Ketahui Langkah-Langkah Mencegah Munculnya Xerosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
xerosis, kondisi kulit kering

Halodoc, Jakarta - Xerosis atau kulit kering adalah kondisi kulit yang bisa terjadi pada siapapun, baik pria maupun wanita tanpa memandang usia. Gangguan kulit ini banyak terjadi pada orang-orang yang tinggal di daerah dingin atau yang tingkat kelembapannya rendah. Adakah cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?

Ada kok. Xerosis dapat dicegah dengan berbagai cara. Mulai dari metode perawatan kulit sederhana, hingga memperbaiki gaya hidup sehari-hari. Pencegahan xerosis bertujuan untuk menjaga kulit agar tetap lembap. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya xerosis:

  • Jangan mandi terlalu lama. Minyak alami yang menempel di permukaan kulit bisa hilang jika mandi terlalu lama, apalagi kalau menggunakan air panas. 

  • Pilih sabun yang sesuai, atau yang setidaknya mengandung tambahan minyak di dalamnya.

  • Menggunakan pelembap kulit. Asalkan tidak mengandung alkohol, menggunakan pelembap kulit secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan kulit. 

  • Pasang pelembab ruangan. Memasang pelembab ruangan bisa menjadi alternatif untuk membuat kulit tetap lembap.

  • Lindungi kulit saat berada di tempat dingin. Jika bepergian ke daerah yang dingin atau bahkan bersalju, lebih baik gunakan sarung tangan, syal, dan topi untuk menutupi kulit agar tidak cepat kering.

  • Menggunakan tabir surya saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

  • Jangan garuk kulit secara berlebihan. Menggaruk dan menggosok kulit secara berlebihan bisa membuat kulit menjadi kemerahan, kasar, tampak kusam, mengelupas, dan rusak.

  • Mengonsumsi air putih cukup setiap hari. Asupan cairan yang cukup membuat kulit terhindar dari kekeringan.

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3. Makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan salmon menghasilkan lemak yang membantu melembapkan kulit.

Baca juga: 8 Tips Cantik Merawat Kulit Kering

Gejala yang Dialami Pengidap Xerosis

Ketika mengalami xerosis, seseorang akan mengalami berbagai gejala pada kulit, seperti:

  • Kering, kasar, dan bersisik terutama di lengan dan tungkai.

  • Pucat, kusam, dan berwarna keputihan.

  • Menjadi kemerahan karena mengalami iritasi.

  • Pecah-pecah, mengelupas, dan rentan berdarah.

  • Kulit kering dapat menimbulkan rasa gatal. Jika kulit yang sudah pecah-pecah ini digaruk, dapat semakin meluas dan menimbulkan infeksi kulit.

Jika kamu mengalami berbagai gejala tersebut, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter, supaya penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin. Sekarang, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lho. Lewat fitur Talk to a Doctor, kamu bisa obrolkan langsung gejalamu melalui Chat atau Voice/Video Call.

Baca juga: Atasi Kulit Kering Terkelupas dengan Cara Ini

Meski kondisi kulit kering dapat ditangani sendiri di rumah, kamu harus segera menemui dokter jika muncul gejala seperti:

  • Terjadinya pengelupasan kulit berukuran besar.

  • Munculnya ruam berbentuk cincin.

  • Tidak membaik atau bahkan memburuk setelah memakai produk perawatan kulit kering.

  • Mengeluarkan cairan atau nanah.

Untuk bertemu dengan dokter dan melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Jadi, pastikan kamu sudah download aplikasinya di ponselmu, ya.

Ketahui Berbagai Hal yang Bisa Sebabkan Xerosis

Xerosis bisa disebabkan oleh kondisi yang terjadi di dalam tubuh manusia, seperti:

  • Gen kulit kering yang diturunkan.

  • Menopause.

  • Dehidrasi.

  • Mengidap penyakit tiroid.

  • Mengidap gagal ginjal.

  • Kurang gizi.

  • Mengalami penurunan berat badan yang drastis.

  • Obat-obatan yang digunakan, seperti obat diuretik, retinoid, atau kemoterapi.

Baca juga: Kulit Kering dan Gatal jangan Digaruk, Atasi dengan Cara Ini

Selain itu, xerosis juga bisa dipicu oleh beberapa faktor dari lingkungan, seperti:

  • Penggunaan sabun mandi dengan bahan kimia tertentu, misalnya ditambahkan pewangi.

  • Menggosok kulit dengan keras dan kasar, misalnya saat mengeringkan kulit dengan handuk.

  • Terlalu sering mandi, terutama dengan air panas.

  • Terlalu lama terpapar sinar matahari.

Referensi:
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Dry skin.
Healthline (Diakses pada 2019). Xerosis Cutis.
WebMD (Diakses pada 2019). Xerosis.