• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa

Ketahui Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui Gejala Alergi Susu pada Orang Dewasa

“Tak hanya saat usia anak, alergi makanan, termasuk alergi susu bisa terjadi saat usia dewasa. Lalu, apa saja gejala alergi susu di usia dewasa yang perlu diketahui?”

Halodoc, Jakarta – Alergi makanan, tak terkecuali alergi susu memang bisa terjadi kapan saja. Tak hanya ketika kecil, masalah kesehatan ini juga bisa terjadi pada usia dewasa. Kamu mungkin tak menyadarinya karena sebelumnya tidak pernah mengalami alergi. 

Mengapa Alergi Susu Bisa Terjadi?

Sebenarnya, reaksi alergi muncul karena sistem imun tubuh mengira ada sesuatu yang membahayakan yang masuk ke dalam tubuh. Sistem imun lantas akan mengeluarkan reaksi terhadap alergen tersebut. Lalu, bagaimana dengan alergi susu? Terdapat kandungan protein, air, lemak, mineral, dan karbohidrat berupa gula di dalam susu. 

Protein yang terkandung dalam susu sapi tersebut yang diduga oleh imun tubuh sebagai zat yang asing. Kemudian, sel darah putih akan segera membentuk antibodi yang dikenal dengan sebutan antihistamin untuk melawan zat tersebut. 

Baca juga: Alergi Susu saat Dewasa, Bagaimana Penanganannya?

Kondisi ini kemudian bisa memicu munculnya gejala alergi makanan yang dapat ditunjukkan lewat sistem pencernaan, pernapasan, dan kulit. Ada dua jenis protein utama yang terkandung pada susu yang menimbulkan reaksi alergi, yaitu kasein dan whey. Kasein banyak ditemukan pada dadih susu yang teksturnya kental, sementara itu whey terdapat pada bagian susu yang cair dan tersisa setelah terjadi pengentalan. 

Menariknya, reaksi alergi tidak selalu terlihat ketika kamu terpapar alergen pertama kali. Reaksi bisa terjadi bahkan setelah kamu terpapar berkali-kali sehingga gejalanya baru terasa ketika kamu sudah dewasa. Umumnya, masalah kesehatan ini bisa terjadi pada usia 30 atau 40an. Faktor lingkungan dan genetik sangat berpengaruh terhadap kondisi ini. 

Apa Saja Gejalanya?

Gejala alergi susu bisa tampak dalam kondisi yang ringan hingga berat dan membutuhkan penanganan segera. Jika gejalanya ringan, biasanya muncul ruam pada kulit di sekitar area mulut dan bagian tubuh lainnya. Kulit juga bisa gatal dan berwarna kemerahan. 

Baca juga: Kenali Alergi Susu yang Rentan Terjadi pada Anak

Gangguan pada saluran pernapasan juga bisa menjadi gejala alergi susu lainnya. Sistem imun tubuh yang bereaksi terhadap protein pada susu mengakibatkan munculnya peradangan pada bagian sinus. Kondisi ini bisa berujung pada produksi lendir yang berlebihan sehingga hidung pun menjadi tersumbat dan seperti berair. 

Lalu, kesulitan bernapas, termasuk pula batuk, asma, dan mengi pun bisa terjadi ketika kamu mengalami alergi terhadap susu. Jika gejalanya buruk, kamu akan menunjukkan reaksi anafilaksis. Ini adalah reaksi alergi yang segera membutuhkan penanganan karena bisa berdampak pada kematian. Tandanya, antara lain: 

  • Saluran udara mengalami penyempitan, begitu pula pada bagian tenggorokan mengalami pembengkakan sehingga mengakibatkan kesulitan bernapas.
  • Penurunan pada tekanan darah.
  • Hilangnya kesadaran. 

Baca juga: 4 Manfaat Minum Susu untuk Orang Dewasa

Kamu perlu segera menanyakan tindakan penanganan alergi susu pada dokter sesaat setelah gejalanya muncul. Pakai aplikasi Halodoc yang bisa membuat kamu lebih mudah tanya jawab dengan dokter. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di ponselmu, bisa di App Store atau Play Store. 

Jadi, jangan sampai reaksi alergi memburuk dan kamu terlambat melakukan penanganan, ya! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Milk Allergy.
American College of Allergy, Asthma, & Immunology. Diakses pada 2021. Milk Allergy.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2021. Adult Food Allergies.