13 February 2019

Ketahui Fakta Embolisasi, Prosedur untuk Mengobati Varikokel

Ketahui Fakta Embolisasi, Prosedur untuk Mengobati Varikokel

Halodoc, Jakarta - Masalah kesehatan pada testis kerap kali membuat kaum adam merasa resah. Pasalnya, organ yang satu ini amat berkaitan dengan kesuburan sperma. Testis sendiri berperan untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron. Nah, karena perannya yang amat penting ini, kesehatan testis mesti selalu dijaga.

Meski begitu, ada kalanya testis bisa terserang beberapa masalah. Salah satunya, varikokel. Varikokel sendiri merupakan pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar (skrotum). Pembuluh darah yang membawa darah dari testis ke Mr P, seharusnya enggak teraba atau terasa. Tapi, pembuluh darah dan vena akan tampak seperti banyak cacing dalam skrotum bila varikokel menyerang seseorang. Boleh dibilang, kondisi serupa dengan varises pada tungkai.

Baca juga: Hati-hati Alami Kemandulan, Ini Cara untuk Mencegah Penyakit Varikokel

Masalah pada testis ini bisa terbentuk dari umur 15 sampai 25 tahun. Dalam kebanyakan kasus, lebih sering terjadi pada skrotum sebelah kiri. Meski seringkali tak menimbulkan gejala dan tak berakibat fatal, namun varikokel bisa membuat testis mengecil. Ujung-ujungnya bisa mengganggu kesuburan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi masalah yang satu ini? Seperti apa pengobatan varikokel yang bisa dipilih pengidapnya?

Awasi Gejalanya

Dalam kebanyakan kasus, memang tak menimbulkan gejala. Tapi, sebagian pengidapnya bisa menimbulkan keluhan, seperti:

  • Benjolan di salah satu testis.

  • Rasa enggak nyaman pada skrotum.

  • Nyeri makin bertambah saat berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama.

  • Pembesaran vena akan terlihat, seperti cacing pada skrotum seiring berjalannya waktu.

  • Skrotum menjadi bengkak.

Baca juga: Waspada, Ini Penyebab Pria Bisa Terkena Varikokel

Jenis Pengobatan Varikokel

Pengobatan varikokel bisa dengan pemberian obat pereda nyeri (ibuprofen atau paracetamol), untuk mengurangi rasa nyeri. Selain itu, dokter juga bisa meminta pengidapnya untuk memakai celana penyangga testis untuk meredakan tekanan.

Namun, bila kondisi ini menimbulkan rasa nyeri yang hebat, testis menyusut, atau infertilitas, lain lagi ceritanya. Pengobatan varikokel dalam kasus ini bisa melalui cara:

  • Embolisasi. Penanganannya dilakukan dengan cara memasukkan sebuah selang untuk menjangkau vena lokasi varikokel melalui selangkangan atau leher. Di sini dokter akan memasukkan zat untuk memperbaiki aliran darah dan varikokel. Prosedur embolisasi dilakukan dengan bius total. Embolisasi ini merupakan operasi kecil dan dapat dilakukan dengan rawat jalan. Pemulihan umumnya tak memerlukan waktu lama.

  • Operasi. Di sini dokter akan menjepit atau mengangkat pembuluh darah yang menjadi varikokel. Tujuannya untuk menghambat aliran darah ke pembuluh tersebut agar dapat mengalir ke pembuluh darah normal yang lain. Operasi ini bisa dilakukan dengan bedah terbuka, atau teknik sayatan minimal dengan bantuan alat khusus.

Baca juga: Mengenal Penyakit Varikokel, Bisa Berakibat Kemandulan Bagi Pria

Bagaimana dengan proses penyembuhannya? Biasanya proses penyembuhan pasca tindakan sekitar 1-2 hari. Tapi, perlu menghindari kegiatan berat selama 10 sampai 14 hari. Tak cuma itu saja, pemeriksaan lanjutan kepada dokter spesialis urologi tak boleh dilupakan. Misalnya, dilakukan selama tiga sampai empat bulan, terutama pada pengidap varikokel yang disertai kemandulan.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!