• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Penyebab Anak Menangis Sesuai Usianya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Penyebab Anak Menangis Sesuai Usianya

Ketahui Penyebab Anak Menangis Sesuai Usianya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 31 Mei 2022

“Penyebab anak menangis bisa karena beberapa hal; mulai dari rasa lapar, lelah, tidak nyaman, dan sakit. Tak jarang juga anak menangis karena butuh kasih sayang.”

Ketahui Penyebab Anak Menangis Sesuai Usianya

Halodoc, Jakarta – Jika anak mudah menangis, belum tentu karena ia cengeng. Istilah ini pun sebaiknya tidak digunakan orangtua ketika Si Kecil menangis. Anak menangis bisa disebabkan karena banyak faktor: Ada yang menangis untuk cari perhatian, menangis karena sakit, atau menangis karena merasa takut.

Omong-omong soal tangisan karena rasa takut, sikap ini punya banyak makna. Semua tergantung usia anak, memang, mulai dari bayi hingga balita, tapi sebaiknya kamu simak informasi lengkapnya di sini penyebab anak menangis:

Belum Bisa Mengelola Emosi Menjadi Penyebab Anak Lebih Sering Menangis

Pada umumnya anak menangis karena beberapa hal, bisa karena sedang lapar, lelah, tidak nyaman, sakit. Tak jarang juga anak menangis karena butuh kasih sayang, merasa sedih, atau justru marah. Menangis menjadi cara anak mengekspresikan perasaannya karena mereka belum bisa mengekspresikannya dengan cara yang seharusnya. 

Usia yang masih muda membuat anak masih perlu waktu untuk mengelola emosi serta menemukan cara tepat dalam mengekspresikan emosi. Jadi, ketika anak menangis ada banyak pemaknaan di balik ekspresi tersebut. 

Usia 6 – 8 Bulan

Anak pada rentang usia ini bisa saja menangis karena sesuatu yang tidak ia pahami. Namanya juga bayi, segala hal yang asing bisa dianggap menakutkan untuknya. Misalnya, bunyi-bunyian yang keras dari kendaraan, pintu yang terbanting, hingga suara dari sekitar rumah. 

Rasa takut ini muncul karena mereka kaget dan terkejut sehingga langsung menangis. Kalau sudah begini, yang paling penting untuk dilakukan adalah menenangkan Si Kecil di dalam pelukan ibu. Peluk dan beri tepukan lembut di punggungnya agar ia merasa nyaman dan aman kembali untuk menenangkan.

Usia 9-12 Bulan

Umumnya, di usia ini anak sudah mengenal dengan baik keadaan di sekitarnya. Ia bahkan sudah mengenai ibu dengan sangat baik dan menganggap bahwa ibu adalah tempat yang aman. Pada usia ini, anak akan banyak berinteraksi dengan sekitar, namun tetap interaksi nomor satu adalah bersama ibu. Itulah sebabnya, ketika ibu tidak terlihat di sekitarnya ia akan menangis karena merasa takut. Reaksi tangisan Si Kecil pada rentang usia ini lebih sering terjadi ketika anak bertemu dengan orang baru yang tidak dikenalnya.

Usia 1-2 Tahun

Pada rentang usia 1-2 tahun, penyebab anak menangis tidak lagi karena kondisi sekitar melainkan respons orang tua terhadap dirinya. Misalnya ketika orang tua tidak memberikan perhatian, atau tidak tertawa seperti biasa ketika anak melakukan sesuatu, tidak memeluk, serta hal-hal kebiasaan lain yang dilakukan orang tua. 

Usia 2-3 Tahun

Terjadi secara natural, anak-anak biasanya takut dengan dokter pada rentang usia ini. Untuk memancing agar ia tidak takut lagi, ibu bisa mengajaknya bermain dokter-dokteran. Pada usia ini, fantasi anak besar sekali sehingga ia akan bisa menciptakan cerita sendiri sesuai keinginannya. Ubah rasa takutnya terhadap dokter menurun sehingga akhirnya ia tidak takut lagi untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Usia 3 Tahun ke Atas

Anak yang semakin pintar bicara akan dengan mudah mengungkapkan apa yang ia rasakan tentang hal-hal baru di sekitarnya. Termasuk juga soal mengekspresikan rasa takut. Jika ibu sudah mengetahui ini, sebaiknya jangan memaksakan kehendak agar Si Kecil langsung jadi berani. 

Beritahu Si Kecil bahwa tak ada yang perlu ditakutkan, sehingga ia bisa tetap merasa nyaman. Misalnya, ketika Si Kecil takut pada badut, coba jelaskan siapa yang berada di dalam topeng, apa tugas mereka, dan katakan bahwa tak ada yang perlu ditakutkan.

Itulah informasi mengenai penyebab anak menangis sesuai tumbuh kembangnya. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika muncul tanda-tanda Si Kecil tidak sehat. Ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter. 

Dengan menghubungi Halodoc ibu bisa mendapatkan rekomendasi sebelum melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Belum punya aplikasinya? Yuk, segera download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Raising Children.net.au. Diakses pada 2022. Crying: Children 1 – 8 Years
Parents.com. Diakses pada 2022. 7 Reasons Why Kids Cry That Aren’t Always Easy to Recognize
Very Well Family. Diakses pada 2022. 7 Reasons Your Child May Be Crying