• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Penyebab Alzheimer Terjadi di Usia Muda
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Penyebab Alzheimer Terjadi di Usia Muda

Ketahui Penyebab Alzheimer Terjadi di Usia Muda

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 20 Juni 2022

“Besar kemungkinan orang tua mewariskan penyakit alzheimer kepada anaknya adalah 50 persen. Inilah yang menyebabkan seseorang bisa mengalami alzheimer meski berada di rentang usia muda.”

Ketahui Penyebab Alzheimer Terjadi di Usia Muda

Halodoc, Jakarta –  Alzheimer tidak hanya terjadi pada lansia saja melainkan juga pada anak muda. Alzheimer yang terjadi di usia muda ini disebabkan oleh mutasi genetik yang berjalan dalam keluarga. Tiga gen telah ditemukan memiliki mutasi langka yang memicu alzheimer yaitu  PSEN1 (presenilin 1), PSEN2 (presenilin 2) dan APP (protein prekursor amiloid). 

Besar kemungkinan orang tua mewariskan penyakit alzheimer kepada anaknya adalah 50 persen. Inilah yang menyebabkan seseorang bisa mengalami alzheimer meski berada di rentang usia muda. Informasi selengkapnya mengenai alzheimer bisa dibaca di sini!

Faktor Genetik Bisa Memicu Alzheimer Terjadi di Usia Muda

Penyakit alzheimer terjadi ketika terjadi penumpukan protein di otak sehingga membentuk struktur yang disebut plak amyloid dan serat/belitan neurofibriler. Plak dan belitan serat inilah yang bisa menghambat komunikasi antara sel-sel saraf yang pada akhirnya menyebabkan sel-sel tersebut mati.

Bagi kebanyakan lansia dengan penyakit alzheimer, gejala pertama yang biasa dialami adalah kehilangan memori. Namun, pada orang yang lebih muda dengan penyakit alzheimer, hilang memori tidak selalu menjadi gejala pertama.

Bagi kebanyakan orang dengan alzheimer muda, penyebabnya tidak terkait dengan mutasi genetik tunggal. Para ahli tidak sepenuhnya tahu mengapa beberapa orang terkena penyakit ini pada usia yang lebih muda daripada yang lain.

Alzheimer yang terjadi di usia muda juga bisa disebabkan oleh mutasi pada salah satu dari tiga gen (APP, PSEN1 atau PSEN2), yang berpotensi diturunkan ke anggota keluarga lainnya. 

Memiliki orang tua atau kakek-nenek yang juga mengembangkan alzheimer dini juga dapat menjadi petunjuk adanya perubahan gen ini. Namun, penting untuk dipahami bahwa riwayat keluarga dengan penyakit alzheimer tidak selalu berarti bahwa ada mutasi gen. 

Tahapan Gejala Penyakit Alzheimer di Usia Muda

Gejala alzheimer pada usia muda sedikit berbeda dengan lansia. Pada tahap awal, gejalanya antara lain:

  • Melupakan hal-hal penting, terutama informasi yang baru dipelajari atau tanggal-tanggal penting.
  • Meminta informasi yang sama berulang kali.
  • Kesulitan memecahkan masalah dasar, seperti mencatat tagihan atau mengikuti resep favorit.
  • Kehilangan jejak tanggal atau waktu tahun.
  • Kehilangan jejak di mana kamu berada dan bagaimana kamu bisa sampai di sana.
  • Masalah dengan persepsi kedalaman atau masalah penglihatan lainnya.
  • Kesulitan bergabung dalam percakapan atau menemukan kata yang tepat untuk sesuatu.
  • Penilaian yang semakin buruk.
  • Penarikan diri dari pekerjaan dan situasi sosial.
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian.

Sementara pada tahap lanjut, gejalanya bisa semakin membahayakan dan menurunkan kesejahteraan pengidapnya, seperti:  

  • Perubahan suasana hati dan perilaku yang parah.
  • Kebingungan yang semakin mendalam tentang waktu, tempat, dan peristiwa kehidupan.
  • Kecurigaan tentang teman, keluarga, atau pengasuh.
  • Kesulitan berbicara, menelan, atau berjalan.
  • Kehilangan memori yang parah.

Jika kamu melihat orang terdekatmu memiliki gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa buat janji pemeriksaan ke rumah sakit lewat Halodoc ya!

Referensi:
Alzheimer’s Society. Diakses pada 2022. What Causes Young-Onset Dementia?
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Early-Onset Alzheimer’s Disease.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Young-Onset Alzheimer’s: When Symptoms Begin Before Age 65.
Alzheimers.org.uk. Diakses pada 2022. What causes young-onset dementia?