Ketahui Pertolongan Pertama Serangan Panik pada Diri Sendiri

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ketahui Pertolongan Pertama Serangan Panik pada Diri Sendiri

Halodoc, Jakarta – Serangan panik dapat terjadi pada siapa saja, tanpa sebab atau peringatan yang jelas dan sangat mengkhawatirkan, baik bagi orang yang mengalami serangan maupun siapa pun yang mencoba membantu.

Seseorang bisa mengalami serangan panik pada saat-saat tertentu dalam kehidupannya. Stres dapat menjadi faktor pemicu utama, tetapi kadang serangan panik bisa datang di waktu kapan saja. Apa yang harus kamu lakukan saat kamu mengalami serangan panik? Jawabannya ada di bawah ini!

Mengatasi Serangan Panik

Serangan panik adalah perasaan ketakutan yang ekstrem dan biasanya ada keinginan besar untuk melarikan diri dari situasi yang tidak nyaman. Sebagian besar orang umumnya pernah mengalami kepanikan pada suatu fase dalam hidupnya adalah respons yang normal. 

Baca juga: Apa Beda Gangguan Panik dan Gangguan Kecemasan?

Beberapa orang memiliki riwayat serangan panik dan tahu apa yang bisa memicu mereka. Sebagian yang lainnya, ini dapat terjadi secara tiba-tiba, tanpa sebab yang jelas. Apa yang harus kamu lakukan kalau kamu mengalami serangan panik?

  1. Menarik Napas Dalam-Dalam

Serangan panik dapat meningkatkan rasa takut, menarik napas dalam-dalam dapat mengurangi gejala panik selama serangan. Jika kamu tidak dapat mengontrol pernapasan, kamu cenderung mengalami hiperventilasi yang dapat membuat serangan panik menjadi lebih buruk. 

Fokuslah untuk mengambil napas dalam-dalam melalui mulut, merasakan udara perlahan mengisi dada dan perut, lalu perlahan-lahan lepaskan. Tarik napas selama empat hitungan, tahan selama satu detik, lalu hembuskan perlahan. Lakukan beberapa kali untuk memberikan efek rileks yang menenangkan 

  1. Sadari Kalau Kamu Sedang Mengalami Serangan Panik

Dengan mengakui bahwa kamu sedang mengalami serangan panik, ini akan menjadi pengingat buat diri sendiri yang akan berlalu dan kamu akan baik-baik saja. Singkirkan perasaan kalau kamu akan sekarat. Fokuslah pada pernapasan dan menenangkan diri sendiri.

  1. Tutup Mata

Beberapa serangan panik datang dari pemicu yang bisa kamu lihat di momen itu. Untuk mengurangi rangsangan ataupun pemicu visual, pejamkan mata selama mengalami serangan panik. Ini dapat menghalangi rangsangan ekstra dan membuat kamu lebih mudah untuk fokus pada jalan napasmu.

Baca juga: Seberapa Ampuhkah Psikoterapi Atasi Serangan Panik?

  1. Berlatih Kesadaran Penuh

Mindfulness dapat membantu kamu untuk lebih sadar pada apa yang terjadi disekelilingmu. Kenapa kamu perlu sadar penuh? Soalnya serangan panik dapat menyebabkan perasaan terlepas atau terpisah dari kenyataan yang membuat panikmu jadi tambah makin menjadi. 

Fokuslah pada sensasi fisik yang kamu kenal, seperti menapakkan kaki di tanah dan merasakan tekstur celana jeans di tangan. Sensasi-sensasi spesifik ini menempatkan kamu dengan kuat pada kenyataan dan membantu kamu lebih objektif dan fokus.

  1. Bayangkan Tempat yang Membuatmu Bahagia

Tempat apa yang paling santai di dunia yang bisa terlintas dengan mudah dalam benakmu? Pantai yang cerah dengan ombak yang lembut? Sebuah pemandangan hijau nan biru di kaki pegunungan?

Bayangkan diri sedang berada di sana, dan cobalah untuk fokus pada detail dari view menyenangkan itu sebanyak mungkin. Bayangkan kamu membenamkan jari-jari kaki ke muka pasir yang hangat atau mencium aroma tajam pohon pinus.

Jika kamu punya pertanyaan lebih lanjut mengenai cara mengatasi ataupun penanganan dari serangan panik, coba deh tanyakan di Halodoc

Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk kamu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2019. Panic Attacks.
First Aid for Life. Diakses pada 2019. Panic attacks how to help.