• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Metode BESS untuk Mengobati Nyeri Tulang Belakang
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Metode BESS untuk Mengobati Nyeri Tulang Belakang

Ketahui Metode BESS untuk Mengobati Nyeri Tulang Belakang

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Agustus 2022

“Nyeri tulang belakang pasti terasa sangat menyakitkan dan membuat tidak nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu cara mengatasi masalah kesehatan ini yaitu melalui tindakan biportal endoscopic spine surgery (BESS).”

Ketahui Metode BESS untuk Mengobati Nyeri Tulang BelakangKetahui Metode BESS untuk Mengobati Nyeri Tulang Belakang

Halodoc, Jakarta – Nyeri tulang belakang menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa terjadi pada semua orang di segala usia. Kondisi ini bisa terjadi karena banyak faktor, seperti usia, kelainan genetik, atau mengalami kecelakaan hingga berujung pada cedera pada area tersebut.

Nyeri pada tulang belakang tidak boleh dianggap sebagai masalah yang sepele. Gangguan kesehatan ini justru perlu segera mendapatkan penanganan. Sebab, tak hanya membuat tidak nyaman, nyeri tulang belakang juga bisa berujung pada kelemahan kaki, bahkan bisa mengakibatkan kelumpuhan. 

Masalah Kesehatan yang Sebabkan Nyeri Tulang Belakang

Saraf terjepit menjadi salah satu masalah medis yang memicu munculnya nyeri tulang belakang. Gangguan ini ditandai dengan gejala berupa nyeri pada punggung bagian bawah atau tulang ekor, nyeri menusuk pada area pantat yang menjalar hingga ke salah satu kaki, dan kesemutan pada kaki.

Tak hanya saraf terjepit, ada satu masalah kesehatan lain yang bisa mengakibatkan nyeri tulang belakang adalah spondylolisthesis. Kelainan tulang ini terjadi karena proses degeneratif atau penuaan, cedera atau retak pada tulang belakang, dan faktor keturunan. 

Gejala spondylolisthesis yang paling utama adalah nyeri punggung bagian bawah. Rasa sakitnya bisa meluas ke pantat dan bawah paha. Selain itu, gejala lainnya berupa kejang otot di hamstring, punggung kaku, sulit berjalan dan berdiri, sakit saat membungkuk, mati rasa dan kesemutan di kaki. 

Agar bisa mendapatkan diagnosa untuk kondisi ini, dokter biasanya akan merekomendasikan pengidap untuk melakukan pemeriksaan MRI pada tulang belakang. 

Metode BESS untuk Mengatasi Nyeri Tulang Belakang

Guna membantu mengatasi rasa nyeri pada kedua masalah tulang belakang tersebut, dokter biasanya akan melakukan pembedahan dengan metode Biportal Endoscopic Spine Surgery atau BESS.

BESS adalah metode bedah tulang belakang minimal invasif. Metode ini mirip dengan bedah tulang belakang mikroskopis dalam hal teknik yang dipakai. BESS juga secara teknis mirip dengan bedah tulang belakang endoskopi perkutan konvensional dalam pemakaian instrumen endoskopi atau arthroscopic

Pembedahan invasif minimal memungkinkan pengurangan diseksi dan cedera otot yang tak terhindarkan, menjaga stabilitas dan mengurangi risiko restabilisasi. Teknik ini memberikan alternatif untuk dekompresi unilateral atau bilateral dari stenosis tulang belakang sentral lumbal, stenosis foraminal, dan spondylolisthesis derajat rendah.

Kelebihan BESS termasuk penurunan tingkat infeksi pasca operasi karena irigasi terus menerus selama prosedur, dan penurunan kebutuhan untuk operasi fusi untuk stenosis lumbal dengan dekompresi yang luas. 

Studi dalam Asian Spine Journal menyebutkan, metode BESS dapat dianggap sebagai generasi baru dari perkembangan bedah, setelah operasi lumbal terbuka dan operasi tulang belakang mikroskopis. Prosedur ini memberikan hasil yang sebanding dengan hasil teknik bedah tersebut. 

BESS sebenarnya bukan prosedur yang benar-benar baru, melainkan penggunaan inovatif dari endoskopi atau arthroscopy dalam operasi tulang belakang.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Meski terbilang menjadi metode yang lebih aman dibandingkan dengan metode bedah lain untuk mengatasi nyeri tulang belakang, tetap ada kemungkinan terjadinya komplikasi setelah operasi. 

Masih berdasarkan studi yang sama, dari delapan pasien yang menjalani prosedur, dilaporkan satu pasien mengalami perdarahan epidural, robekan pada dural, dua pasien mengalami mati rasa pada kaki sementara, dan tiga pasien mengalami sakit kepala setelah operasi.

Apabila kamu mengalami rasa nyeri hebat pada tulang belakang, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji berobat di rumah sakit atau cek kebutuhan medis. Kamu bisa download aplikasi Halodoc langsung di ponselmu.

Referensi:
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. Kenalan dengan BESS, Metode Terbaru Pengobatan Nyeri Tulang Belakang.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Spondylolisthesis.
Asian Spine Journal. Diakses pada 2022. Biportal Endoscopic Spinal Surgery for Lumbar Spinal Stenosis.