• Home
  • /
  • Ketahui Faktanya, Olahraga Bisa Bantu Kelola Xanthelasma

Ketahui Faktanya, Olahraga Bisa Bantu Kelola Xanthelasma

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui Faktanya, Olahraga Bisa Bantu Kelola Xanthelasma

Halodoc, Jakarta - Apabila kamu memiliki bercak kuning di sudut dalam kelopak mata, mungkin kamu sedang mengalami xanthelasma. Bercak itu terdiri dari kolesterol yang ada di bawah kulit. Kondisi ini tidak berbahaya, tetapi jika bercak kuning itu mengganggu penampilan. Oleh karena itu, kamu memerlukan pertolongan dokter untuk menyingkirkannya.

Meskipun xanthelasma tidak menyebabkan rasa sakit, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa seseorang mungkin sedang terkena penyakit jantung. Jadi, sebaiknya jangan abaikan kondisi kulit ini. Dokter dapat mendiagnosis kondisi ini secara visual dengan memeriksa kulit di sekitar mata. 

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Munculnya Xanthelasma

Mengelola Kolesterol Penyebab Xanthelasma

Untuk menguji kadar lipid, dokter dapat melakukan pengambilan darah dan kemudian mengirim darah ke laboratorium untuk pengujian. Dalam kebanyakan kasus, seseorang akan mendapatkan hasil pemeriksaan dalam seminggu.

Dengan menurunkan kolesterol juga dapat membantu mengobati xanthelasma. Bagi sebagian orang, perubahan pola makan dan pilihan gaya hidup mungkin cukup untuk mengelola kolesterol. Untuk menurunkan kolesterol:

  • Berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari dalam seminggu untuk mencegah kolesterol.
  • Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol.
  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Batasi konsumsi lemak jenuh, yang ditemukan dalam makanan seperti mentega.

Dokter mungkin perlu meresepkan statin atau obat lain untuk membantu menurunkan kolesterol. Ada juga beberapa solusi alami yang dapat bekerja, tetapi sebaiknya bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc sebelum menggunakan suplemen atau pengobatan alternatif untuk kolesterol.

Baca juga: 6 Makanan yang Bisa Sebabkan Xanthelasma

Sebagian besar pengidap xanthelasma benar-benar tidak berbahaya, tetapi jika kamu ingin benar-benar sembuh, ada beberapa pilihan perawatan yang dapat dilakukan:

  • Cryotherapy: Ini melibatkan pembekukan xanthelasma dengan nitrogen cair atau bahan kimia lainnya. 
  • Operasi laser: Salah satu jenis teknik laser yang dikenal sebagai CO2 fraksional, telah terbukti sebagai sumber terpercaya untuk menjadi sangat efektif. 
  • Pembedahan: Dokter bedah akan menggunakan pisau untuk mengangkat xanthelasma. 
  • Radiofrequency advance electrolysis (RAF): Sebuah studi pada 2015 menemukan teknik ini yang efektif dalam menghilangkan atau mengurangi xanthelasma dengan sangat sedikit kasus kekambuhan. 
  • Chemical peeling: Perawatan dengan chemical peeling mengalami hasil yang memuaskan hingga sangat baik.
  • Obat: Obat statin simvastatin, yang mengobati kolesterol tinggi, juga dapat mengobati xanthelasma. 

Sebenarnya kondisi ini jarang terjadi, tapi jika kamu mengalaminya berarti kadar kolesterol tinggi atau lemak lain dalam darah kamu. Mungkin kamu bisa mendapatkan kondisi ini meski kadar kolesterol normal. 

Kebanyakan orang yang mengalami kondisi ini adalah pada usia setengah baya atau lebih tua. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Jika kamu mengalaminya, sebaiknya periksakan kolesterol dengan tes darah.

Orang yang berisiko mengembangkan gangguan xanthelasma yaitu pada:

  • Berjenis kelamin wanita.
  • Berusia antara 30 dan 50 tahun.
  • Keturunan Asia atau mediterania.
  • Seorang perokok.
  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Mengalami diabetes.
  • Kadar lipid (lemak dalam darah, termasuk kolesterol) sangat tinggi.

Baca juga: Idap Xanthelasma, Inilah 4 Pilihan Pengobatannya

Xanthelasma mungkin merupakan peringatan dini bahwa kolesterol sudah mulai menumpuk di pembuluh darah. Seiring waktu, kondisi ini dapat membentuk plak keras dan lengket yang disebut arteri. Penumpukan ini disebut aterosklerosis dan dapat menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Jika kamu melihat adanya pertumbuhan pada kelopak mata dan ingin menghilangkannya, sebaiknya kunjungi dokter kulit atau ahli bedah okuloplasti. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Xanthelasma?
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Xanthelasma?