• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Cara Menghilangkan Stres Pasca Perselingkuhan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Cara Menghilangkan Stres Pasca Perselingkuhan

Ketahui Cara Menghilangkan Stres Pasca Perselingkuhan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 23 September 2022

“Perselingkuhan dapat berdampak jangka panjang pada korbannya, yaitu berupa stres dan anxiety. Untuk menghilangkan stres pasca perselingkuhan, kamu dapat melakukan perawatan diri, mencari dukungan, dan hindari menyalahkan diri sendiri.”

Ketahui Cara Menghilangkan Stres Pasca PerselingkuhanKetahui Cara Menghilangkan Stres Pasca Perselingkuhan

Halodoc, Jakarta – Diselingkuhi oleh orang yang kamu cintai bisa sangat menghancurkan perasaan dan emosional. Bahkan, perselingkungan memiliki efek jangka panjang pada kualitas hubungan dan korban perselingkungan. Misalnya, trauma dan mengalami kesulitan untuk menjalani hidup. 

Pengalaman menjadi korban perselingkuhan bisa mirip dengan post traumatic stress disorder (PTSD). Istilah trauma perselingkuhan lebih dikenal dengan post infidelity stress disorder (PISD) atau gangguan stres pasca perselingkuhan. Lantas, bagaimana cara menghilangkan stres pasca perselingkuhan?

Langkah Tepat Menghilangkan Stres Pasca Perselingkuhan

Gangguan stres pasca perselingkuhan merupakan jenis gangguan kecemasan yang dialami setelah mengetahui orang yang kamu cintai tidak setia. Singkat kata, ia memiliki hubungan percintaan lain saat kalian masih menjalin hubungan percintaan. 

Dalam sebuah studi, meskipun seorang wanita menceraikan suaminya dan mengusirnya dari rumah, dia tidak dapat melupakan pengalaman pengkhianatan yang menyakitkan. Bahkan, korban perselingkuhan tidak dapat berhenti memikirkannya, sehingga menjadi marah, stres, depresi, dan sering mengalami mimpi buruk serta menangis. 

Meskipun dampak emosional akibat perselingkuhan terasa berat, kabar baiknya ada beberapa cara untuk mengatasi hal ini. Berikut ini upaya yang dapat dilakukan untuk menghilangkan stres pasca perselingkuhan:

  1. Lakukan perawatan diri

Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu melakukan perawatan diri. Misalnya dengan makan makanan sehat, membatasi waktu penggunaan media sosial, dan tidur nyenyak dan berkualitas. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti kelas olahraga kelompok, berjalan-jalan, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

  1. Rasakan perasaan dengan disertai dukungan

Luangkan waktu untuk menulis jurnal, mengunjungi profesional kesehatan mental, atau berbicara dengan teman atau keluarga. Hal tersebut bermanfaat untuk mengidentifikasi, merasakan, dan mengatasi emosi dan reaksi terhadap pengkhianatan. Mengalami sepenuhnya reaksimu terhadap situasi adalah langkah pertama dan penting untuk menerimanya dan move on.

  1. Sediakan waktu untuk khawatir

Mungkin akan bermanfaat untuk menyediakan waktu untuk khawatir, sehingga memikirkan perselingkuhan pasangan tidak menyita seluruh harimu. Kamu dapat menjadwalkan durasi waktu tertentu, di mana kamu fokus pada emosi. Selain itu, gunakan waktu secara terstruktur untuk merenungkan atau memproses situasi dan mengkalibrasi ulang. 

Ketika waktunya selesai, kamu kamu akan menghormati dan menghargai batas tersebut untuk mengurus hal-hal lain yang juga membutuhkan waktu, fokus, dan perhatian. Misalnya, menyelesaikan pekerjaan dan mengurus diri sendiri. 

  1. Jangan salahkan diri sendiri

Jangan pernah menyalahkan perselingkungan. Sebab kamu tidak dapat mengendalikan orang lain, dan tidak bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan mereka. Kamu mungkin merasa terbebani untuk memikul tanggung jawab atas perselingkungan, tapi pada akhirnya setiap orang bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Cobalah untuk tidak  mempermalukan atau menyalahkan diri sendiri.

  1. Cari dukungan sosial

Hubungi teman, keluarga, dan psikolog untuk memberi stabilitas dan keamanan emosional. Jika ada, cari teman atau yang keluarga yang mungkin mengalami pengalaman serupa untuk mendapatkan dukungan.

  1. Bangun keseimbangan hidup yang sehat

Penting untuk menjadwalkan keseimbangan sosial (bertemu teman dan keluarga), fisik (berolahraga), dan waktu pribadi (cukup tidur, meditasi, melakukan hobi, atau melakukan kegiatan santai lainnya). Jangan biarkan menyibukkan diri sendiri sampai kelelahan.

  1. Mulailah membangun kepercayaan

Saat kamu sudah siap, mulailah berlatih membangun kembali kepercayaan dengan diri sendiri dan orang lain. Kamu dapat memulai secara internal, berlatih mendengar, serta mempercayai perasaan dan intuisi kamu tentang orang lain dan situasinya. 

Kemudian alihkan fokus untuk membuka, memperbaiki, mengembangkan, atau memperdalam kepercayaan pada orang lain. Ingat pula bahwa penilaian buruk pasangan kamu sama sekali tidak mencerminkan dirimu.

Itulah yang perlu diketahui tentang cara menghilangkan stres pasca perselingkuhan. Jika kamu membutuhkan dukungan profesional kesehatan mental, jangan ragu untuk bertanya pada psikolog pada aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Very Well Mind. Diakses pada 2022. What Is Post Infidelity Stress Disorder?
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Infidelity: Mending your marriage after an affair
Psych Central. Diakses pada 2022. Long-Term Psychological Effects of Infidelity
Better Help. Diakses pada 2022. What Is Post Infidelity Stress Disorder?