• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Fakta Medis di Balik Tato di Tangan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Fakta Medis di Balik Tato di Tangan

Ketahui Fakta Medis di Balik Tato di Tangan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Juni 2022

“Mengetahui fakta medis tato penting dilakukan sebelum mulai menggambar tubuh dengan tinta. Sebab, ada sejumlah risiko yang bisa saja muncul setelahnya. “

Ketahui Fakta Medis di Balik Tato di Tangan

Halodoc, Jakarta – Bagi sebagian orang, tato di tubuh bisa jadi memiliki makna mendalam serta kenangan tersendiri. Sementara sebagian lainnya mungkin membuat tato untuk alasan estetika atau menunjang penampilan belaka. Apapun alasannya, sangat penting untuk terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan tato serta dampak medis yang bisa terjadi. 

Pembuatan tato dilakukan dengan menyuntikkan pigmen atau tinta warna ke lapisan kulit. Proses penyuntikan dilakukan menggunakan jarum suntik. Inilah yang menjadi alasan mengapa pembuatan tato bisa memicu efek samping medis, sebab masuknya benda asing ke lapisan kulit bisa memicu beragam reaksi, termasuk alergi, infeksi, hingga risiko kanker kulit. Ketahui lebih lanjut fakta medis tato di artikel berikut! 

Beragam Fakta Medis di Balik Tato 

Hampir semua bagian tubuh bisa ditato, tetapi banyak orang yang memutuskan untuk membuat tato di tangan. Ada yang membuat tato di punggung tangan atau di pergelangan tangan. Sebelum memutuskan untuk melakukan hal tersebut, pastikan untuk mempertimbangkannya dengan matang dan mengetahui beragam fakta medis di balik tato pada permukaan kulit. 

Salah satu dampak dari tato adalah rasa nyeri yang muncul, dan biasanya akan terasa lebih sakit jika tato dilakukan pada area tangan. Hal ini terjadi karena kulit pada area tangan lebih tipis serta memiliki banyak ujung saraf. Selain itu, area tangan rentan terpapar kotoran, air, dan sabun. Ini bisa menjadi masalah tersendiri pada tato. 

Faktanya, ada beberapa kondisi medis yang bisa muncul akibat tato di kulit, antara lain: 

  1. Infeksi Kulit 

Salah satu risiko paling sering muncul adalah infeksi pada kulit, terutama kulit tangan. Kondisi ini bisa muncul akibat penggunaan alat tato, terutama jarum, yang tidak steril. Selain itu, risiko infeksi kulit juga meningkat akibat perawatan yang tidak dilakukan dengan baik.

  1. Reaksi Alergi  

Fakta medis tato selanjutnya adalah bisa memicu reaksi alergi pada kulit. Kondisi ini umumnya ditandai dengan muncul ruam kemerahan dan gatal. Reaksi alergi disebut bisa muncul akibat penggunaan tinta tato, utamanya yang berwarna terang seperti kuning, hijau, dan biru. 

  1. Jaringan Parut 

Tato juga bisa menimbulkan jaringan parut di permukaan kulit. Jaringan parut yang muncul berupa guratan keloid yang menonjol atau benjolan. Biasanya ditemukan pada area kulit yang ditato. Kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan kulit juga bisa mengurangi kesan keindahan atau estetika dari gambar tato. 

  1. Risiko Kanker Kulit 

Risiko kesehatan lain yang juga bisa muncul akibat tato adalah kanker pada kulit. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya. Meski begitu, tidak bisa dimungkiri bahwa penggunaan tinta dan proses pembuatan tato sangat rentan memicu masalah pada kesehatan kulit. 

  1. Gangguan Kesehatan Lain 

Selain masalah pada kesehatan kulit, membuat tato juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti hepatitis, HIV, hingga tetanus. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penggunaan jarum suntik yang tidak steril, efek samping tinta tato, serta tidak menjaga kebersihan pada saat pembuatan tato. 

Jika mengalami gejala kesehatan parah setelah mendapatkan tato, jangan diabaikan. Segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Biar lebih cepat, temukan daftar rumah sakit terdekat yang bisa dikunjungi melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Tattoo Pain Chart: Where It Hurts Most (And Least).
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Tattoos: Understand Risks And Precautions.
Medicine Net. Diakses pada 2022. Medical Definition of Tattoos & Permanent Makeup.
WebMD. Diakses pada 2022. Tattoos: Are They Safe?
WebMD. Diakses pada 2022. Tattoo Side Effects.