• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Ketahui Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Ikan pari adalah ikan yang memiliki bentuk pipih dengan rangka yang didominasi tulang rawan. Saat melihat bentuknya yang tidak biasa, siapa sangka bahwa ikan pari memiliki kandungan gizi yang lengkap, terutama untuk ibu hamil. Selain kaya akan protein, ikan pari juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan selama kehamilan.

Halodoc, Jakarta – Ibu harus cermat dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi selama kehamilan. Sebab, nutrisi yang didapat dari makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi tumbuh kembang janin. Salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah ikan, seperti ikan lele hingga ikan salmon. Namun, bagaimana dengan ikan pari? Ikan pari sendiri adalah ikan yang berasal dari keluarga yang sama dengan hiu dan memiliki bentuk pipih dengan rangka yang didominasi tulang rawan.

Bentuknya memang terlihat tidak biasa, tetapi siapa sangka kalau ikan pari memiliki kandungan gizi yang lengkap. Maka dari itu, ikan pari tentunya dapat memberikan banyak manfaat kesehatan bila dikonsumsi, terutama bagi ibu hamil dan janin di dalam kandungannya. Lantas, apa saja kandungan gizi yang terdapat dalam ikan pari? Simak informasinya di sini!

Baca juga: Tips agar Manfaat Makan Ikan Lebih Maksimal

Ini Kandungan Gizi yang Terkandung dalam Ikan Pari

Ikan pari mengandung berbagai gizi dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.  Seperti lemak, protein, kalium, natrium, kalsium, magnesium, tembaga, fosfor, zinc, zat besi, vitamin B dan vitamin D. Nah, berikut ini adalah penjabaran atas kandungan gizi yang dapat diperoleh bila mengonsumsi satu porsi ikan pari seberat 200 gram.

  • Energi: 168 kkal.
  • Protein: 38,2 gram.
  • Lemak: 0,6 gram.
  • Karbohidrat: 0,2 gram.
  • Vitamin A: 4 mikrogram.
  • Tiamin (Vitamin B1): 0,1 miligram.
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,24 miligram.
  • Niasin (Vitamin B3): 5 miligram.
  • Piridoksin (Vitamin B6): 0,5 miligram.
  • Kobalamin (Vitamin B12): 7,4 mikrogram.
  • Vitamin D: 6 mikrogram.
  • Natrium: 540 miligram.
  • Kalium: 220 miligram.
  • Kalsium: 8 miligram.
  • Magnesium: 36 miligram.
  • Fosfor: 340 miligram.
  • Zat besi: 1,8 miligram.
  • Zinc (seng): 1 miligram.

Manfaat Ikan Pari Bagi Ibu Hamil

Berdasarkan kandungan gizinya, ikan pari aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan nutrisinya yang cukup baik. Nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat memberikan banyak manfaat bagi ibu dan tumbuh kembang janin. Misalnya seperti kandungan protein yang tinggi dan zat besi dalam ikan pari dapat membantu meningkatkan perkembangan jaringan tubuh janin, terutama perkembangan otak.  Selain itu, protein dan lemak juga dapat membantu perkembangan jaringan dalam tubuh ibu. Salah satunya adalah jaringan payudara yang berkaitan dengan produksi ASI.

Kandungan vitamin B12 (kobalamin) dalam ikan pari juga berfungsi untuk membentuk sel darah merah. Tidak hanya itu, kandungan vitamin tersebut juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan saraf ibu hamil dan janin. Sedangkan vitamin D dapat membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat bagi janin. 

Sementara itu kandungan vitamin B6 (piridoksin) dan niasin pada ikan pari juga bermanfaat dalam mengendalikan kadar kolesterol Ibu. Adapun kandungan fosfor yang terkandung dalam ikan pari bermanfaat dalam mengendalikan keseimbangan hormon tubuh, dan membantu memproduksi protein dan penyerapan vitamin pada tubuh.

Baca juga: 5 Aturan Makan Seafood Biar Enggak Kolesterol

Ikan Pari Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebihan

Meski rasanya lezat dan kaya akan kandungan nutrisi yang berperan penting dalam kehamilan, tapi ibu perlu membatasi konsumsinya. Sebab, ikan pari merupakan ikan yang hidup di perairan dalam. Ikan-ikan yang hidup pada wilayah perairan dalam memiliki kadar merkuri yang cukup tinggi. 

Merkuri merupakan zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh sebab itu, ibu harus membatasi konsumsinya dan tidak menyajikannya dalam jumlah besar. Ibu juga perlu menghindari konsumsi ikan pari yang berukuran besar. Pasalnya, ikan pari berukuran besar umumnya mengandung lebih banyak merkuri dibandingkan yang berukuran kecil.

Selain itu, ekor ikan pari juga patut diwaspadai karena memiliki racun. Maka dari itu, ibu sebaiknya hanya mengonsumsi dagingnya saja. Nah, ibu dapat membatasi konsumsi ikan pari misalnya satu kali dalam seminggu atau dua kali dalam sebulan. Untuk menyajikannya, ibu juga dapat memasak ikan pari disertai dengan beberapa sumber protein lainnya, seperti ikan salmon atau telur. Hal ini bertujuan agar asupan nutrisinya tetap seimbang, karena ikan pari tidak aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang besar.

Baca juga: Selain Salmon, 5 Ikan Ini Juga Tak Kalah Menyehatkan

Selain cermat dalam memilih makanan, ibu juga dapat memenuhi segala asupan nutrisi yang penting selama kehamilan melalui vitamin dan suplemen. Nah, melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat membeli vitamin sesuai dengan kebutuhan. Tanpa perlu mengantri atau menunggu berlama-lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Calorie Slism. Diakses pada 2021. Stringrays
Medine Plus. Diakses pada 2021. Pregnancy and Nutrition
Healthline. Diakses pada 2021. Should You Avoid Fish Because of Mercury?
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Pregnancy and fish: What’s safe to eat?