• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin COVID-19

Ketahui Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin COVID-19

“Pada pengidap darah tinggi, ada kemungkinan berkurangnya kemanjuran vaksin COVID-19 setelah beberapa saat. Untuk itu perlu menjalani skrining sebelum mendapatkan vaksin COVID-19. Jika memang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya kelola terlebih dulu sampai aman untuk mendapatkan vaksin COVID-19.”

Halodoc, Jakarta – Ada seorang nenek berumur 102 tahun yang 10 kali gagal menjalani skrining sebelum bisa mendapatkan vaksin COVID-19, terkait kondisi kesehatannya. Seperti dilansir dari salah satu media daring, nenek yang disapa dengan Mbah Tarmi ini memiliki tekanan darah yang selalu tinggi, sehingga selalu gagal menjalani skrining. 

Namun, nenek yang tinggal di Kelurahan Kalinyamat Wetan, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, tersebut tetap berusaha lolos skrining supaya bisa mendapatkan vaksin COVID-19.

Apa yang dialami Mbah Tarmi kemungkinan berkaitan dengan dampak vaksin COVID-19 pada pengidap tekanan darah tinggi. Terlebih Mbah Tarmin seorang lansia. Lantas, apakah dampak vaksin COVID-19 pada pengidap darah tinggi?

Baca juga: Mitos atau Fakta, Golongan Darah A Berisiko Tertular COVID-19

Hubungan Vaksin COVID-19 pada Tekanan Darah Tinggi

Siapa pun perlu menjalani skrining sebelum mendapatkan vaksin COVID-19. Manfaat vaksinasi akan banyak dirasakan bagi mereka yang memiliki penyakit pra-komorbiditas dan penyakit serius. Salah satunya orang yang memiliki hipertensi dan tingkat tekanan darah yang tidak terkendali secara kronis. 

Meskipun vaksin COVID-19 telah terbukti aman dan efektif, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh orang yang mengidap tekanan darah tinggi tentang efek sampingnya. Karena persyaratan tertentu diketahui dapat melemahkan sistem kekebalan. Diyakini juga bahwa beberapa penyakit atau kondisi (seperti tekanan darah tinggi) bisa mengganggu kemanjuran vaksin COVID-19.

Meskipun kemungkinan itu belum sepenuhnya tepat, tapi pada orang dengan tekanan darah tinggi, ada beberapa dugaan risiko antibodi yang digerakan oleh vaksin. Selain itu, ada kemungkinan berkurangnya kemanjuran vaksin COVID-19 setelah beberapa saat. 

Hipertensi kronis juga dapat melemahkan respon imun, sehingga kemungkinan vaksin tidak efektif. Obat-obatan yang digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi, juga bisa meredam respons vaksinasi. Oleh karena itu, meskipun vaksin COVID-19 tetap penting, orang yang mengidap tekanan darah tinggi perlu hati-hati. 

Baca juga: Ini Tempat yang Berisiko Tinggi Menularkan COVID-19

Benarkah Vaksin COVID-19 Sebabkan Tekanan Darah Meningkat?

Sebenarnya sejauh ini belum ada data yang menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan peningkatan darah. Respon kekebalan terhadap vaksinasi pada setiap orang bisa beragam. Jika ada kemungkinan tekanan darah meningkat setelah vaksinasi, itu karena sistem kekebalan tubuh sedang meningkat pula. 

Efek samping vaksinasi COVID-19 bisa berupa demam, nyeri di tubuh, kelemahan normal. Perubahan tingkat tekanan darah menjadi tinggi atau normal, masih jarang terjadi. Meskipun bukan efek samping yang serius, tapi jika terjadi pada seseorang yang sebelumnya memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, tetap bisa mengkhawatirkan. 

Hipertensi setelah vaksinasi bukan efek samping simtomatik, tapi bisa jadi diakibatkan oleh stres terkait vaksinasi. Itulah pentingnya menjalani skrining sebelum mendapatkan vaksinasi. Usia, riwayat sebelumnya, komplikasi penyakit, dan catatan pengobatan yang buruk yang tidak dilaporkan pada dokter, bisa memicu masalah setelah mendapatkan vaksin.

Baca juga: Mana yang Lebih Berbahaya, Hipotensi atau Hipertensi?

Yang Perlu Diperhatikan Pengidap Hipertensi Sebelum Vaksinasi COVID-19

Pengidap hipertensi dan penyakit jantung harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum mendapatkan vaksin COVID. Namun, jangan menyerah dan ragu, seperti kegigihan Mbah Tarmi yang terus berusaha agar bisa mendapatkan vaksin COVID-19. Ada beberapa tindakan dan pencegahan agar vaksinasi jadi lebih aman:

  • Atur pola makan sehat untuk pengidap hipertensi untuk mempersiapkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Jangan biarkan perut kosong dan haus sebelum dan saat vaksinasi.
  • Pastikan diri tetap tenang, jangan khawatirkan tentang informasi tentang vaksin COVID-19 yang menakut-nakuti.
  • Tetap pantau tekanan darah pada jam-jam tertentu sesering mungkin, dan jalani pengobatan yang dijadwalkan.
  • Tetap hubungi dokter sebelum dan sesudah vaksin, terutama jika kamu memiliki riwayat kondisi tertentu. 
  • Berolahraga dan aktif secara fisik saat mendapatkan vaksin. 
  • Jika kamu memiliki gejala COVID-19, atau baru menjalani operasi, sebaiknya tundah beberapa saat sampai dokter mengizinkan.

Itulah yang perlu diketahui mengenai hubungan tekanan darah tinggi dengan vaksin COVID-19. Jika kamu khawatir dengan kondisi kesehatan sebelum mendapatkan vaksin COVID-19, sebaiknya hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Times of India. Diakses pada 2021. Coronavirus vaccination: What to expect with your COVID-19 vaccine if you have hypertension
Nebraska Medicine. Diakses pada 2021. You asked, we answered: Can COVID-19 vaccines increase my blood pressure?
Medpage Today. Diakses pada 2021. Hypertension After COVID Vax No Cause for Worry, So Far
Detikhealth. Diakses pada 2021. Akhirnya! Nenek 102 Tahun di Tegal Bisa Vaksin Usai 10 Kali Gagal Screening