri

Ketahui Aturan Pakai Analtram sebagai Obat Pereda Nyeri

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Oktober 2022

“Analtram merupakan salah satu obat dengan kandungan tramadol. Obat ini digunakan sebagai pereda nyeri pada tingkat sedang atau parah.”

Ketahui Aturan Pakai Analtram sebagai Obat Pereda NyeriKetahui Aturan Pakai Analtram sebagai Obat Pereda Nyeri

Halodoc, Jakarta – Tramadol merupakan obat kategori opioid yang dipakai untuk mengurangi nyeri pada tingkat sedang sampai berat. Obat ini umumnya diresepkan untuk seseorang dengan kondisi nyeri sedang atau parah setelah operasi. Salah satu merek dagang tramadol adalah analtram. 

Tramadol dalam bentuk kapsul dan tablet hanya bisa dipakai oleh orang yang menurut dugaan dokter, memerlukan obat ini dalam waktu lama untuk mengurangi nyeri. Serupa dengan obat analgesik opiat lain, tramadol bekerja dengan mengubah cara sistem saraf dan otak dalam merespons rasa nyeri. 

Sementara itu, tramadol dalam bentuk injeksi ditujukan untuk pengidap yang tidak mendapat manfaat optimal dari obat kapsul dan tablet. Perlu diketahui bahwa obat tramadol bisa memicu kecanduan maupun overdosis opioid yang sangat berbahaya. Inilah mengapa, konsumsi obat ini harus sangat hati-hati. 

Dosis dan Aturan Pakai Analtram

Adapun dosis pemakaian analtram untuk usia dewasa dan remaja mulai dari 16 tahun atau lebih, yaitu:

  • Dosis awal: 2 tablet per hari dengan pemakaian seperlunya. Selang waktu konsumsi tidak boleh kurang dari 6 jam.
  • Dosis maksimal: sebanyak 8 tablet per hari. 

Konsumsi tramadol yang hadir dalam setiap merek dagang sesuai dengan resep dan anjuran dokter. Kamu tidak boleh mengonsumsi obat dengan dosis lebih banyak, kurang, atau bahkan berhenti mengonsumsinya tanpa izin dokter. 

Konsumsi obat juga bisa dilakukan baik bersama saat makan atau tanpa makan. Sebaiknya, obat dikonsumsi pada waktu yang sama setiap harinya, sehingga kamu tidak melewatkan dosisnya. Obat tablet atau kapsul harus dikonsumsi dengan ditelan secara utuh. Artinya, kamu tidak boleh menghancurkan, membelah, atau mengunyah obat tersebut. 

Ketahui Efek Sampingnya

Perhatikan efek samping yang mungkin terjadi saat mengonsumsi analtram, di antaranya:

  • Pusing.
  • Mual.
  • Tubuh berkeringat lebih banyak.
  • Ruam pada kulit.
  • Gatal pada sebagian atau semua badan (pruritus).
  • Merasa gugup.
  • Masalah tidur yang membuat pengidap mengalami insomnia.
  • Mengalami euforia (perasaan gembira berlebihan).
  • Bingung dan cemas.
  • Ketakutan akan kenaikan berat badan atau anoreksia.
  • Muntah.
  • Kembung.
  • Mulut kering.
  • Diare atau konstipasi.
  • Dispepsia.
  • Kelelahan.
  • Wajah kemerahan dan panas. 

Perhatian Khusus saat Memakai Analtram

Perhatikan penggunaan analtram pada:

  • Anak berusia kurang dari 16 tahun.
  • Seseorang yang berkendara atau mengoperasikan mesin.
  • Pengidap yang mengalami masalah pada saluran empedu, masalah pernapasan, ketergantungan opiat, dan mengalami perubahan kesadaran.
  • Seseorang yang kerap mengalami kejang.
  • Seseorang dengan kondisi kelainan hati tahap sedang maupun berat.
  • Insufisiensi ginjal. 

Kontraindikasi Analtram

Hindari konsumsi analtram pada beberapa kondisi berikut:

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Seseorang dengan kondisi epilepsi.
  • Mengidap gangguan hati berat.
  • Mengonsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi obat yang masuk dalam golongan narkotika.
  • Memiliki alergi terhadap obat opiat.
  • Sedang mengonsumsi obat depresi susunan saraf pusat, obat kategori psikotropika, atau obat golongan analgesik sentral. 
  • Mendapatkan pengobatan dengan Monoamin Oksidase (MAO)

Pastikan kamu hanya mengonsumsi obat analtram dan tramadol lainnya sesuai dengan resep dokter. Kamu bisa cek ketersediaan semua kebutuhan medis di aplikasi Halodoc, cek App Store atau Play Store untuk download aplikasi Halodoc

Referensi:
NHS. Diakses pada 2022. Tramadol.
MedlinePlus. Diakses pada 2022. Tramadol.
MIMS Indonesia. Diakses pada 2022. Analtram.