• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Fungsi dan Anatomi Telinga Bagian Dalam

Ketahui Fungsi dan Anatomi Telinga Bagian Dalam

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Fungsi dan Anatomi Telinga Bagian Dalam

Telinga bagian dalam punya fungsi yang sangat penting dalam pendengaran dan keseimbangan tubuh. Bagian ini terdiri dari koklea, kanalis semisirkularis dan vestibule. Koklea berfungsi untuk mendengar suara. Sementara kanalis semisirkularis dan vestibule berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.”

Halodoc, Jakarta – Telinga terbagi menjadi dua, telinga bagian luar dan telinga bagian dalam. Bagian dalam telinga punya fungsi yang sangat krusial untuk pendengaran. Pasalnya, telinga bagian dalam adalah tempat diubahnya gelombang suara menjadi sinyal listrik (impuls saraf).

Hal ini memungkinkan otak untuk mendengar dan memahami suara. Bukan cuma itu, telinga bagian dalam juga berperan dalam mengatur keseimbangan. Yuk, kenali anatomi serta berbagai fungsi telinga bagian dalam di bawah ini!

Baca juga: 5 Penyebab Telinga Berdenging

Anatomi Telinga Bagian Dalam

Telinga bagian dalam berada di ujung tabung telinga. Letaknya berada di rongga kecil seperti lubang di tulang tengkorak di kedua sisi kepala. Ada 3 bagian utama telinga bagian dalam:

  • Koklea. Ini adalah area telinga bagian dalam yang terlihat seperti cangkang siput kecil berbentuk spiral.
  • Kanalis semisirkularis. Saluran setengah lingkaran atau kanalis semisirkularis berfungsi merasakan keseimbangan dan postur.
  • Vestibule. Ruang depan atau vestibule terletak di antara koklea dan saluran setengah lingkaran.

Berbagai Fungsi Telinga Bagian Dalam

Ada dua fungsi utama yang dimiliki telinga bagian dalam, yakni membantu kamu mendengar dan menjaga keseimbangan. Meskipun setiap bagian telinga dalam saling menyatu, tapi ketiganya bekerja secara terpisah. Nah, berikut fungsi bagian telinga dalam yang perlu kamu ketahui:

1. Mendengar Suara

Bagian yang mirip dengan cangkang siput ini bekerja sama dengan bagian telinga luar dan tengah untuk membantu kamu mendengar suara. Koklea berisi cairan dan memiliki struktur yang lebih kecil dan sensitif yang disebut organ Corti. Corti bertindak seperti “mikrofon” tubuh, organ ini berisi 4 baris rambut kecil yang mengambil getaran dari gelombang suara.

Baca juga: Ini 3 Gangguan Telinga yang Bisa Ditangani Dokter THT

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dari telinga luar ke telinga dalam agar seseorang dapat mendengar suara:

  • Telinga luar bertindak seperti corong yang mengirimkan suara ke saluran telinga dari dunia luar.
  • Gelombang suara kemudian berjalan menyusuri saluran telinga ke gendang telinga  di telinga tengah.
  • Kemudian gelombang suara membuat gendang telinga bergetar dan menggerakkan 3 tulang kecil di telinga tengah.
  • Pergerakan dari telinga tengah menyebabkan gelombang tekanan yang membuat cairan di dalam koklea bergerak.
  • Lalu, pergerakan cairan di telinga bagian dalam membuat rambut-rambut kecil di koklea menekuk dan bergerak.
  • Rambut “menari” di koklea sehingga mengubah gerakan dari gelombang suara menjadi sinyal listrik.
  • Sinyal listrik dikirim ke otak melalui saraf pendengaran dan menghasilkan suara.

2. Menjaga Keseimbangan

Bagian yang mengatur keseimbangan adalah vestibule dan kanalis semisirkularis. Kanalis semisirkularis juga terisi oleh cairan dan dilapisi dengan rambut-rambut halus, seperti di koklea. Rambut bertindak seperti sensor yang membantu menjaga keseimbangan tubuh kamu.

Saluran-saluran ini duduk tegak lurus satu sama lain untuk membantu mengukur setiap gerakan yang kamu lakukan. Saat kepala bergerak, cairan di dalam kanalis semisirkularis bergeser. Cairan kemudian menggerakkan rambut-rambut kecil di dalamnya saat ada gerakan. Saluran ini juga dihubungkan oleh saccule dan utricle untuk merasakan gerakan.

Sensor gerakan dan keseimbangan ini kemudian mengirim pesan saraf listrik ke otak. Pada gilirannya, otak memberitahu tubuh cara untuk tetap seimbang. Saat kamu berada di rollercoaster atau perahu yang bergerak naik turun, cairan di telinga bagian dalam mungkin perlu berhenti bergerak beberapa saat. Inilah alasan mengapa kamu mungkin merasa pusing untuk beberapa saat setelah berpijak di bidang yang tidak seimbang.

Baca juga: Bakteri Masuk ke Telinga Bisa Sebabkan Otitis Media

Punya keluhan pada kesehatan telinga? Segera periksakan atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hati-hati, masalah pada telinga yang dibiarkan bisa menimbulkan berbagai penyakit, lo. 

Selain itu, bagi kamu yang tutuh vitamin dan obat-obatan, kini kamu tak perlu repot pergi dan mengantre panjang di apotek. Di toko kesehatan Halodoc kamu bisa mendapatkan segala obat maupun produk kesehatan lainnya. Tinggal klik, lalu pesanan akan segera di antar ke tempatmu. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Your Inner Ear Explained.
Verywell Health. Diakses pada 2021. The Anatomy of the Inner Ear.
Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Diakses pada 2021. Cara Menjaga Kesehatan Telinga.