• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Aturan Pakai dan Efek Samping Eperisone
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Aturan Pakai dan Efek Samping Eperisone

Ketahui Aturan Pakai dan Efek Samping Eperisone

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Februari 2022

“Obat eperisone harus digunakan sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter atau anjuran yang tertera dalam kemasan. Jika tidak digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, eperisone dapat menimbulkan berbagai efek samping.”

Ketahui Aturan Pakai dan Efek Samping Eperisone

Halodoc, Jakarta – Eperisone digunakan untuk mengobati masalah otot, seperti otot tegang, kaku sampai terasa sakit. Obat yang satu ini masuk ke dalam golongan relaksan atau pelemas yang hanya bisa digunakan sesuai resep dokter. Biasanya, masalah otot dipicu oleh berbagai faktor. Mulai dari dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit atau aktivitas fisik yang berlebihan.

Penyakit yang memicu masalah otot seperti rheumatoid arthritis, fibromyalgia, atau spondilosis servikal juga bisa diatasi dengan obat eperisone. Eperisone bekerja dengan memberi sinyal pada sistem saraf pusat untuk mengendurkan otot yang mengalami masalah sehingga nyeri pun teratasi. Berikut aturan pakai eperisone yang perlu kamu ketahui.

Aturan Pakai Eperisone

Selalu ikuti anjuran dokter yang umumnya tertera pada resep atau kemasan eperisone. Hindari menambah dosis atau menggunakannya dalam jangka panjang dari yang sudah diresepkan dokter. Eperisone dalam bentuk tablet dapat dikonsumsi setelah makan dengan segelas air putih supaya mudah ditelan.

Apabila kamu melewatkan dosis eperisone, segera konsumsi jika jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat. Namun, jika jedanya sudah terlalu dekat jangan mengonsumsinya atau menggandakan dosis. Pastikan obat ini disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar. Hindari paparan sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Pada umumnya, dosis eperisone yang tepat untuk meredakan rasa nyeri atau ketegangan otot adalah 50 miligram yang diminum sebanyak 3 kali sehari. Namun, dosis ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung keparahan kondisi dan respons tubuh masing-masing. Selalu ikuti anjuran yang diberikan oleh dokter.

Efek Samping Penggunaan Eperisone

Setiap obat pasti memiliki risiko efek samping. Meski begitu, efek samping ini jarang sekali terjadi apabila obat digunakan sesuai anjuran dokter. Kendati demikian, kamu tetap perlu waspada terhadap efek samping penggunaan eperisone. Beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan eperisone adalah:

  • Anemia.
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare, sembelit, atau diare.
  • Kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Mati rasa.
  • Tremor.
  • Kantuk.
  • Insomnia.
  • Retensi urine.

Selain tanda-tanda di atas, sebaiknya kunjungi dokter jika mengalami reaksi alergi obat yang ditandai dengan ruam gatal di kulit, bengkak di kelopak mata dan bibir, atau kesulitan bernapas setelah mengonsumsi eperisone.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggunakan Eperisone

Selain memperhatikan dosis, ada beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan saat ingin mengonsumsi eperisone. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengonsumsi eperisone adalah:

  • Hindari konsumsi eperisone apabila memiliki alergi terhadap kandungan di dalamnya.
  • Eperisone dapat menyebabkan kantuk, lemas dan pusing. Oleh sebab itu, jangan berkendara atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan kewaspadaan setelah mengonsumsi eperisone.
  • Beri tahu dokter apabila kamu sedang atau pernah mengidap penyakit hati.
  • Hindari memberikan eperisone pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Apabila kamu sedang mengkonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu, tanyakan pada dokter apakah eperisone aman dikonsumsi bersama obat-obatan tersebut.

Segera kunjungi dokter apabila mengalami reaksi alergi atau overdosis eperisone. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
MIMS Indonesia. Diakses pada 2022. Eperisone.
Drugs.com. Diakses pada 2022. Eperisone.
Practo. Diakses pada 2022. Eperisone.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Diakses pada 2022. Cek Produk. Eperisone.
Pusat Informasi Obat Nasional. Diakses pada 2022. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Eperisone.