• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Bahaya Paraben untuk Perawatan Tubuh

Ketahui Bahaya Paraben untuk Perawatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kecantikan adalah salah satu hal yang umumnya berhubungan dengan wanita. Tidak sedikit wanita yang merasa harus terlihat menawan di mana dan kapan saja. Tentu hal tersebut kerap berhubungan dengan penggunaan kosmetik. Namun, tahukah kamu terkadang beberapa kosmetik memiliki kandungan yang berbahaya bagi tubuh. Salah satunya adalah kandungan paraben yang dapat memberi dampak buruk bagi tubuh. Berikut pembahasan lengkapnya!

Bahaya Paraben bagi Tubuh

Paraben adalah salah satu bahan kimia yang biasanya digunakan sebagai pengawet pada produk kosmetik. Pengawet ini digunakan pada kosmetik guna mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur yang berbahaya agar produk serta konsumen yang menggunakannya terlindungi. Jenis paraben yang paling sering digunakan dalam kosmetik adalah methylparaben, propylparaben, butylparaben, dan ethylparaben.

Baca juga: Waspada, 5 Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya

Pada label bahan dari suatu produk biasanya mencantumkan lebih dari satu jenis paraben yang digunakan. Selain itu, zat kimia ini juga sering digunakan sebagai kombinasi dengan jenis pengawet lain agar dapat lebih ampuh untuk melindungi dari berbagai mikroorganisme yang merugikan. Beberapa jenis kosmetik yang mengandung paraben, seperti make up, pelembap, produk perawatan rambut, hingga produk cukur.

Lalu, apakah penggunaan paraben membahayakan tubuh? Apa saja dampak yang dapat terjadi? Berikut ini beberapa bahaya paraben yang harus kamu ketahui:

1. Gangguan Endokrin

Salah satu bahaya yang dapat terjadi akibat paraben adalah mengganggu fungsi endokrin. Struktur kimia dari kandungan ini mirip dengan hormon estrogen, sehingga tubuh mendeteksinya sebagai zat yang merugikan sehingga memengaruhi endokrin. Belakangan ini dikabarkan jika zat kimia tersebut dapat menyebabkan pubertas dini pada anak perempuan. Saat gangguan endokrin terjadi, pengidapnya dapat alami timbul jerawat, gangguan perkembangan dan neurologis, hingga berbagai jenis kanker.

2. Berisiko Sebabkan Kanker Payudara

Bahaya paraben lainnya yang mungkin terjadi adalah dapat meningkatkan risiko untuk terserang payudara. Kandungan kimia ini ternyata tidak hanya menyerap masuk ke tubuh melalui kulit, tetapi juga dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan sel kanker. Dikarenakan wanita yang paling sering menggunakan kosmetik, maka risiko untuk alami kanker payudara lebih tinggi.

Baca juga: 4 Alasan Perlu Beralih ke Produk Skincare Organik

3. Reaksi Alergi

Seseorang yang menggunakan kosmetik dengan kandungan paraben mungkin saja mengalami bahaya pada kulit. Awalnya, gangguan ini mungkin hanya iritasi dan alergi pada kulit yang berkembang. Namun, gangguan tersebut dapat berkembang menjadi eksim. Maka dari itu, kandungan paraben jarang digunakan untuk mengawetkan krim hidrokortison topikal atau salep antibiotik.

4. Masalah Reproduksi

Disebutkan juga bahaya paraben lainnya yang dapat terjadi adalah peningkatan risiko terhadap masalah reproduksi. Gangguan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko dari masalah reproduksi, bahkan kanker pada orang dewasa. Selain itu, pada anak-anak juga dapat menyebabkan masalah perkembangan. Maka dari itu, ada baiknya untuk menjauhi kandungan tersebut pada kosmetik yang digunakan.

Itulah beberapa dampak buruk dari paraben yang dapat digunakan dalam kosmetik. Saat kamu akan membeli kosmetik, ada baiknya untuk memeriksa label menunya apakah terdapat kandungan paraben atau tidak. Sebenarnya kandungan kimia tersebut boleh saja digunakan asalkan tidak berlebihan.

Baca juga: Kandungan Berbahaya dalam Skincare Ini Harus Dihindari

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait bahaya paraben yang dapat terjadi pada tubuh. Beberapa fitur pada aplikasi Halodoc, seperti Chat atau Voice/Video Call dapat memudahkan kamu mendapatkan jawaban terkait kesehatan di mana dan kapan saja. Maka dari itu, download aplikasinya di Google Playstore dan App Store di smartphone-mu sekarang juga!

Referensi:

100% Pure. Diakses pada 2020. 5 Common Side Effects of Parabens.
FDA. Diakses pada 2020. Parabens in Cosmetics.