• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Pencegahan Infeksi Jamur saat Menyusui

Ketahui Pencegahan Infeksi Jamur saat Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Menyusui menjadi salah satu momen yang tak terlupakan bagi seorang ibu. Berbagai manfaat menyusui dapat dirasakan, seperti meningkatkan imunitas bayi dan juga memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi. Mona Ratuliu, salah satu aktris Tanah Air, nyatanya juga tidak mau kehilangan momen menyusui bagi anak bungsunya, Numa Kamala Srikandi. Ia menceritakan pengalaman melalui berbagai gangguan menyusui, salah satunya mengalami infeksi jamur pada puting.

Baca juga: 6 Penyebab Nyeri Payudara saat Menyusui

Infeksi jamur pada payudara merupakan hal yang sangat umum terjadi pada ibu menyusui. Kondisi ini dikenal juga sebagai nipple thrush. Meskipun tidak berbahaya, tetapi kondisi ini sebaiknya segera diatasi dengan tepat karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada payudara saat menyusui. Ketahui beberapa langkah pencegahan untuk menghindari infeksi jamur atau nipple thrush di sini agar ibu dapat menjalankan momen menyusui dengan nyaman dan bahagia.


Inilah Penyebab Infeksi Jamur saat Menyusui

Nipple thrush terjadi ketika payudara dan puting mengalami infeksi akibat jamur yang disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Melansir dari Health Engine, kondisi nipple thrush menjadi salah satu kondisi yang sangat umum terjadi pada ibu menyusui. Lalu, apa yang menyebabkan ibu dapat mengalami infeksi jamur atau nipple thrush?

Nyatanya, jamur Candida Albicans sudah ada pada tubuh secara alami. Jamur ini berfungsi untuk menyingkirkan sel kulit mati dan mencegah bakteri tumbuh secara berlebihan pada kulit. Tidak hanya itu, pada jumlah yang normal, jamur Candida Albicans dapat menjaga sistem kekebalan tubuh seseorang. Namun, saat jumlahnya berkembang secara tidak terkendali, kondisi ini yang berisiko menimbulkan gangguan pada kesehatan.

Menjalankan masa menyusui membuat ibu lebih rentan mengalami pertumbuhan jamur Candida Albicans yang dapat menyebabkan nipple thrush atau infeksi jamur pada puting. Ada beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini, misalnya munculnya luka pada puting di awal menyusui, penggunaan breast pad yang membuat area puting menjadi lembap, kelelahan, kekurangan nutrisi, serta memiliki penyakit kronis, seperti diabetes dan anemia.

Baca juga: 5 Tips Mengobati Puting yang Lecet saat Menyusui


Tanda Infeksi Jamur saat Menyusui

Sebaiknya waspada jika ibu merasakan nyeri pada area payudara maupun puting setelah menyusui secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa menjadi tanda awal dari infeksi jamur pada puting bagi ibu menyusui. Rasa nyeri yang dialami tiap pengidap pun nyatanya berbeda karena rasa nyeri yang dialami dapat berlangsung sementara atau dalam waktu yang cukup panjang.

Segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika rasa nyeri disertai dengan munculnya luka lepuh yang berwarna putih pada putih, bagian areola mengalami pembengkakan, kemerahan di bagian tertentu pada area payudara, hingga payudara yang terasa lebih hangat. Ibu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya pada dokter mengenai penanganan pertama yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Beberapa pengobatan bisa dijalankan untuk mengatasi kondisi ini, seperti penggunaan obat antijamur dan juga menjaga kebersihan area puting serta payudara.


Lakukan Pencegahan Infeksi Jamur saat Menyusui

Tidak ada salahnya untuk melakukan pencegahan infeksi jamur pada ibu menyusui agar proses menyusui dapat berjalan dengan optimal. Berikut adalah beberapa pencegahan yang bisa dilakukan:

  1. Selalu jaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah menyusui bayi agar jamur maupun bakteri yang menempel pada tangan tidak berpindah pada payudara atau bagian tubuh yang lain.
  2. Pastikan area payudara dan puting selalu dalam kondisi bersih dan kering. Jangan lupa untuk selalu bersihkan area puting dan payudara setelah menyusui. Hindari puting menjadi lembap karena dapat meningkatkan perkembangan jamur penyebab nipple thrush.
  3. Hindari menggunakan bra atau breast pad yang basah dan lembap. Gunakan bra yang bersih setiap harinya.
  4. Jaga kebersihan payudara dan puting setiap mandi. Tidak ada salahnya untuk selalu bersihkan area lipatan pada payudara.
  5. Sebaiknya ibu menerapkan pola makan sehat, dengan perbanyak mengonsumsi sayur, buah, dan juga makanan yang mengandung probiotik.

Itulah beberapa pencegahan yang bisa ibu lakukan agar terhindar dari infeksi jamur ketika menyusui. Jangan ragu untuk tetap menjalankan proses menyusui dengan baik karena kondisi ini tidak akan memengaruhi kualitas ASI

Baca juga: Cara Merawat Puting Susu Selama Kehamilan dan Menyusui

Namun yang perlu diperhatikan, rasa nyeri akan semakin terasa saat proses menyusui. Jika ibu dapat menahan nyeri, tidak ada salahnya untuk tetap menyusui. Namun, jika ibu perlu berhenti sejenak untuk menjalankan perawatan infeksi jamur, ibu dapat memerah ASI untuk segera dikonsumsi oleh bayi.

Referensi:
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Breastfeeding and Thrush.
Very Well Family. Diakses pada 2020. Thrush and Breastfeeding Signs, Symptoms, and Treatment.
Health Engine. Diakses pada 2020. Breast and Nipple Thrush.