• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Gejala Awal Infeksi Cacing Hati

Ketahui Gejala Awal Infeksi Cacing Hati

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Meski berukuran kecil, cacing hati adalah salah satu parasit yang tetap perlu diwaspadai. Pasalnya, bila terinfeksi, parasit tersebut bisa menyebabkan penyakit hati dan saluran empedu. Infeksi cacing hati pada manusia biasanya terjadi setelah mengonsumsi makanan tertentu yang sudah terkontaminasi cacing dan tidak dimasak sampai matang.

Meskipun sebagian besar orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun, infeksi cacing hati yang tidak diobati bisa bertahan lama. Kondisi ini bisa berpotensi menyebabkan gejala yang parah atau penyakit serius. Ketahui gejala awal infeksi cacing hati agar bisa segera mendapatkan pengobatan.

Baca juga: 3 Jenis Parasit Cacing yang Hidup dalam Tubuh Manusia

Kenali Jenis Cacing Hati

Ada dua jenis cacing hati yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia, yaitu Opisthorchiidae dan Fasciolidae.

  • Opisthorchiidae

Ada dua spesies cacing jenis opisthorchiidae yang bisa menyebabkan infeksi cacing hati, yaitu Clonorchis sinensis dan Opisthorchis viverrini. Kedua spesies cacing hati tersebut paling sering ditemukan pada makanan laut, seperti ikan, kepiting, dan lobster. Kamu bisa terinfeksi opisthorchiidae bila mengonsumsi makanan laut yang sudah terkontaminasi oleh larva cacing yang tidak dimasak sampai matang. 

Jenis cacing hati ini bisa menginfeksi organ hati, kantung empedu, dan saluran empedu pada manusia. Bila tidak diobati, infeksi ini bisa bertahan hingga 25-30 tahun.

  • Fasciolidae

Ini merupakan jenis cacing hati yang paling umum menginfeksi tubuh manusia. Cacing fasciolidae bisa ditemukan hampir di semua benua, kecuali Antartika. Kamu bisa terinfeksi cacing hati fasciolidae bila mengonsumsi selada air atau tanaman air lainnya yang sudah terkontaminasi larva cacing dari kotoran binatang.

Gejala Awal Infeksi Cacing Hati yang Perlu Diwaspadai

Awalnya, cacing hati mungkin tidak menimbulkan gejala. Kemudian, tergantung pada jenis cacing dan tingkat keparahan infeksinya, berikut gejala-gejala yang bisa muncul akibat infeksi cacing hati:

  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit perut.
  • Mual dan muntah.

Baca juga: Banyak Makan Tetap Kurus karena Cacingan, Benarkah?

Seiring waktu, bila cacing dewasa menghambat cukup banyak saluran empedu di dalam atau di luar hati, pengidap bisa mengalami gejala berikut:

  • Kulit dan bagian putih mata menguning (penyakit kuning).
  • Gatal.
  • Diare.
  • Penurunan berat badan.

Bila kamu mengalami gejala-gejala infeksi cacing hati seperti di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan sedini mungkin. Pasalnya, bila tidak diobati, cacing hati bisa merusak organ hati dan menyebabkan jaringan parut (fibrosis).

Komplikasi lainnya yang bisa terjadi adalah infeksi bakteri pada saluran empedu, batu empedu, dan pankreatitis. Kadang-kadang, cacing hati juga bisa menginfeksi dinding usus, paru-paru, kulit, atau tenggorokan. Bila infeksi dibiarkan hingga bertahun-tahun, pengidap bisa mengembangkan kanker saluran empedu.

Cara Mengobati Infeksi Cacing Hati

Infeksi cacing hati bisa diatasi sepenuhnya dengan menggunakan obat anthelmintic, yaitu obat untuk menghilangkan cacing dari tubuh. Obat tersebut meliputi:

  • Praziquantel atau albendazole untuk infeksi cacing hati clonorchiasis.
  • Triclabendazole, atau nitazoxanide untuk fasioliasis. Obat triclabendazole biasanya diberikan secara oral, dan kebanyakan pengidap merespons dengan baik pengobatan ini.

Obat kortikosteroid jangka pendek juga bisa diresepkan untuk fase infeksi yang akut dengan gejala yang parah. Bila cacing menghambat saluran empedu, operasi mungkin perlu dilakukan.

Baca juga: Cegah Cacingan, Kapan Waktu yang Tepat untuk Minum Obat Cacing?

Itulah gejala awal infeksi cacing hati yang perlu diketahui. Untuk membeli obat-obatan yang kamu butuhkan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Tidak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Liver Flukes.
Merck Manual. Diakses pada 2021. Fluke Infections of the Liver.
Healthline. Diakses pada 2021. Liver Fluke.