• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Manfaat Susu Soya untuk Anak

Ketahui Manfaat Susu Soya untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Susu soya atau yang lebih dikenal dengan susu kedelai memiliki segudang kandungan baik di dalamnya. Dalam 100 gram susu soya tanpa pemanis buatan memiliki kandungan 3,5 gram protein, 2,5 gram lemak, 5 gram karbohidrat, serta 41  kalori. Tak sampai disitu saja, susu soya merupakan sumber protein, kalium, vitamin A, dan isoflavon. Susu ini juga bebas kolesterol dan rendah lemak jenuh. Apakah susu soya aman dikonsumsi untuk anak?

Meskipun memiliki segudang kandungan baik di dalamnya, bukan berarti susu ini dapat diminum oleh semua orang. Sebenarnya, susu ini tidak boleh diberikan pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan, serta bayi yang terlahir secara prematur. Di usia tersebut, bayi diharuskan untuk mengonsumsi ASI saja demi tumbuh kembang yang sehat. Berikut manfaat susu soya yang dapat diambil.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Anak Minum Susu?

Manfaat Susu Soya bagi Si Kecil

Susu soya merupakan pilihan terbaik bagi anak yang alergi terhadap protein susu sapi, yang biasa terkandung dalam susu formula. Meskipun susu ini tidak boleh dikonsumsi bagi anak di bawah usia 6 bulan, susu soya dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan anak berusia 1-3 tahun. Selain rasanya yang tidak kalah nikmat dengan susu sapi, susu soya memiliki segudang manfaat baik bagi tubuh. Berikut manfaat susu soya bagi anak:

  • Mengatasi Masalah Intoleransi Laktosa

Mengatasi masalah alergi laktosa merupakan manfaat susu soya yang utama. Ibu tidak perlu bingung jika Si Kecil mengidap alergi susu sapi, karena ibu dapat memberikannya 1-2 gelas susu soya per hari untuk mencukupi 30 persen kebutuhan protein harian anak.

  • Pengganti Susu Sapi

Susu soya dapat dikonsumsi sebagai pengganti susu sapi atau minuman pendamping ASI. Manfaat susu soya juga dapat dirasakan oleh anak pengidap autisme. Kandungan protein pada susu sapi yang dikonsumsi oleh anak pengidap autisme akan menyebabkan pengidapnya menjadi lebih hiperaktif. Oleh sebab itu, susu sapi dapat diganti dengan susu soya.

  • Mengurangi Kadar Lemak Jahat

Susu soya mengandung lemak tak jenuh, yang jika dikonsumsi secara rutin dapat mengurangi kadar lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik dalam darah secara signifikan.

  • Baik untuk Saluran Pencernaan

Susu soya mengandung tinggi serat yang baik bagi kesehatan saluran pencernaan. Kandungannya bekerja dengan mengurangi kandungan lemak dan kolesterol yang diserap oleh tubuh.

Baca juga: Ganti Susu Sapi dengan Kedelai, Sama Manfaatnya?

  • Mengurangi Kadar Lemak Jahat

Susu soya mengandung lemak tak jenuh, yang jika dikonsumsi secara rutin dapat mengurangi kadar lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik dalam darah secara signifikan.

  • Baik untuk Pertumbuhan Anak

Asam amino dalam susu soya sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika tubuh kekurangan asam amino, maka metabolisme yang tubuh yang berhubungan dengan proses pertumbuhan akan terhambat.

  • Mengurangi Risiko Diare

Karena kandungannya yang baik bagi tubuh, susu soya dapat memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Dengan begitu anak akan terhindar dari risiko terserang penyakit-penyakit berbahaya, salah satunya adalah diare.

  • Mengandung Antioksidan

Susu soya mengandung senyawa yang disebut dengan isoflavon. Nah. isoflavon sendiri merupakan zat yang bertugas dalam mencegah kerusakan sel akibat polusi, sinar matahari, atau sinar ultraviolet.

Baca juga: Mau tahu Istimewanya ASI? Ini Manfaatnya Bagi Bayi dan Ibu

Aturan Memberi Susu Soya pada Anak

Bila Si Kecil alergi terhadap laktosa atau susu formula yang terbuat dari susu sapi, memberikan susu soya merupakan salah satu alternatif. Namun, ibu tidak bisa sembarangan memberikan susu soya pada Si Kecil. Ibu perlu mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika dokter sudah mengizinkan, disarankan untuk membeli susu soya yang terbuat dari kedelai utuh. Pasalnya, lemak sangat penting untuk perkembangan otak anak, khususnya mereka yang berusia di bawah 2 tahun. Ibu juga perlu memastikan jika susu soya yang dikonsumsi anak memiliki kandungan vitamin A, vitamin D, dan kalsium.

Referensi:

Soyfood.org. Diakses pada 2020. Soy and Child Health.

What to Expect. Diakses pada 2020. Is Soy Milk Good for Babies?

Parenting First Cry. Diakses pada 2020. Soy Milk for Babies – Benefits and Side-Effects.