15 March 2019

Ketahui Pengobatan Periodontitis yang Sudah Parah

periodontitis, cangkok tulang, menghilangkan celah antara gusi dan gigi

Halodoc, Jakarta - Pengobatan periodontitis dilakukan dengan tujuan mengurangi peradangan, menghilangkan celah antara gusi dan gigi, serta mengatasi penyebab peradangan gusi. Apabila periodontitis belum parah, pengobatan dapat dilakukan dengan meminum antibiotik atau topikal (berupa gel atau obat kumur) untuk menghilangkan bakteri penyebab infeksi.

Sedangkan pada kasus periodontitis yang parah, biasanya memerlukan tindakan operasi. Tindakan operasi ini dilakukan dapat berupa operasi untuk mengurangi kantung atau celah gusi, operasi untuk mencangkok jaringan lunak yang rusak akibat periodontitis, operasi cangkok tulang untuk memperbaiki tulang-tulang di sekitar akar gigi yang telah hancur, serta mencabut gigi yang terkena agar tidak semakin parah dan menyerang daerah lain.

Baca juga: Mitos atau Fakta Periodontitis Karena Gaya Hidup Tak Sehat

Berikut adalah pembedahan yang akan dijalani oleh pengidap periodontitis parah:

  1. Pembedahan dengan Flap (Operasi Pengurangan Kantong Gusi)Pada tindakan ini, dokter gigi spesialis periodonsia akan membuat sayatan kecil pada gusi, sehingga bagian gusi dapat diangkat kembali, serta memperlihatkan akar untuk skala yang lebih efektif dan planing (penghalusan). Karena periodontitis sering menyebabkan kerusakan tulang, maka tulang pendukung gigi mungkin akan dibentuk ulang sebelum jaringan gusi dijahit kembali pada tempatnya. Prosedur tersebut biasanya membutuhkan 1-3 jam dan dilakukan dengan anestesi lokal.

  1. Cangkok Jaringan Lunak (Soft Tissue Grafts)

Saat kehilangan jaringan gusi karena penyakit periodontal, garis gusi akan turun, sehingga membuat gigi tampak lebih panjang. Maka dari itu, hal tersebut biasanya dilakukan dengan mengambil sejumlah kecil jaringan dari langit-langit mulut. Prosedur ini dapat membantu mengurangi resesi gusi lebih lanjut, tutur akar gigi yang terbuka dapat memungkinkan penampilan yang lebih baik secara estetik.

Baca juga: Begini Cara Atasi Periodontitis yang Bikin Gusi Sakit

  1. Cangkok Tulang (Bone Grafting)

Tindakan ini dilakukan saat periodontitis telah menghancurkan tulang sekitar akar gigi. Tulang yang akan dicangkokkan dapat berasal dari fragmen kecil dari pengidap sendiri atau tulang sintetik atau tulang pendonor. Cangkok tulang juga dapat membantu mencegah hilangnya gigi. Hal tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan tulang baru secara alami. Cangkok tulang dapat dilakukan selama masih dimungkinkan regenerasi jaringan.

  1. Regenerasi Jaringan

Cara ini memungkinkan pertumbuhan kembali tulang yang telah dihancurkan oleh bakteri. Dalam satu pendekatan, dokter gigi akan menempatkan sepotong kain khusus yang biokompatibel di antara tulang dan gigi. Bahan tersebut akan  mencegah jaringan yang tidak diinginkan memasuki daerah penyembuhan,  serta memungkinkan tulang pengganti untuk tumbuh kembali.

  1. Enamel Matrix Derivative Application

Cara yang dilakukan adalah melibatkan pengolesan gel khusus ke akar gigi yang sakit. Gel tersebut mengandung protein yang sama yang ditemukan dalam pembentukan enamel gigi dan merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan yang sehat.

Sebelum kamu mengalami periodontitis, sebenarnya gangguan gigi ini dapat dicegah dengan cara mencegah kebersihan gigi supaya terbebas dari bakteri yang menyebabkannya. Caranya adalah dengan menggosok gigi setiap selesai makan atau paling tidak dua kali sehari, yaitu pagi hari dan malam hari menjelang tidur.

Baca juga: Inilah Gejala dan Pengobatan Periodontitis yang Bikin Gusi Radang

Gunakan sikat gigi yang lembut, dan ganti sikat gigi setelah dipakai selama 3-4 bulan. Jangan lupa juga untuk membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi. Selain menyikat gigi, rutinlah memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Kamu juga bisa berdiskusi mengenai kesehatan gigi pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store.