Ketahui Perbedaan Granuloma Inguinale dan Kutil Kelamin

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui Perbedaan Granuloma Inguinale dan Kutil Kelamin

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang sering berhubungan seksual tanpa pengaman dengan banyak orang yang berbeda dapat terserang penyakit kelamin. Penyakit tersebut disebarkan melalui infeksi yang tersebar ketika genital saling bersentuhan. Gangguan tersebut dapat terjadi secara ringan hingga berat.

Terdapat berbagai macam jenis penyakit kelamin yang dapat terjadi. Dua di antaranya adalah granuloma inguinale dan kutil kelamin. Penyakit-penyakit tersebut dapat menyebar melalui hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral. Supaya tidak keliru, kamu dapat mengetahui perbedaan granuloma inguinale dan kutil kelamin di sini!

Baca juga: Kenali 3 Tahapan Granuloma Inguinale

Perbedaan Granuloma Inguinale dan Kutil Kelamin

Kedua penyakit tersebut dapat menyebabkan infeksi pada area kelamin seseorang. Granuloma inguinale dan kutil kelamin adalah gangguan yang berbeda, meskipun keduanya sama-sama menyerang area kelamin. Berikut adalah beberapa perbedaan dari dua penyakit kelamin tersebut:

  1. Granuloma Inguinale

Granuloma inguinale adalah sebuah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Gangguan tersebut dapat terjadi secara tahunan, dapat menyebar, dan menyerang kulit di area kelamin. Pada tahap yang parah, gangguan ini dapat menyebabkan luka.

Granuloma inguinale yang terjadi disebabkan oleh bakteri Klebsiella granulomatis. Bakteri tersebut hidup di dalam sel tubuh. Gangguan ini disebarkan melalui hubungan seksual yang sering dan tidak aman. Pasalnya, kemampuan penularan bakteri ini terbilang rendah. Di samping itu, penyakit ini juga dapat tertular melalui cairan luka.

  1. Kutil Kelamin

Gangguan yang menyerang kelamin ini dapat menyebabkan tumbuhnya benjolan kecil di sekitar area kelamin dan dubur kamu. Kutil kelamin yang tumbuh berukuran kecil dan sulit untuk dilihat oleh mata. Kutil yang tumbuh di area kelamin berbeda dengan yang tumbuh di bagian tubuh lainnya.

Penyebab dari kutil kelamin adalah human papillomavirus (HPV). Penyakit ini dapat tersebar melalui hubungan seksual, baik vagina, anal, maupun oral. Penyebarannya juga dapat terjadi ketika orang yang terserang menyentuh kelamin sendiri, lalu menyentuh kelamin pasangannya. 

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait dua gangguan ini, dokter dari Halodoc siap membantu kamu. Komunikasi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Ayo, download aplikasinya sekarang!

Baca juga: Ini Alasan Homoseksual Rentan Terkena Granuloma Inguinale

Apa Saja Gejalanya?

Granuloma Inguinale

Pada penyakit kelamin ini, gejala yang timbul setelah terpapar bakteri tersebut dalam kurun waktu 1 hingga 12 minggu. Gejala yang timbul awalnya akan seperti benjolan merah kecil dan dapat membesar. Benjolan tersebut akan terjadi perdarahan apabila terjadi luka. Setelah itu, benjolan tersebut akan berubah menjadi tukak. Pada akhirnya, gangguan tersebut akan membentuk jaringan parut.

Kutil Kelamin

Kutil kelamin yang terjadi dapat menyerang vagina, dubur, daerah selangkangan, dan paha bagian atas. Selain itu, gangguan ini juga dapat menyerang bibir, mulut, dan tenggorokan melalui seks oral. Gejala dari gangguan ini berupa benjolan kecil. Jumlah kutil yang tumbuh dapat berbeda-beda dan terkadang dapat beraturan. Ketika terjadi, akan terasa gatal, terbakar, dan sakit.

Bagaimana Cara Mengobatinya?

Granuloma Inguinale

Pengobatan yang dapat dilakukan terhadap gangguan ini adalah dengan membunuh bakteri yang menyebabkannya. Selain itu, dokter juga akan mencegah terjadinya komplikasi yang membentuk jaringan parut. Kamu akan diberikan pengobatan antibiotik untuk menghilangkan bakteri tersebut dari tubuh.

Kutil Kelamin

Kutil kelamin yang terjadi umumnya tidak perlu diobati apabila tidak menimbulkan gejala. Apabila gangguan tersebut menimbulkan gejala, dokter akan memberikan obat yang mendaung asam trikloroasetat. Prosedur bedah juga dapat dilakukan untuk menyembuhkan kamu dari gangguan ini.

Baca juga: Pria Lebih Rentan Idap Granuloma Inguinale, Mengapa?