• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Presbiopi di Mata

Ketahui Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Presbiopi di Mata

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Banyak orang menggunakan kacamata dengan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang memang hanya untuk bergaya atau memang terdapat masalah pada matanya, sehingga tidak bisa melihat tanpa menggunakan kacamata. Presbiopi adalah salah satu gangguan yang dapat membuat seseorang ketergantungan pada penggunaan kacamata.

Memang, saat gangguan presbiopi yang terjadi bersifat ringan, seseorang sulit untuk sadar jika mengidapnya. Namun, terkadang tanpa sadar kamu mungkin akan menyipitkan mata saat melihat tulisan yang berukuran kecil. Maka dari itu, diagnosis dini dapat dilakukan untuk mencegah gangguan yang lebih parah. Berikut beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan!

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Presbiopi, Gangguan Mata Tua di Usia Lansia

Pemeriksaan untuk Diagnosis Presbiopi

Presbiopi adalah hilangnya kemampuan mata secara bertahap untuk fokus melihat objek-objek dengan jarak dekat. Hal ini memang gangguan alami yang sering terjadi sebagai proses penuaan alami pada mata. Seseorang rentan mengidap masalah mata ini saat memasuki usia 40 tahun dan semakin memburuk hingga usianya mencapai akhir 65 tahun.

Presbiopi umumnya memengaruhi pria dan wanita dengan risiko yang setara. Seseorang yang mengidap gangguan mata ini akan terus merasakannya seumur hidup. Selain itu, mungkin menjadi masalah yang sulit diatasi saat terjadi bersamaan dengan gangguan mata lainnya, seperti rabun jauh, rabun dekat dan astigmatisme. Hal ini umum terjadi sebagai kesalahan bias pada fokus mata.

Saat kamu sudah merasakan mata mulai bermasalah ketika melihat sesuatu dengan jarak yang lebih jauh dari biasanya ketika akan membaca buku atau koran. Pemeriksaan yang tepat dapat memastikan jika kamu mengidap presbiopi atau tidak. Sehingga, penanganan segera dapat dilakukan untuk mengatasinya. Berikut pemeriksaan yang dilakukan untuk diagnosis presbiopi:

Pemeriksaan Mata Menyeluruh

Cara yang dapat dilakukan oleh dokter mata untuk mendiagnosis presbiopi adalah dengan melakukan pemeriksaan mata menyeluruh. Bagian paling penting dari pemeriksaan ini adalah penilaian refraksi untuk mengukur seberapa baik seseorang melihat objek pada jarak tertentu. Penilaian refraksi dapat membuat dokter memastikan jika gangguan yang terjadi akibat presbiopi atau gangguan mata lainnya.

Awalnya, dokter mungkin akan melebarkan mata yang sebelumnya sudah diberikan tetes mata khusus untuk mendapatkan penglihatan yang lebih baik ke bagian dalam mata. Tetes tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi mungkin kamu menjadi peka terhadap cahaya selama dua hingga tiga jam setelahnya. Dokter merekomendasikan untuk menggunakan kacamata hitam setelahnya dan tidak mengemudikan kendaraan sendiri setelah pemeriksaan.

Baca juga: 6 Fakta tentang Presbiopi Alias Mata Enggak Fokus

Saat memasuki usia 40 tahun, jika gejala penyakit mata tidak timbul, kamu harus tetap menjadwalkan pemeriksaan mata setiap dua hingga empat tahun. Sejalan dengan bertambahnya usia, presbiopi secara bertahap akan menjadi lebih buruk. Saat mencapai usia 65 tahun, disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata setiap tahun. Jika memiliki riwayat penyakit mata atau diabetes, pemeriksaan mata tahunan wajib dilakukan tidak terkait usianya.

Dengan mendapatkan pemeriksaan dini, diharapkan gangguan mata ini segera terdeteksi. Sehingga, penanganan dini dapat dilakukan untuk mengatasinya dan mencegah bertambah parah. Akhirnya, penglihatan tetap terjaga kesehatannya tanpa bergantung pada alat bantu seperti kacamata setiap saat.

Baca juga: Peduli Kesehatan Mata, Ini Bedanya Presbiopi dan Miopi

Selain itu, jika kamu masih mempunyai pertanyaan terkait presbiopi dan gangguan mata lainnya, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan untuk mendapatkan akses kesehatan tanpa batas!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Presbyopia: Diagnosis and Tests.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Presbyopia.